
Ray Xray Xia dibawa Azze Lord dan Xu Petra Vernanda ke subuah kamar asrama yang kosong dan yang ternyata...
"Apa kamu yakin di sini kosong Ze,bukannya ada orang baru di Akademi dan memasang itu."Xue Petra Vernanda.
"Biarkan saja,kita bisa melihat pertunjukkan yang bagus lagi nanti dan biar haremnya nambah satu orang lagi kan."Azze Lord.
"Haha,benar juga yang kamu bicarakan Ze kita bisa melihat sifat Ray yang jarang terlihat,kan."Xue Petra Vernanda.
(Note:kalian jangan sampai jadi orang yang kayak gini,ini tu tipe-tipe teman setan,kasian nanti temannya ikutan masuk neraka)
Siapa murid baru yang ada di Akademi dan calon harem barunya Ray Xray Xia yang di siapkan kedua temannya itu?
.
.
.
.
Saat efeknya mulai bekerja,ada seorang perempuan yang masuk ke dalam kamar asrama tersebut.Ternyata perempuan itu adalah Via Tania pelayan di villa Ray Xray Xia.
Via Tania saat memasuki ke dalam merasa kaget mendengar suara seorang pria berada di sana,dan kagetnya lagi pria tersebut adalah tuannya.
Dia melihat tuannya yang sedang sengsara merasa panik dan ingin keluar untuk minta bantuan,tapi kagetnya dia di kagetkan dengan Ray Xray Xia yang tiba-tiba memeluknya dengan erat.
"Jangan pergi,bantu aku hilangkan panasnya."Ray Xray Xia dengan keadaan setengah sadar.
"Tuan...tolong lepas..."sebelum Vai Tania menyelesaikan perkataannya dia langsung di paksaan berciuman dengan Ray Xray Xia dan mukannya memerah.
Hal selanjutnya yang terjadi adalah hal tidak seharusnya aku jelaskan secara detil,yang penting mereka saling menikmati malam yang sunyi ini bersama.
.
.
.
Keesokan harinya.
Ray Xray Xia yang bangun merasa pusing,dan segeea mengingat apa yang terjadi kemarin,dia ingat bahwa dia bertemu dengan Stella Anitasia dan mengamuk di hutan,serta hal yang samar-samar baginya adalah kejadian tadi malam yang membuatnya tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Lalu karena dia penasaran perempuan mana yang bersama tadi malam dia menoleh ke samping dan terkejut bahwa yang bersamanya adalah Via Tania yang merupakan pelayannya sendiri.
(****** gua,aku pernah berjanji tidak akan menyentuhnya lagi setelah kejadian itu dan sekarang malahan....)pikiran Ray Xray Xia.
Saat Ray Xray Xia sedang memikirkan hal yang tidak penting,Via Tania bangun dan membuatnya panik dan bingung ingin bicara apa.
"Ah...pagi tuan."Via Tania.
"Eh,kamu sudah bangunnya."Ray Xray Xia menjawab dengan canggung.
Mereka hanya diam saja dan tidak ada yang bicara lagi hingga semuanya telah memakai pakaian mereka,karena Ray Xray Xia merasa suasannya aneh dia memutuskan untuk pergi dan...
"Tunggu dulu."Via Tania.
"Ap.."Ray Xray Xia yang sedang memalingkan wajahnya dan tiba-tiba mendapat ciuman di bibirnya dan membuat wajahnya memerah.
Di sis lainnya.
Azze Lord dan Xue Petra Vernanda yang ternyata sudah memasang sebuah kamera yang terhubung langsung dengan Ipad dan sedang menonton kemesraan mereka berdua sejak tadi malam.
"Haha,ternyata si Ray bisa memerah juga wajahnya."Azze Lord.
"Dan juga dia bisa nunjukin sifat yang ini hanya kepada wanita ya memang dasar."Xue Petra Vernanda.
"Tapi sifat yang ini lebih mirip anak-anak gak sih."Azze Lord.
Mari kita kembali ke sisi Ray Xray Xia dan Via Tania yang sedang berciuman.Tidak lama kemudian...
"Baik,sekarang tuan boleh pergi."Via Tania dengan tersenyum cerah.
"...."Ray Xray Xia hanya bisa diam mematung sesaat karena hal tersebut,karena dirinya akan hilang kendali karna nafsu lagi memutuskan untuk segera pergi dari sana.
Saat dirinya ingin pergi dia melihat ada sebuah kamera tersembunyi di sana dan mengerutkan dahinya dan segera menuju kesuatu tempat dengan cepatnya.
Azze Lord dan Xue Petra Vernanda tidak menyadari bahwa Ray Xray Xia telah menuju ketempat mereka,saking asiknya mereka mengulang-ulang video tersebut dan tidak sadar bahwa Ray Xray Xia telah berada di belakang mereka.
"Wah,videonya bagus sekali ya tolong nanti di kirim ok."Ray Xray Xia menepuk punggung keduanya sambil tersenyum dingin dan mengeluarkan hawa membunuh.
Kedua temannya tiba-tiba mengeluarkan keringat dingin karena kedatangan Ray Xray Xia yang mendadak serta ketahuan telah menvideo dia.
"Aku juga ada pertanyaan lagi untuk kalian,apa kalian yang membawaku ke asramanya Via Tania."Ray Xray Xia.
Mereka hanya bisa tersenyum canggung dan tidak bisa menjawab apapun lagi untuk mengelak,dan pada akhirnya mereka berdua mendapat hukuman dari Ray dengan telanjang di gantung di depan asrama dan jadi bahan tertawaan para murid.
"Kelihatannya mereka di hukum oleh Ray ya,entah hal bodoh apa yang mereka lakukan sampai Ray marah."Joe Victor.
"Benar-benar malu-maluin 20 Star saja."Chatrine Revalia.
Azze Lord dan Xue Petra Vernanda yang malah tidak menyesalinya sama sekali.
"Walaupun hukumannya kaya gini,tapi kita bisa melihat hal bagus berarti setimpal ya."Azze Lord.
"Lain kali kita lakukan lagi,benar-benar sangat langka."Xue Petra Vernanda.
Yah,mereka tidak akan pernah ada kapok-kapoknya,kita kembali ke Ray Xray Xia kembali ke Asramanya dan melihat Elyptica Erithia sudah menunggunya di sana.
"Kamu akhirnya kembali juga."Elyptica Erithia yang kelihatan lemas karena menunggu Ray Xray Xia kembali semalaman.
"Kamu..."Ray Xray Xia kaget melihat dengan keadaan seperti itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\={°ENJOY°}\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=