Star Leader

Star Leader
Episode.24 Lama tidak bertemu.



Ray Xray Xia melebarkan matanya setelah melihat foto seorang perempuan yang sedang memakai pakaian bunny dan sedang melayani pengunjung.


"Dia.....haduh kenapa dia masih seperti dulu yang tidak punya malu sih,tapi karena dia telah menampakkan diri lagi tidak akan kulepaskan lagi."ucap Ray Xray Xia sambil tersenyum dan membakar foto tersebut.


Dia pun segera berbalik badan dan ingin segera menuju ketempat bar tersebut,namun saat dia sampai di depan pintu tiba-tiba pintu itu terbuka dan....


Brak.....tabrakan antara pintu dan wajah Ray Xray Xia pun tidak bisa dihindari lagi.


"Persetan dengan pintu,siapa sih yang langsung buka tanpa mengetuk pintu dulu." teriak Ray Xray Xia dengan kesal.


Kemudian muncul seorang perempuan yang masuk kedalam kamar asrama dan dia adalah Elyptica Erithia.


"Kamu kenapa Ray Xray duduk sanatai disitu." ucap Elyptica Erithia dengan nada tidak bersalah.


"Aduh,sialan kau.Hidungku berdarah karenamu."balas Ray Xray Xia dengan memegang hidungnya yang berdarah.


"Emm maaf,tapi kenapa kamu ada didepan pintu."tanya Elyptica Erithia.


"Huh seharusnya tadi aku mau pergi,tapi karena kamu tidak jadi pergi."jawab Ray Xray Xia yang langsung berdiri menuju kekasurnya dan berbaring di atas sana.


"Kamu harus membersihkan darah ini"lanjutnya sambil menunjuk kearah hidungnya yang masih mengeluarkan darah.


"Bagaimana aku kan tidak mempunyai Elemen Air."balas Elyptica Erithia.


"Hmp itu urusan lo sendiri."ucap Ray Xray Xia dengan cemberut.


Note:kaya anak kecil,yah umurnya masih 16 tahun maklum ya.


Elyptica Erithia hanya menghela nafas melihat kelakuan Ray Xray Xia dan segera mencari kain untuk menghilangkan darah pada hidung Ray Xray Xia.


Setelah mendapatkan sebuah kain dia segera mengambil dan menghampiri yang sedang tiduran dikasurnya.Dia pun segera membersihkan darah yang mengalir dari hidung Ray Xray Xia.


Saat sudah selesai dia ingin pergi menuju kasurnya untuk istirahat,namun sebuah tangan menariknya dan terjatuh kedalam pelukan Ray Xray Xia.


"Malam ini kamu tidur bersamaku."ucap Ray Xray Xia yang langsung tertidur.


"....Bodoh."kata Elyptica Erithia dengan wajah memerah dan kemudian juga ikut tertidur.


Keduanya pun akhirnya tertidur bersama hingga akhirnya pagi pun tiba.


------


Saat pagi datang Ray Xray Xia bangun dan mulai membersihkan dirinya dan memakai seragam Akademi.


Dia pun menjalani pembelajaraan seperti biasanya dengan cuma tidur di dalam kelasnya saja sampai selesai.


Note:sebenarnya ini bukan hanya sebuah bar tapi mirip klub malam.


Tujuannya datang ke bar ini adalah karena perempuan yang ada di foto tersebut bekerja di bar ini.


Setelah mereka masuk mereka memesan sebuah ruangan VIP di sana agar tidak terlalu berisik.


Saat mereka sedang menikmati minuman di sana,tiba-tiba pintu ruangan tersebut terbuka dan masuk beberapa perempuan-perempuan yang memakai pakaian yang ketat dan terlihat lengkukkan badannya.


Ketika ketiga mata orang itu melihat-lihat perempuan yang datang,ketiganya terfokus kepada satu sosok perempuan yang sangat familiar untuk ketiganya.


Perempuan tersebut adalah perempuan yang ada di foto yang diterima oleh Ray Xray Xia dan namanya adalah Stella Anitasia.


Perempuan tersebut atau Stella Anitasia terkejut melihat ketiga pemuda yang dihadapannya apa lagi kepada salah satu dari mereka yaitu Ray Xray Xia yang menatapnya tajam.


"Aku akan memilihnya."ucap Ray Xray Xia sambil menunjuk kearah Stella Anitasia.


"Ap....apa tuan yakin."tanya seorang perempuan paruh baya si pemilik bar tersebut.


"Emangnya kenapa,tidak boleh."ucap Ray Xray Xia dingin.


"Bukan begitu tapi...."balas pemilik bar tersebut sambil melihat kearah Stella Anitasia.


"Huh....baiklah."lanjut pemilik bar setelah melihat Stella Anitasia yang gemetar ketakutan kepada Ray Xray Xia.


Ray Xray Xia hanya tersenyum dan segera menghampiri Stella Anitasia dan menariknya untuk keluar ruangan.


"Oh ya aku akan pesan ruangan VIP satu lagi dan untuk kalian berdua lakuin apa yang kalian ingin kan."ucap Ray Xray Xia pergi sambil menarik Stella Anitasia menuju ke tempat VIP lainnya.


Di tempat itu Azze Lord dan Xue Petra Vernanda hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Ternyata ini kenapa Ray mengajak kita kesini.Memang tidak bisa percaya kalau menjadi baik."ucap Azze Lord.


"Yah sudah,dia juga kan sudah memperbolehkan kita untuk bebas melakukan apapun,itu kan juga bisa dibilang dia baik juga."balas Xue Petra Vernanda.


"Tapi dia kali ini benar-benar tidak akan bisa lolos lagi dari Ray."lanjutnya kemudian mengambil minuman dan meminumnya.


Di salah satu tempat VIP lainnya yang di tempati Ray Xray Xia,dia pun segera melemparkan perempuan tersebut kesebuah kursi.


"Lama tidak bertemu....Stella."ucap Ray Xray Xia yang langsung menindihnya.


Note:2 Episode setelah ini aku tidak tahu ngebug atau tidak padahal aku udah hapus tapi malah muncul.