
Ray Xray Xia kaget melihat kondisi Elyptica Erithia yang lemas duduk di atas kasur cuma untuk menunggunya kembali.
"Kamu...gila ya."Ray Xray Xia.
"Hmp,siapa suruh kamu tidak kembali tadi malam membuatku khawatir saja."Elyptica Erithia memasang wajah kesal.
"Huh....Apa kamu sudah makan."Ray Xray Xia sambil melirik ke meja yang ada di sana dan melihat ada sebuah makanan yang belum di makan.
"Emm,hehe belum kelihatannya."Elyptica Erithia dengan tersenyum canggung.
Ray Xray Xia yang kesal tidak bisa berkata apa-apa lagi kepadanya dan memutuskan memanaskan makannya dengan Elemen Apinya dan menyuapinya makanan tersebut.
"Eh...apa yang ingin kamu lakukan?."tanya Elyptica Erithia.
"Cepat makan kamu harus menjaga kesehatanmu dan bayi di kandunganmu."Ray Xray Xia memberikan perhatian penuh kepada Elyptica Erithia dan membuat mukanya memerah.
Setelah selesai Ray Xray Xia menyuruh Elyptica Erithia untuk beristirahat dan izin masuk Kelas dulu.
Karena Elyptica Erithia tidak bisa melawan perintah Ray Xray Xia akhirnya cuma bisa menurutinya dan segera istirahat,dan Ray Xray Xia segera bersiap dan menuju ke Kelas F untuk mengikuti pembelajaran.
"Oke,kali ini saya akan memberi tahukan bahwa seleksi pemilihan perwakilan Kelas F untuk pertarungan pertahunan akan di adakan 1 bulan lagi dan cuma 5 orang yang akan di pilih."Ray Perez.
(Seleksi pemilihan ya,kelihatannya akan sedikit seru nih tapi sayangnya dia tidak akan ikut.....apa yang aku pikirin sih)pikir Ray Xray Xia yang tidak sengaja memikirkan Elyptica Erithia dan segera menggelengkan kepalanya.
(Eh,kelihatannya adik yang dingin ini sedang mengalami halnya jatuh cinta ya)pikir Ray Perez menahan tawa yang melihat kelakuan Ray Xray Xia yang tidak seperti biasanya.
Setelahnya Ray Xray Xia pun menjalani pembelajaran dengan lancar-lancar saja sampai bel makan siangpun berbunyi dan semua orang keluar dari Kelas dan menuju ke kantin.
Ray Xray Xia yang merasa khawatir dengan kondisi Elyptica Erithia dan memesan beberapa makanan dan minuman dan membawanya ke asrama untuk di berikan kepada dia.
"Hai,kamu sudah bangun."tanya Ray Xray Xia kepada Elyptica Erithia yang masih berbaring di kasur.
"Hmm,apa Kelas telah selesai."Elyptica Erithia sambil mengucek-ucek matanya.
"Belum,sekarang masih jam makan siang.Nih gua bawakan roti dan minuman untukmu."Ray Xray Xia sambil memberikan bungkusan yang berisi roti dan minuman.
Elyptica Erithia yang melihat Ray Xray Xia yang memperhatikannya dan mengkhawatirkannya membuat wajahnya menjadi merah.
"Ter...terima kasih."ucap Elyptica Erithia sambil malu dan menerima bungkusan tersebut.
"Aku akan kembali dulu kalau begitu."Ray Xray Xia sambil membalikan badan.
"Tunggu....bisakah kamu menemaniku di sini sebentar."Elyptica Erithia sambil menarik lengan baju Ray Xray Xia.
Ray Xray Xia yang tidak tega melihatnya yang lemas itu akhirnya memutuskan untuk duduk di sampingnya dan menemainya memakan makan siangnya dan mengobrol sebelum bel masuk berbunyi.
"Tuut Tuut"
Bel masuk berbunyi.
Saat Ray Xray Xia mau melangkah dia mendapat tarikan kencang di lengannya oleh Elyptica Erithia yang membuatnya jatuh dan kemudian keduanya berciuman.
Mereka berciuman hampir sangat lama hingga Elyptica Erithia medorong dada Ray Xray Xia.
"Itu hadiah terima kasih ku karena telah membawakan makanan dan minuman ke sini."Elyptica Erithia sambil tersenyum.
Ray Xray Xia yang tidak akan menduga mendapatkan sebuah ciuman untuk kedua kalinya ini hanya diam dan akhirnya pergi keluar asrama.
Saat Ray Xray Xia telah pergi Elyptica Erithia merasa malu dengan perbuatannya yang agresif itu dan segera menutupi dirinya dengan selimut.
"Harga diriku kemana,bisa-bisanya hari ini aku di paksa berciuman dua kali."Ray Xray Xia yang masih tidak mengira kalau dia di paksa ciuman oleh perempuan.
Ray Xray Xia terus memikirkan hal itu sampai di depan Kelas F.
"Ah kenapa aku masih memikirkan hal itu sih,lebiha baik aku sekarang fokus dulh untuk seleksi bulan depan."Ray Xray Xia sambil mengacak-acak rambutnya dan membuka pintu dan....
"Brukk"
Sebuah lemparan buku tepat mengenai mukanya.
Ray Xray Xia yang kesal segera mengambil buku tersebut dan melihat bahwa kelasnya Kelas F yang seperti kapal pecah berantakan semuanya.
"Kalian ngapain sih."tanya Ray Xray Xia kepada semua orang di sana.
"Ray kamu sudah datang,ayo kamu ikutan kita perang lempar-lemparan."jawab salah satu orang di sana.
Ray Xray Xia hanya bisa menghela nafasnya melihat teman-teman sekelasnya yang seperti anak-anak tersebut dan karena dia merasa bahwa tidak masalah jika bersenang-senang sedikit hendak lempar buku itu dan....
"Plak"
Ray Xray Xia yang tidak sengaja memukul seseorang.
"Kamu sangat bersenang-senang ya Ray Xray Xia."suara pria yang sangat familiar tersebut membuat Ray Xray Xia kaget.
"Eh,kak.....tidak wali kelas kenapa anda ke sini."Ray Xray Xia dengan canggung ke kakaknya yaitu Ray Perez.
"Oh tadi aku melihat seperti ada yang lagi bersenang-senang di sini,kamu bermain apa?"Ray Perez.
"Kami sedang...."Ray Xray Xia sambil menoleh kebelakang dan melihat semuanya sudah bersih dan murid-murid yang sudah duduk rapi di meja masing-masing.
(Kalian cepat sekali berubahnya)pikir Ray Xray Xia.
"Err,tidak bermain apa-apa sih."kata Ray Xray Xia dengan canggung.
"Kamu sekarang ke ruang saya cepat."teriak Ray Perez dengan kencang.
"Lagiiiii."Ray Xray Xia dengang berjalan sambil menundukan kepalanya dan menuju ke ruangan milik Ray Perez.