
Setelah melihat Via Tania telah sadar membuat Ray Xray Xia menghela nafas lega dan segera menanyakan beberpa hal kepadanya.
"Apakah kamu sudah tahu apa yang terjadi dengan tubuhmu sekarang."tanya Ray Xray Xia lembut.
"Mungkin,tapi mau gimana lagi ini juga sudah takdirku yang memiliki tubuh spesial cahaya sejati."seru Via Tania dengan nada sedih.
Ray Xray Xia yang biasanya dingin kali ini dia merasa iba dengan pelayan sekaligus murid pertamanya itu.
"Apa kamu tahu cara mengendalikan tubuh cahaya sejati saat mencapai masa kritis."kata Ray Xray Xia.
"Yah memang sudah tetapi sedikit sulit untuk mendapatkannya."sahut Via Tania sambil melihat keatap kamar.
"Oh emangnya kamu tidak pernah mau cari cara mengendalikannya."tanya Ray Xray Xia.
"Yah pernah dulu aku mempunyai tunangan yang mempunyai tubuh spesial semua elemen tetapi dia...."kata Via Tania sambil memalingkan wajahnya ke arah Ray Xray Xia.
'Oh ternyata dia pernah mempunyai tunangan tubuh semua elemen,jadi orang yang mempunyai tubuh itu tidak hanya aku saja.'batin Ray Xray Xia.
"Tapi,kenapa memangnya dengan dia..."kata Ray Xray Xia yang bingung.
"Dia menghilang entah kemana,tanpa jejak dan berpamitan serta bahkan keluarganya tidak memberi komentar tentang apapun,dasar cowok ******** dia pasti pergi dengan cewek murahan."kata Via Tania sambil mencibir orang tersebut.
Ray Xray Xia yang mendengar cibiran dari Via Tania entah kenapa dirinya merasa merinding seperti orang yang dituju tersebut adalah dirinya sendiri.
'Kenapa rasanya orang yang dibicarakannya hampir mirip denganku ya.'pikir Ray Xray Xia yang masih merinding.
"Tuan muda kenapa,apakah disini dingin?"tanya Via Tania yang bingung melihat Ray Xray Xia yang seperti kedinginan tetapi dirinya merasa hangat.
"Tidak apa-apa jadi bagaimana keadaanmu sekarang."tanya balik Ray Xray Xia.
"Walaupun tidak merasakan rasa sakit tapi didalam tubuhku terasa banyak energi yang saling terkumpul dan bertabrakan tidak teratur,mungkin waktunya sudah tidak lama lagi."kata Via Tania tersenyum pahit.
Ray Xray Xia yang melihat itu langsung berdiri dari bangkunya dan menghampiri Via Tania dab langsung mencium bibirnya membuat Via Tania kaget dengan wajah memerah.
"Tuan mu...muad ap....apa yang kamu lakukan."seru Via Tania dengan wajahnya yang semakin memerah.
Ray Xray Xia tidak menjawab dan membelakangi Via Tania sambil membuka bajunya,setelah bajunya terlebas terlihat dipunggungnya ada tato 4 lambang elemen yaitu Api,Tanah,Racun,dan Kegelapan.
Via Tania yang melihat tato tersebut terkejut dan menatap Ray Xray Xia tak percaya. bagaimana tidak pasalnya orang yang mempunyai tato elemen dipunggungnya pasti mempynyai tubuh semua elemen.
"Tuan muda Xia apakah kamu adalah..."kata Via Tania.
"Benar aku mempunyai tubuh semua elemen."sahut Ray Xray Xia sambil melirik kearah Via Tania.
"Tak kusangka selain tunanganku ternyata masih ada yang lain,tapi kenapa tuan muda menunjukkan hal tersebut."kata Via Tania.
"Menurutmu....."kata Ray Xray Xia.
Via Tania mendengar perkataan tersebut mukanya mulai memerah lagi,sedangkang Ray Xray Xia yang melihatnya hanya tersenyum melihat ekspresi malunya Via Tania.
