Star Leader

Star Leader
Episode.35



Ray Xray Xia memutuskan untuk kembali ke asrama untuk segera membawa Elyptica Erithia ke villanya agar dirinya tetap aman dan juga keamanan bayi yang di kandungnya.


.


.


.


Di asrama Kelas F.


Elyptica Erithia sedang berbaring di atas kasur dan di kagetkan Ray Xray Xia yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar.


"Ray,kamu sudah kembali apa Kelas sudah selesai."Elyptica Erithia dengan bingung.


"Ayo kamu ikut aku ke suatu tempat."Ray Xray Xia sambil menarik tangan Elyptica Erithia.


Mereka menuju ke gerbang Akademi dan melihat sudah ada sebuah mobil Sport di sana dan seorang yang bertubuh kekar.Kemudian Ray Xray Xia dengan cepat menyuruh Elyptica Erithia masuk dan langsung tancap gas.


"Ray pelan-pelan dikit dong."Elyptica Erithia yang wajahnya menjadi pucat tiba-tiba.


"Tidak ada waktu lagi."Ray Xray Xia dengan tergesa-gesa.


Tidak jauh dari Akademi mereka tiba-tiba di ikuti oleh banyak mobil hitam dengan kecepatan penuh.


"Mereka benar-benar sudah menyentuh Akademi."Ray Xray Xia.


.


.


.


.


Sebelum setelah Ray Xray Xia berbincang dengan Chatrine Revalina dia memutuskan kembali ke Kelas,tetapi hal yang tidak di duga adalah dia tiba-tiba merasakan aura yang aneh membuatnya langsung panik.


"Huh tidak kusangka akan kembali kekeluarga itu lagi."Ray Xray Xia yang tidak menyangkan dengan hal yang di bicarakan Ray Perez dan kemudian dia di kagetkan dengan aura yang aneh.


"Eh...ada aura baru di sekitar Akademi,kenapa tadi aku tidak bisa merasakannya....tunggu aura ini,sial mereka sudah di sini."Ray Xray Xia yang langsung lari menuju ke asrama.


.


.


.


.


Dua mengemudi dengan kecang dan tidak mempedulikan sekitarnya lagi agar bisa segera lolos dari mobil hitam yang mengejar mereka,tetapi hal yang tidak terduga terjadi mobil mereka di hadang di suatu perempatan jalan.


Semua orang yang berada di mobil hitam itu turun dan membentuk sebuah lingkaran dan mengucapkan....


"Formasi Lingkaran Kematian."


Sebuah dinding gelap mengelilingi mobil yang mereka berdua tumpangi.


"Cih,mereka terlalu meremehkanku,mereka kira aku tidak tahu tentang formasi ini."kata Ray Xray Xia dengan kesal bahwa sudah di remehkan.


Kemudian Ray Xray Xia menyuruh Elyptica Erithia di dalam mobil sebelum dia keluar dan memasang perisai transparan tanpa di ketahui orang-orang yang mengejarnya.


"Haha....akhirnya kamu keluar ketua organisasi 20 Star Ray Xray Xia."


"Kali ini kamu akan binasah di sini dan kami akan mendapat hadiah yang besar."


Kata-kata para orang itu.


"Kalian dari Allianci AMS kan,bagaimana kalian mau menghabisiku."Ray Xray Xia menjawab dengan dingin.


"Apa kamu buta tentu saja dengan formasi ini."


Ray Xray Xia dengan kecuekkannya hanya diam dengan dingin dan segera melakukan penggabungan Elemen dan mengeluarkan sebuah teknik.


"Elemen Magma-Pasukan Anjing."


Setelah itu tanah di di dalam Kekkai itu berubah menjadi Magma dan keluar banyak anjing dari sana dan menyerang membabi- buta Kekkai tersebut dan membuat semua orang itu berkeringat menahan serangan tersebut.


"Apa...apa-apaan anjing-anjing ini kenapa bisa muncul dari tanah dan mencebo menyerang kita."


"Bukannya Elemennya cuma Api dan Spiritnya Phoenix kenapa sekarang Elemen Magma yang termasuk Elemen gabungan."kata beberapa orang yang mulai hilang jiwa bertarungnya serta putus asa dan membuat mereka masuk keperangkap yang Ray Xray Xia pasang.


