
Note:baru update langsung ku perbaiki ceritanya.
Setelah Ray Xray Xia sampai di villanya segera melangkah menuju masuk kedalam dan ingin segera beristirahat sebentar.
"Ah benar-benar aku bukan tipe orang yang bisa belajar,saking aku bosan bisa sampai aku se-lelah gini."kata Ray Xray Xia sambil merengangkan tubuhnya dan melangkah masuk.
Saat Ray Xray Xia telah membuka pintu terlihat banyak orang yang sibuk,ketika mereka melihat Ray Xray Xia berada di depan pintu segera membentu barisan di kanan dan kiri Ray Xray Xia.
"Selamat datang kembali tuan muda."kata para pelayan samabil membungkukkan badan mereka.
Ray Xray Xia hanya cuek saja dan cuma melambaikan tanganya mengisyaratkan untuk semuanya berdiri dan melakukan tugasnya masing-masing.
Saat Ray Xray Xia sedang menuju naik keatas tiba-tiba dia dihampiri oleh seorang yang telah tua yang ternyata adalah kepala pelayan di villa tersebut.
"Tuan muda tunggu dulu,ada yang mau aku bicarain sebentar."teriak kepala pelayan tersebut sambil menghampiri Ray Xray Xia.
”Oh ada apa kepala pelayan Bai,apa ada hal penting lainnya."kata Ray Xray Xia sambil melihat kebelakang.
"Ada orang baru saja melamar menjadi pelayan baru di sini,jadi tolong tuan muda untuk menemuinya dulu."kata kepala pelayan Bai kepada Ray Xray Xia.
Tanpa banyak bicara Ray Xray Xia menyuruh kepala pelayan Bai memimpin jalan dan dia mengikuti dibelakang.
Setelah berjalan sekitar 2 menit akhirnya mereka sampai di halaman belakang villanya itu dan melihat seorang perempuan muda yang sedang berbincang-bincang dengan pelayan lainnya.
"Dia orangnya tuan muda,perempuan yang masih berumur 17-an tahun itu tuan muda."kepala pelayan Bai sambil menunjuk kearah perempuan tersebut.
Saat perempuan tersebut sedang asik mengobrol dengan pelayan lainnya tiba-tiba dia dipanggil oleh pelayan kepala Bai untuk menghadap tuannya.
"Salam tuan muda."kata perempuan tersebut sambil membungkuk.
"Panggil saja Ray atau Xia."kata Ray Xray Xia ke perempuan tersebut.
"Baik tuan mud....tuan Xia."jawab perempuan tersebut.
"Apa bedanya....Haiz,siapa namamu dan apa tujuanmu bekerja di villa ini."kata Ray Xray Xia.
"Perkenalkan nama saya Via Tania dan tujuan saya bekerja di sini karena ada pelatihan gratis bagi yang umurnya masih dibawah 20 tahun."kata Via Tania menyakinkan Ray Xray Xia.
"Oh....pembelajaran itu oke lah."kata Ray Xray Xia sambil melambaikan tangan mengisyaratkan untuk mengambilkan alat pengujian
Tidak menunggu lama kepala pelaya Bai segera mengambil alat itu,10 menit kemudian sebuah mesin sedang berlapis kristal dan emas di bawa 5 orang karena berat.
Mesin tersebut adalah alat pengujian premium terbatas yang hanya ada tiga buah di Dream Land yang harganya selangit bahkan 20 keluarga besar tidak mungkin bisa membelinya karena harganya yang mencapai 10.000 Diamond.
Note:seberapa sultan Ray Xray Xia ini sih haduh,aku sebagai penulisnya saja nggak tahu seberapa sultannya dia.
Name:Via Tania.
Age:17 years.
Spirit:Ksatria armor emas.
Elemen:Cahaya.
Tingkatan:Murid.
Note:alat pengujian ini berbeda dengan yang ada di episode 3 karena yang ini bisa melihat tingkatannya.
'Spirit takdir serta Elemen Cahaya keren sekali,tak kusangka menemukan salah satu orang pemegang Spirit takdir.'pikir Ray Xray Xia.
'Ray kamu bisa memiliki Spiritnya dengan berhubungan intim dengannya.'kata Spirit takdirnya Reaper.
'Kenapa bisa bisa begitu.'kata Ray Xray Xia yang bingung.
'Ya ampun kamu memang benar-benar bodoh saat seperti ini,bagi seseorang yang bertubuh semua Elemen walaupun bisa membuat kekuatannya hebat tapi persyaratannya juga tidak mudah harus mempunyai 9 Elemen berbeda di tubuhnya dan sekarang kamu baru mempunyai 4,dan untuk mendapatkannya adalah dengan membunuh hewan Spirit dan berhubungan intim dengan lawan jenis.'jelas Reaper kepada Ray Xray Xia.
'Oh,tapi kan saat itu aku berhubungan intim dengan Elyptica Erithia kenapa bisa tidak mendapatkan Spiritnya.'tanya Ray Xray Xia.
'Kau pastinya tahu bahwa dia sedang menyembunyikan kekuatannya dan dia mempunyai Spirit takdir permaisuri rubah api yang berelemen Api.'kata Reaper.
"Apa katamu...."teriak Ray Xray Xia dengan keras.
Semua orang yang berada di sana dikagetkan dengan teriakan tuan muda mereka yang sangat keras.Ray Xray Xia yang melihat reaksi mereka hanya menunduk malu dan langsung pergi dari sana.
"Eh...maaf jika mengagetkan kalian,oh ya nanti sore aku akan mengajarimu beberapa dasar soal Magic karena tingkatanmu masih kecil,oke aku pergi dulu."kata Ray Xray Xia sebelum pergi.
'Jelasin lebih rinci dong.'pikir Ray Xray Xia memohon kepada Reaper.
Di halaman belakang.
'Ada apa dengan tuan muda.'pikir
'Apa kamu tidak merasa kalau dia juga mempunyai Spirit tkdir.'kata Knight.
'Jadi dia juga salah satu dari 10 orang yang mempunyai Spirit takdir,tapi bukannya para pemengang Spirit takdir adalah perempuan.'tanya Via Tania.
'Memang benar,tapi dia mempunyai banyak rahasia di tubuhnya dan dia juga mempunyai Spirit takdir Reaper atau Malaikat penyabut nyawa yang termasuk pemimpin para Spirit takdir lainnya.'jelas Knight.
Note:maaf semuanya kalau aku masih jelek dalam membuat cerita,masalahnya aku masih belajar.