"Wajah memerah tu tidak apa-apa,tapi bagus sih kamu tambah imut."seru Ray Xray Xia sambil menjahili Via Tania yang wajahnya kini semerah tomat.
Kemudian karena Ray Xray Xia tidak ingin membuang waktu banyak segera menaiki kasur dan menindih Via Tania serta sambil membuka pakaian keduanya.
.
.
.
Setelah matahari terbenam mereka terlihat tertidur pulas karena kelelahan melakukan hal biologis tadi.
Beberapa menit kemudian Ray Xray Xia telah bangun dari tidurnya sambil melihat Via Tania yang berada disampingnya masih tertidur pulas.
'Tak kusangka aku juga bisa terkena efek sampingnya juga.'Ray Xray Xia sambil memegang kepalanya.
"Uh..."suara dari Via Tania.
"Oh kamu sudah bangun ya,bagaimana keadaan kamu sekarang apakah sudah terkondisikan energinya."tanya Ray Xray Xia.
"Baik tuan muda,serta terima kasih karena telah menyelamatkanku walaupun aku hanya mempunyai posisi pelayan."kata Via Tania dengan tulus.
"Santai saja kamu adalah murid pertama serta seharusnya aku meminta maaf karena membuat masa depanmu hancur."seru Ray Xray Xia sambil meminta maaf.
"Tidak apa-apa,masa depanku sudah hancur saat tunanganku menghilang 10 tahun yang lalu,tapi karena tuan muda aku masih mempunyai sedikit harapan untuk mambangun masa depanku lagi."kata Via Tania dengan yakin.
"Bagus itu baru muridku patang menyerah jadi apa yang kamu inginkan di masa depan nanti."seru Ray Xray Xia dengan bangga.
"Aku tidak menginginkan hal yang lebih,hanya ingin melayani tuan muda selamanya."kata Via Tania penuh tekad.
Ray Xray Xia yang mendengar itu langsung memasang senyum kaku,karena tidak menyangka bahwa Via Tania mempunyai keinginan seperti itu.
"A...apa maksudmu."kata Ray Xray Xia dengan gugup.
"Mungkin ini akan lucu,tapi itu adalah peraturan di keluarga kami yaitu harus melayani untuk selamanya kepada orang yang melakukan malam bersama."jelas Via Tania.
'Eh,peraturan ini jangan bilang dia...'batin Ray Xray Xia dengan wajah pucat.
"Kamu dari keluarga mana."tanya Ray Xray Xia.
"Emm kalau tuan muda ingin tahu,aku berasal dari salah satu cabang keluarga Ray,yaitu keluarga Via dan nama asliku adalah,Ray Via Tania."jawab Via Tania tanpa melebihkan.
"Ka....kalau tunanganmu berasal dari keluarga mana dan siapa namanya."tanya Ray Xray Xia lagi.
"Kalau nama aku tidak tahu,tapi yang kutahu tunanganku berasal dari keluarga utama dan dia adalah tuan muda ketiga disana."kata Via Tania sambil jari telunjuknya menunjuk dahunya.
'Hadeh kenapa firasat buruk benar,wanita didepan ku ini adalah tunanganku yang telah ditentukan sejak aku masih kecil oleh keluarga,walaupun aku membenci keluarga utama Ray tapi aku tidak bisa membenci keluarga cabang karena mereka tidak mengetahui hal tersebut.'batin Ray Xray Xia.
Setelah itu Ray Xray Xia hanya tersenyum canggung kepada Via Tania dan membuatnya bingung,kini dipikiran Ray Xray Xia muncul beberapa pertanyaan saat melihat Via Tania yaitu bagaimana reaksinya jika mengetahui tuan mudanya adalah tunangannya?apa dia akan tetap menganggapku ********?apa dia akan membunuhku?
Ray Xray Xia segera merasakan hawa aneh setelah mengetahui identitas Via Tania.Dia takut jika Via Tania mengetahui hal bahwa dia adalah tunangannya apakah Via Tania akan masih bisa membiarkan dia tetap hidup nyaman atau akan malah menyiksanya.
'Haha,apa takdir mempermainkanku.'batin Ray Xray Xia sambil tersenyum pahit.