Star Leader

Star Leader
Episode.11 Kejadian diluar kendali.



Setelah Spirit Kegelapan Ray Xray Xia mulai masuk kedalam dan menghilang,segera kesembilan belas orang itu langsung membawa Ray Xray Xia menuju ke Akademi dan memasukannya kedalam asrama sebelum ada yang melihatnya.


Di luar asrama setelah membawa Ray Xray Xia kembali,terlihat kesembilan belas orang tersebut sedang bebrbincang-bincang satu sama lainnya.


"Kelihatannya ada yang salah,tapi apa itu kenapa alu tidak bisa mengingatnya, bagaimana menurut kalian apa yang salah."ucap Xue Petra Vernanda.


"Haha,kau bercanda yah apa emangnya ada yang salah,tapi kenapa aku juga merasa seperti itu ya..."kata Navriel Chesa sambil tertawa bingung.


Semua orang disana akhirnya berhenti dan saling sibuk memikirkan hal apa yang salah terjadi hari ini,akhirnya saat-saat itu juga Azze Lord memberikan jawaban yang membuat kawan-kawannya itu terkejut tak bisa berkata-kata lagi.


"Ahhh.....benar juga,pil tersebut aku pernah tak sengaja menulis sebuah bubuk yang efeknya sama dengan obat perangsang."teriak Azze Lord tidak sedikitpun merasa bersalah."


.......


"Lho gila Ze,semua asrama yang ada disini ditempati perempuan dan laki-laki jika dia tidak sengaja ngelakuin itu kan jadi tambah kacau."tanya Xue Petra Vernanda.


Sepontan semua orang yang mendengar itu langsung terkejut dan menatap Azze Lord dengan tajam karena tidak menyangka kalau pil itu bisa dibilang sebuah obat perangsang serta menggelengkan kepalanya karena perkataan Xue Petra Vernanda.


Saat itu juga Azze Lord mendekati Xue Petra Vernanda dan seperti membisikkan sesuatu kepadanya dan membuat wajah tersenyum licik terlihat.


"Heh ini akan seru Petra,apa kamu tidak ingat wanita itu biarkan dia terbakar cemburu dengan Ray Xray Xia bermesraan dengan orang lain pasti serukan."bisik Azze Lord kepada Xue Petra Vernanda.


"Oke...."senyum licik Xue Petra Vernanda.


Teman-teman mereka yang melihat itu sedikit kebingungan dengan hal yang dipikirkan kedua orang itu yang pasti tidak akan berakhir dengan bagus.


"Oke kami berdua pergi dulu bai-bai."ucap Azze Lord dengan langsung pergi diikuti Xue Petra meninggalkan teman-temannya itu.


"Apa yang akan mereka lakukan kali ini."seru Chatrine Revalia.


Di saat mereka pergi,Elyptica Erithia datang menuju asramanya untuk beristirahat karena sudah tidak ada kegiatan lain yang bisa dia lakukan di Akademi,saat dia berada didepan pintu kamar asramanya dia terkejut melihat teman sekamarnya yang ternyata adalah Ray Xray Xia.


'Eh,aku sekamar dengan anak itu.'batin Elyptica Erithia.


Saat dia masuk dia melihat seseorang yang sedang terbaring tertidur,karena dia merasa bahwa orang tersebut sangat familiar dia akhirnya memutuskan untuk menghampirinya.


"Eh.....dia benar-benar Ray Xray,hemp ternyata dicari-cari dia ada disini."ucap Elyptica Erithia dengan nada kesal.


Ketika Elyptica Erithia ingin membalikan badannya untuk menuju kekasurnya,tiba-tiba sebuah tangannya dan membuat dia terjatuh kekasur Ray Xray Xia.


"Kyaaa.....apa yang kamu lakukan Ray Xray lepaskan aku."teriak Elyptica Erithia.


"Huh...bantu ak....aku huh......seben...sebentar huh."ucao Ray Xray Xia terputus-putus.


"kamu bicara yang jel...."sebelum selesai bicara tiba-tiba dia berhenti karena sesuatu yang lembut mengenai bibirnya.


