
Ray Xray Xia benar-benar tersesat di hutan dan hanya cuma berputar-putar di sana, akhirnya dia menemukan sebuah villa di tengah hutan.
Karena Ray Xray Xia mempunyai rasa penasaran yang lumayan tinggi dia memutuskan untuk berkeliling di villa tersebut.
Tetapi penjagaan di villa itu sangat banyak, walaupun Ray Xray Xia bisa dengan mudah mengalahkan mereka tetapi dia tidak ingin mencari masalah.
Walaupun demikian,Ray Xray Xia tidak mungkin kehabisan akal,dia mengendap-endap dan masuk ke dalam melalui salah satu jendela di sana.
Setelah dia masuk kedalam villa itu,tanpa disadari dia masuk ke sebuah kamar tidur,dan saat itu juga terjadi lah...
"Ah, akhirnya aku bisa masuk, penjagaan di luar sana benar-benar sangat ketat.Aku penasaran siapa yang ada di....sini..."Ray Xray Xia sambil menggunakan kekuatan khususnya yaitu mata jiwa miliknya.
"Eh eh,dasar mesum..."Rose Vanca.
Karena teriakan dan tamparan di Rose Vanca yang keras membuat penjaga yang ada di sekitar villa segera bergegas untuk memeriksa apa yang terjadi.
(Dia tidak terpengaruh mata jiwaku..... menarik)Ray Xray Xia
Suara langkah kaki para penjaga yang berlari sampai membuat langit-langit kamar tidur hampir roboh.Ray Xray Xia yang tidak mau membuat masalah hanya bisa berdiam cuek mengikuti alurnya saja dan cuma bilang...
"Hai,apa kabar..."Ray Xray Xia.
Setelah kalimat yang di ucapkan Ray Xray Xia selesai,para penjaga itu langsung mengepungnya dan menangkapnya serta membawanya ke suatu ruangan untuk di intrograsi.
"Tak Tak Tak"
Suara langkah kaki.
Seorang perempuan muncul dari sudut gelap dan segera mengintrogasi Ray Xray Xia yang sedang di ikat itu.
"Apa tujuan mu datang ke villa ini,apa kamu ingin mengintip nona kami dan berbuat hal yang tidak senonoh kepadanya."perempuan itu.
"Err,ah seperti itu kah...Oke perkenalan namaku adalah Hannah Arendt, sekretaris pribadi nona Rose Vanca."Hannah Arendt
"Aku cuma nanya nama,bukan posisi lho di sini.Kan nggak penting juga untuk intrograsi,bodoh."Ray Xray Xia.
Perkataan Ray Xray Xia benar-benar pedas sampai membuat Hannah Arendt kehabisan kata-katanya dan orang-orang yang melihat menahan tawa mereka.
"Kau....Oke,kalau gitu aku tanya lagi,apa tujuan mu....."Hannah Arendt.
"Kenapa datang ke sini butuh tujuan,kan aku cuma orang yang hanya numpang lewat saja dan melihat ni villa,juga kebetulan melihat hal yang seperti itu."Ray Xray Xia yang langsung memotong pembicaraan.
"Kamu,bisa dengerin sampai aku selesai bicara tidak sih,asal memotong saja."Hannah Arendt.
"Jika menunggu lo selesai bicara kan bisa lama banget,apa lagi kamu tadi nanya panjang amat,bikin emosi saja."Ray Xray Xia.
Perempuan yang melakukan intrograsi sudah tidak tahan lagi dan marah-marah kepada Ray Xray Xia kemudian langsung pergi meninggalkannya sendirian diikat di sana.
"Ah,sudah pergi,tidak asik sama sekali.Hai kalian apa yang bisa bermain lagi,aku bosan nih."
Ray Xray Xia yang bersifat seperti orang yang tidak bersalah, berteriak dengan keras yang membuat semua orang kesal.
"Nona mohon maaf,saya tidak bisa membuatnya bicara,dan bahkan dia sekarang membuat keributan.Apa perintah nona selanjutnya."Hannah Arendt.
"Biarkan dia jika tidak mau bicara,tapi untuk hukuman karena melihat ku yang telanjang dia harus di hukum bekerja di sini."Rose Vanca.
Ray Xray Xia akan di suruh bekerja apa,dan akan terjadi hal yang tidak terduga apa lagi yang dilakukannya.
"Hoam.....Halo guys,sampai sini bagaimana mana novelnya,apa kalian menyukainya, semoga iya,selamat malam."penulis.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=|^ENJOY^|\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=