Star Leader

Star Leader
Episode.13 Zhao Xiang.



Saat Ray Xray Xia mendengar hal itu segera memalingkan padangannya kebelakang dan melihat pria berjubah dengan corak tengkorak telah berdiri dibelakang serta menatap tajam kearahnya,dan dia langsung berkata.


"Wah corak tengkorak yang merupakan posisi 10 jendral di Alliance AMS datang kesini, kejutan yang benar-benar menarik perhatian." ucap Ray Xray Xia.


Elyptica Erithia yang mendengar itu langsung terkejut karena Alliance AMS adalah organisasi yang kuat yang bisa menghancurkan wilayah putih dengan hanya menurunkan 1 jendralnya saja.


Dan sekarang orang yang dia lihat adalah seorang jendral dari Alliance AMS dan membuktikan kalau akan terjadi kekacuan besar nantinya.


"Ray Xray ayo kita pergi,kita tidak bisa melawannya."ucap Elyptica Erithia dengan nada ketakutan.


Mendengar itu Ray Xray Xia menatap Elyptica Erithia sambil mengatakan sesuatu dengan lembut kearah Elyptica Erithia.


"Tenang saja tidak akan terjadi pada kita, tetapi aku tidak mau kamu melihat ini jadi..." ucap Ray Xray Xia sambil mengatifkan mata jiwanya.


Setelah itu Elyptica Erithia tiba-tiba pisang kearah Ray Xray Xia dan langsung ditangkapnya.Dia pun segera mengeluarkan sebuah belati dan dia langsung melakukan gerakan memotong dan tidak lama kemudian sebuah sobekan dimensi terlihat.


Tanpa basa-basi Ray Xray Xia memasukan tubuh Elyptica Erithia yang masih pingsan kedalam ruangan dimensi tersebut.


"Oke,sekarang tidak ada lagi yang menggangu jadi mari kita mencati tempat yang luas untuk."ucap Ray Xray Xia sambil tersenyum dan menutup matanya.


"Oke kamu ikutin aku."lanjut Ray Xray Xia sebelum menghilang diikuti pria berjubah itu.


------


Ray Xray Xia sampai di tengah hutan yang jauh dari kota agar tidak memancing keributan serta korban lagi seperti kemarin saat dia tidak bisa mengendalikan Spirit Kegelapannya.


Tidak lama kemudian pria berjubah juga ikut sampai disana dalam waktu yang lumayan singkat yaitu 30 detik.


"Wah tak kusangka salah satu dari 10 jendral Alliance AMS dapat menyamai kecepatanku tapak tanggin."ucap Ray Xray Xia dengan nada mengejek.


'Ck....benar-benar sombong,tetapi kecepatannya sangat amat cepat bahkan aku tidak bisa mengejarnya.'batin pria berjubah hitam tersebut dengan kesal.


Sebelum Ray Xray Xia melakukan serangan dia menanyakan sesuatu kepada pria berjubah hitam tersebut.


"Ah,sebelum kita bertarung sepertinya kamu harus memperkenalkan diri dulu."seru Ray Xray Xia.


"Oke,namaku Zhao Xiang nomer 3 dari 10 jendral."balas pria tersebut.


Setelah menerima jawaban tersebut Ray Xray Xia hanya tersenyum dan menghilang tanpa jejak.Zhao Xiang yang melihat itu jadu kebingungan karena tidak bisa merasakan aura dari Ray Xray Xia lagi.


Di saat kebingungannya itu tiba-tiba seluruh badanya merasakan sakit dan dia melihat banyak luka sayatan yang muncul.


"Wah,baru 5% saja kamu sudah terluka bagaimana jika aku serius."sebuah suara terdengar.


Zhao Xiang yang setelah mendengar itu langsung mencari asal dari suara tersebut kekiri dan kekanan.Hingga akhirnya dia melihat seorang pemuda duduk santai di dahan pohon sambil memainkan sebuah pisau ditanganya.