"Elemen Kegelapan-Kesengsaraan."


Sebuah aura gelap terbang ke atas Kekkai tanpa diketahui dan segera masuk kedalam tubuh orang yang putus asa.Orang-orang yang terkena teknik tersebut tiba-tiba mematung tak bergetak sedikit pun dan membuat formasinya goyah dan pecah.


Semua orang terpental dan terluka parah selain orang-orang yang telah mematung, kemudian Ray Xray Xia memerintahkan Pasukan Anjing untuk mencabik-cabik orang-orang yang terpental dan terluka sebagai makanan mereka.


Elyptica Erithia yang melihat pembataian sadis itu mulai bergetar ketakutan dan tidak percaya bahwa Ray Xray Xia bisa sesadis dan sekejam itu.


Ray Xray Xia kemudian manggil salah satu bawahannya untuk membawa orang-orang yang mematung kemarkas mereka.


Setelah beberapa menit kemudian Ray Xray Xia segera masuk ke mobil dan melihat Elyptica Erithia yang bergetar ketakutan disana,Ray Xray Xia yang mengerti keadaannya langsung memeluknya dan berkata.


"Menangislah jika mau,aku paham kamu pasti merasa takut bahwa ini pertama kalinya kamu melihat pembantaian langsung."kata Ray Xray Xia penuh kasih ke Elyptica Erithia yang ketakutan sambil menepuk pundaknya.


Kemudian Elyptica Erithia meneteskan air mata dan menangis kencang,Ray Xray Xia cuma bisa memeluk dia dengan erat karena telah membiarkannya melihat semua ini,dia juga tahu mungkin kejadian ini bisa menjadi traumanya di masa mendatang.


.


.


.


Elyptica Erithia akhirnya tertidur pulas karena terlalu kelelahan menangis dan para bawahan Ray Xray Xia yang akhirnya datang ketempat itu dan menyuruh membersihkan tulang dan darah yang tersisa serta menangkap orang-orang yang terkena tekniknya.


Sedangkan dia pergi menuju villanya untuk membuat Elyptica Erithia dan bayi di kandungannya tetap aman selama dia pergi kekeluarga Ray atau mungkin sampai bayinya lahir.


.


.


.


.


Selama perjalanan menuju ke villanya tidak ada lagi orang yang mengikuti mereka dan seluruh jalan sepi dan lancar tanpa halangan lainnya.


Setelah sampai di villa Ray Xray Xia langsung keluar dari mobil dan langsung menggendong Elyptica Erithia masuk kedalam villa dan membawanya ke salah satu kamar di sana.


"Kamu tidurlah dengan nyaman,dan maaf untuk membiarkanmu melihat kejadian itu semua."Ray Xray Xia sambil membelai rambutnya dan mencium keningnya.


Kemudian dia segera berdiri dan keluar dari ruangan itu serta memanggil kepala pelayan Bai.


"Ada apa tuan."kepala pelayan Bai.


"Jaga keamanan dan kesahatan gadis di dalam,serta setiap minggu panggil dokter untuk memeriksa kandungannya."Ray Xray Xia.


"Eh...."kepala pelayan Bai yang kaget melihat perubahan sikap Ray Xray Xia yang dingin menjadi penuh perhatian dengan perempuan walaupun dulu pernah tapi tidak seperhatian yang sekarang.


"Oh ya,nanti kalau dia bilang berada di mana kamu tinggal bilang di villa tuan 'X' jangan pernah nyebutin namaku."Ray Xray Xia dangan serius.


"Siap tuan,tapi kenapa harus begitu."tanya kepala pelayan Bai.


"Kenapa?Apa kamu tahu dia mengira aku sebagai pelayan di sini lo,nggak gila emangnya mukaku sejelek itu."Ray Xray Xia yang langsung kesal.


Suasana langsung hening dan semua orang yang mendengarnya langsung menahan tawanya kalau tuan mereka yang berlidah tajam dipermalukan oleh seorang perempuan.


Karena Ray Xray Xia yang merasa malah membuat dirinya malu sendiri langsung memperbaiki sifatnya menjadi dingin kembali dan langsung pergi dari villa itu dan menunu Akademi.