
Selama seminggu ini Ray Xray Xia menjalani kehidupan sekolahnya yang damai dan tentram tanpa gangguan siapapun.Yah,selain para orang-orang Alliance AMS yang ingin membunuhnya tetapi malah terbunuh oleh Ray Xray Xia sendiri.
Ray Xray Xia bukannya merasa terganggu malah merasa sangat beruntung kalau ada musuh yang mencarinya bukan dia yang mencari musuh,selama seminggu ini dia sudah membunuh 1000 orang lebih.
"Argh...."Teriakan salah satu orang.
"Wah suaranya keras sekali,sangat menyenangkan."Ray Xray Xia kesenangan menyiksa orang itu dengan pisau.
Saat Ray Xray Xia menikmati malam itu,dia tiba-tiba kedatangan tamu yang benar-benar tidak terduga.
"Wah...wah Xray,kamu sangat kejam sekali."kata pria yang datang itu.
"Tamu tak di sangka,benarkan kak Ray Hoong."kata Ray Xray Xia sambil menghadap ke belakang.
"Haha,lama nggak ketemu adik Ray Xray."Ray Hoong sambil tertawa.
Ray Hoong adalah teman baik kakak ketiganya Ray Lee,walaupun dia dengan Ray Xray Xia tidak mempunyai ikatan darah namun sudah saling menganggap saudara.
Ray Hoong juga sekarang adalah orang kepercayaan kedua orang tua Ray Xray Xia karena dia di kenal sangat setia dan dapat di percaya,tetapi hal yang tidak mereka ketahui bahwa dia telah berada di pihak Ray Xray Xia.
"Kenapa kamu datang ke Akademi kak Hoong."Ray Xray Xia sambil pisau di tangannya menghilang perlahan.
"Tidak ada yang spesial,aku di sini untuk menjemput tuan muda Perez dan tidak sengaja mendengar teriakan dari gedung ini jadi aku ke sini."Ray Hoong.
"Oh sudah seminggu ya."Ray Xray Xia.
"Kamu ikut kembali kekeluarga Ray tidak." Ray Hoong yang penasaran karena tidak pernah ikut acara.
"Kau lihat saja akan ada pertunjukan yang menarik."Ray Xray Xia.
"Haha,aku tunggu pertunjukan itu,sampai jumpa di kediaman Ray."Ray Hoong sambil tertawa keras dan kemudian pergi.
Setelah Ray Hoong pergi dari sana,Ray Xray Xia segera membersihkan jasad-jasad itu dan kemudian pergi dari tempat itu juga.
Dan tidak lama kemudian setelah mereka berdua pergi muncul dua orang paruh baya datang ke gedung itu,dan ternyata mereka adalah pemimpin dan wakil pemimpin Akademi Magic Spirit.
"Walaupun tidak ada jasadnya tapi masih ada jejak darah,siapa yang sekejam ini di sekitar Akademi."kata salah satu orang paruh baya itu yang merupakan pemimpin Akademi.
"Pemimpin,kelihatannya orang yang terbunuh adalah orang dari wilayah hitam yaitu Alliance AMS."kata wakil pemimpin sambil menujuk sebuah sobekan baju yang memiliki lambang "A" yang di belakangnya ada gambar pedang yang membentuk silang.
"Alliance AMV!!!cepat kita harus memperkuat penjagaan di sekitar Akademi dengan menerjunkan pasukan elit yang memiliki Tingkatan Magic level Master."kata si pemimpin itu dan kemudian keduanya menghilang secara bersamaan.
.
.
.
Saat malam mulai menjadi gelap gulita dan waktu hampir mendekati tengah malam Ray Xray Xia sampai di villa dan telah berdiri 4 orang di sana dan salah satunya adalah Kane.
"Kalian ikutin aku kembali ke keluarga Ray." Ray Xray Xia.
"Baik Kak Xia."kata keempat orang itu.
Kelima itu segera pergi menuju ke keluarga Ray dengan kecepatan tinggi,hingga beberapa lama kemudian kelimanya sampai di sebuah mansion bertulisan Xia yang merupakan rumahnya 10 tahun yang lalu.
Di mansion tersebut sangat sepi karena berada di paling belakang wilayah keluarga Ray dan di kelilingi oleh banyak hutan.
"Ah,tidak kusangkan aku akan kembali ke mansion ini lagi."Ray Xray Xia sambil mengingat masa lalu.
"Kak Xia rumah ini sangat besar,tapi kenapa suasananya sangat sepi dan mencekam."ucap salah satu orang kepercayaannya.
"Betul."ucap ketiga lainnya.
"Huh,seharusnya kalian sudah tahu kalau itu bukan masalah besar."Ray Xray Xia yang ekspresinya berubah.
Keempat orang itu langsung dia karena hal yang mereka katakan termasuk rahasia Ray Xray Xia yang kelam.
Tidak lama kemudian mereka berlima masuk kedalam masion tersebut dan beristirahat untuk acara besok.
.
.
.
Di sebelah hutan yang berjarak 10 kilometer dari keluarga Ray,terdapat sebuah pasukan yang sangat banyak di sana berjumlah 100 ribu orang.Dan terdapat 3 orang yang sedang mendiskusikan sesuatu di sana.
"Apa yang harus kita lakukan untuk selanjutnya."tanya salah satu orang yang berkumpul.
"Santai,menurut informasi mereka akan mengadakan pertemuan di kediaman besok, jadi kemungkinan pertahanan keluarga Ray sedang lemah-lemahnya."jawab satunya lagi.
"Suadara Niu benar,besok kita akan melakukan serangan kejutan untuk keluarga Ray dan menghancurkan keluarga tersebut." sahut yang satunya lagi.
"Haha...haha..."tawa semua orang di sana.