"Aku akan membiarkanmu hidup kali ini,dan beri tahu Alliance AMS jika ingin mencari masalah denganku aku akan dengan senang hati melayaninya."ucap Ray Xray Xia.


Ray Xray Xia menghela nafas pajang karena kecewa kalau lawannya akan selemah itu bahkan melihat serangnya saja tidak.Dengan segera dia pergi dari sana untuk mebangunkan Elyptica Erithia dari efek mata jiwanya.


Setelah beberapa menit mencari tempat yang bagus Ray Xray Xia berhenti pada sebuah taman yang sepi dari kota yang ramai tersebut.


'Tak kusangka ada tempat yang sepi pada kota besar ini.'batin Ray Xray Xia sambil melihat sekeliling.


Merasa bahwa tidak akan ada orang yang datang Ray Xray Xia segera merobek sebuah dimensi dan mengeluarkan Elyptica Erithia dari dalam sana.


Segera setelah meletakan Elyptica Erithia disebuah bangku dia melepaskan pengaruh dari mata jiwa itu agar Elyptica Erithia siuman kembali.


Setelah menunggu waktu cukup lama hingga matahari mulai terbit Elyptica Erithia belum juga bangun-bangun dan membuat Ray Xray Xia mulai bosan menunggu dan agak kesal.


'Apa yang membuatnya begitu lama bangun.' batin Ray Xray Xia sambil menatap Elyptica Erithia yang tertidur lelah hingga akhirnya.


"Dasar kau ********.....rasakan ini."teriak Elyptica Erithia yang mengagetkan Ray Xray Xia serta dengan tiba-tiba menamparnya.


Plak......sebuah tamparan keras mengenai pipi Ray Xray Xia untuk yang kedua kalinya dan yang kali ini membuat bekas merah pada wajahnya itu.


'Perempuan sialan....'pikir Ray Xray Xia dengan menatap tajam kearah Elyptica Erithia yang mulai membuka matanya.


Elyptica Erithia yang telah sadar kemudian terkejut melihat salah satu pipi Ray Xray Xia merah dan membentuk sebuah tangan.Tanpa lama dia pun tertawa melihat Ray Xray Xia.


"Siapa yang menamparmu Ray Xray sampai merah begitu."kata Elyptica Erithia tanpa merasa bersalah.


"Hei lihat baik-baik ukuran tangannya bukankah itu mirip dengan tanganmu."ucap Ray Xray Xia dengan nada kesal.


Setelah mendengar itu Elyptica Erithia segera menghetikan tertawanya dan membandingkan tangannya dengan cap tangan yang ada diwajah Ray Xray Xia.


"Wah kenapa tanganku mirip dengan cap tamparan diwajahmu,pasti ada orang yang mirip aku yang menamparmu ya."ucap Elyptica Erithia dengan pura-pura bodoh.


Ray Xray Xia yang mendengar itu langsung berdiri dan meninggalkan Elyptica Erithia disana sendirian.Karena dirinya merasa telah keterlaluan segera menyusul Ray Xray Xia yang sudah jauh darinya.


Beberapa saat kemudian mereka telah dekat pada Akademi dengan keadaan yang cangung karena semua perkataan yang diucapkan oleh Elyptica Erithia hanya dicuekin dengan dinginnya.


Saat mereka berdua telah mendekati gerbang telah terlihat seorang pemuda yang mirip seperti Ray Xray Xia menunggu disana dan lalu menghampiri mereka dengan wajah yang kesal.


Elyptica Erithia yang melihat itu terkejut karena melihat Ray Xray Xia ada dua dan mana yang aslinya.Hingga pemuda yang menuju kearahnya segera menyetuh bahu Ray Xray Xia dan tertarik kedalam tububnya dan membuat Elyptica Erithia tercengang serta kehabisan kata-kata.


Ray Xray Xia yang melihat Elyptica Erithia terkejut segera berbicara.


"Huh tadi itu dia adalah pembelahan dari tubuhku."ucap Ray Xray Xia yang langsung pergi meninggalkan Elyptica Erithia yang masih dalam kebingungan.


Pembelahan diri?Bagaimana bisa?