Dan akhirnya keduanya berciuman satu sama lain hingga sedikit lama,setelah selesai terlihat wajah Elyptica Erithia yang mulai memerah dengan apa yang terjadi.


'Kenapa aku mempunyai perasaan seperti ini padahal aku baru pertama kali bertemu dengannya cuma sehari.'pikir Elyptica Erithia dengan menapan Ray Xray Xia penuh arti.


Ray Xray Xia yang melihat itu tersenyum didalam hatinya,walaupun tubuhnya sudah diluar kendalinya tetap saja kesadarannya masih ada dan melihat kejadian tersebut dari dalam dunia Spiritnya.


'Ray,kelihatannya kamu tertarik kepadanya.'tanya Spirit berbentuk burung yaitu Spirit Phoenix Api Neraka.


'Hump dulu dia jatuh hati pada tuanku sekarang malah pada perempuan lain dasar tidak setia.'ucap Spirit satunya yang berbentuk Serigala yaitu Spirit Serigala Batu Udara.


'Haiz bisa diam nggak sih,oh ya bagaimana keadaan Reaper sekarang.'tanya Ray Xray Xia memalingkan wajahnya kebelakang.


'Dia kelihatan akan istirahat 1 minggu karena pertarungan tadi.'balas Spirit evolusi dari Kalajengking Capit Besi yaitu Kalajengking Kabut Beracun.


Di kamar asrama kedua orang berbeda kelamin sedang saling memandu kasih satu sama lain disertai suara teriakan dari mulut sang perempuan yaitu Elyptica Erithia.


Di temapat lain yang sedikit juah dari sana yaitu asrama dari para murid kelas F terlihat dua orang yang sedang duduk santai sambil menatap sebuah Ipad disana.Mereka berdua tidak lain adalah kedua teman Ray Xray Xia yaitu Xue Petra Vernanda dan Azze Lord yang sedang menatap Ipad yang ternyata sedang menampilkan kemesraan Ray Xray Xia dan Elyptica Erithia.


"Untung sebelum gadis tersebut masuk kita sudah memasang kamera kecil disana."ucap Azze Lord.


"Yup,nanti kita hanya menyimpan videonya dan tinggal kita tunggu kesempatan saja." balas Xue Petra Vernanda.


Kita kembali ke asrama kelas F,Ray Xray Xia dan Elyptica Erithia terlihat tertidur lelap dan mereka pun tertidur hingga pagipun menjelang.


Saat sinar matahari mengenai wajah Ray Xray Xia,diapun bangun dengan kepalanya yang pusing dan badannya yang kelihatan kelelahan.


'Ugh....sialan siapa yang memasukan bahan yang mengadung efek yang mirip seperti obat perangsang.'batin Ray Xray Xia.


Saat Ray Xray Xia sedang memikirkan sesuatu Elyptica Erithia membuka matanya dan menguap membuat Ray Xray Xia langsung memalingkan wajahnya kearah perempuan disampingnya itu.


"Kamu sudah bangun ya."seru Ray Xray Xia sambil tersenyum hangat kearah Elyptica Erithia,namun dirinya tidak mendapat sapaan hangat kembali tetapi.....


Plak......Sebuah tamparan mendarat diwajah Ray Xray Xia dan membuatnya mengerutkan alisnya dengan kesal.


"Kau.....********,kamu harus bertangung jawab."ucap Elyptica Erithia.


Ray Xray Xia yang mendengar itu langsung tersenyum sinis dan menjawab...


"Kamu orang pertama yang menyebutku seperti itu,jadi kalau aku ******** aku yidak akan pernah mempertangung jawabkan apa yang aku perbuat."kata Ray Xray Xia sambil menatap tajam kearah Elyptica Erithia.


"Apa katamu kalau begitu aku ak...."ucap Elyptica Erithia terhenti.


Sebuah tangan muncul dan langsung mencekik lehernya.


"Kamu akan apa,memangnya Akademi akan peduli dengan hal tersebut."kata Ray Xray Xia yang langsung melepaskan cekikkannya dan memakai pakaiannya serta pergi keluar sambil membanting pintunya.


"Hiks.....hiks awas kamu Ray Xray Xia."ucap Elyptica Erithia sambil meneteskan air matanya.