
saat sampai dimansion Wijaya Andra membawa Zayn langsung kekamarnya, tapi saat akan menuju kamarnya papa Bagas menghentikan gerakan Andra...
" dari mana kalian berdua?" tanya papa Bagas menatap tajam kedua anaknya
" ehh, anu pa abis dari...." Andra bingung harus menjawab apa
" berbicaralah dengan benar, aku mendidik kalian untuk berbicara dengan tegas" sentak papa Bagas
" dan itu kenapa Zayn seperti orang baru sudah mabuk" lanjutnya
' ini mah bukan lagi kayaknya, emang udah mabuk pa' ucap Andra dalam hati
" Andra" bentak papa Bagas lagi saat melihat Andra hanya terdiam
" ahh iya pa" jawab Andra terkejut
" kenapa semuanya meninggalkan aku, mutiara... mutiara..." rancau Zayn dalam alam bawah sadarnya
huek huek huek
Zayn yang dari tadi merasakan kepalanya pusing ditambah dia yang saat ini dengan keadaan berdiri semakin membuatnya mual
" bawa Zayn kekamarnya, papa akan buatkan air lemon" titah papa Bagas
" baik pa" jawab Andra lalu membawa Zayn kekamarnya
saat sampai di dapur papa Bagas membuka lemari yang ada di dapur satu persatu namun tidak menemukan lemon yang dicarinya, hingga suara seorang perempuan menghentikan kegiatan papa Bagas
" papa lagi ngapain di dapur?" tanya mama Sisil
" ahh mama, kebetulan papa mau buat air lemon untuk Zayn" ucap papa Bagas
mama Sisil berjalan menghampiri papa Bagas lalu membuka lemari pendingin mengambil satu buah lemon lalu dibelahnnya menjadi dua bagian, setelah itu diperahnya buah tersebut kedalam cangkir
papa Bagas memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan mama Sisil, dia merasa aneh dari tadi dia mencari buah sialan itu kesemua rak maupun lemari penyimpanan didapur tersebut tidak ia temukan, tapi kenapa saat mama Sisil mencarinya hanya dengan hitungan detik dia dapat menemukannya...
ahh terserah yang penting udah ketemu pikir papa Bagas
lalu papa Bagas mendekati mama Sisil memeluknya dari belakang
" tadi mama mau buang air, liat papa gak ada disamping awalnya mau tidur lagi tapi mama haus tapi minumnya habis tadi, jadi mama ke dapur mau ambil minum ehh rupanya papa ada didapur juga" ucap mama Sisil
" iya tadi papa mau ambil minum juga ke dapur, ehh pas keluar lihat Andra bopong Zayn" ucap papa Bagas
" Zayn kenapa pa?" tanya mama Sisil
" biasa anak zaman sekarang putus cinta jadinya mabuk" jawab papa Bagas sampai masih memeluk mama Sisil
" apa, Zayn mabuk, dasar anak kamu pa" ucap mama Sisil kesal
" anak mama juga" balas papa Bagas
" gak bapak gak anak, sama sama suka mabuk dasar" oceh mama Sisil
" itu dulu ma, sebelum ketemu sama mama klo sekarang papa udah tobat" ucap papa Bagas, mama Sisil hanya menggeleng saja
saat keduanya asik mengobrol mereka dikejutkan dengan suara teriakan dari arah meja makan
" mama papa kalian klo mau bermesraan lihat tempat dong" ucap Andra
" kasihan Zayn udah dua kali muntah" lanjutnya
" ya tuhan, papa sih udah ahh lepas mama mau lihat Zayn dulu" ucap mama Sisil melepaskan pelukan papa Bagas, meninggalkan papa Bagas sambil membawa cangkir berisi air lemon
" ehh ma, tunggu" teriak papa Bagas, tapi mama Sisil tidak menghiraukannya
didalam kamar Zayn kembali memuntahkan semua isi perutnya, mungkin karena Zayn banyak sekali meminum minuman haram tersebut jadi ia tidak dapat mengontrol tubuhnya yang terus mengeluarkan isi perutnya di wastafel kamara mandinya...
mama Sisil masuk kedalam kamar Zayn langsung menuju kamar mandi karena terdengar suara Zayn yang terus mengeluarkan isi perutnya, dengan lembut mama Sisil membantu Zayn membersihkan mulutnya lalu membawa Zayn keluar dari kamar mandi dibantu Andra dan papa Bagas
mama Sisil memberikan air lemon yang ia buatkan tadi kepada Zayn, setelah dirasa Zayn lebih tenang mama Sisil melepaskan sepatu, baju serta celana Levis Zayn dan hanya meninggalkan celana pendek ketat, lalu mama Sisil menuju ruang ganti mengambil pyama tidur milik Zayn lalu memakaikannya kepada Zayn...
" cepatlah kalian menikah, supaya kalian ada yang mengurus" ucap mama Sisil disela kegiatannya
" jangan mengatakan itu ma, karena putus cinta Zayn begitu" balas Andra
mama Sisil hanya diam saja melanjutkan kegiatannya....