Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman
mengungkapkan



Saat ini mutiara dan Zayn sedang dalam perjalanan, yah saat ini hari yang paling Zayn tunggu. Tujuan mereka saat ini adalah tempat masa kecil Zayn, dimana ditempat itu ada taman dan rumah pohon.


" Zayn kita mau kemana?" Tanya mutiara menatap Zayn


" Nanti juga kamu tahu, ini tempat paling favorit aku dulu, tapi sekarang aku sudah lama tidak ketempat itu lagi" ucap Zayn yang fokus pada jalanan depan


Zayn sengaja hanya pergi berdua, bahkan Andra pun tidak ikut bersamanya...


Sekitar 30 menit perjalanan mereka hingga mereka sampai di tempat yang dimaksud oleh Zayn. Mutiara tercengang melihat tempat itu, di mana tempat itu sangat indah sekali, disana ada taman bunga dan rumah pohon yang dihias sangat cantik, karena tempatnya agak sedikit tinggi jadi mereka bisa melihat pemandangan dibawah tempat tersebut.udaranya pun terasa segar, karena memang tempatnya agak jauh dari kota...


Zayn melangkahkan kakinya menuju rumah pohon, sedangkan mutiara mengambil beberapa bunga dan dirangkainya menjadi bucket.



" Mutiara" panggil Zayn dari atas rumah pohon


" Zayn, aku mau naik juga boleh?" Tanya mutiara


" Iya, sini naik" jawab Zayn


Lalu mutiara pun naik ke rumah pohon, karena mutiara sedikit kesusahan saat menaiki tangga, lalu Zayn mengulurkan tangannya. Saat sudah berhasil menaiki tangga rumah pohon tersebut mutiara dan Zayn duduk bersisian sambil menggantungkan kakinya kebawah...


" Kamu suka tempat ini?" Tanya Zayn


" He-em, suka banget tempatnya sangat bagus" ucap mutiara tersenyum, lalu mutiara beranjak dari tempat duduknya melihat beberapa foto disana


" Itu foto aku saat masih kecil, sebelum kami meninggalkan daerah ini" ucap Zayn, mutiara hanya mengangguk. Lalu pandangan mutiara tertuju pada seorang wanita yang berfoto bersama Zayn


" Itu sepupu aku, mananya monika" ucap Zayn


Cukup lama mereka ditempat itu hingga akhirnya Zayn mengajak mutiara untuk pergi dari tempat itu. Awalnya mutiara menolak, namun pada akhirnya dia hanya mengikuti saja...


πŸ’™πŸ’œπŸ€ŽπŸ–€πŸ€πŸ§‘πŸ’›β€οΈπŸ’š


" Nanti kamu juga akan tahu oke" jawab Zayn mutiara hanya mampu mengangguk


Mereka sampai ditempat pesisir pantai, yah Zayn membawa mutiara ke pinggir pantai, dari kejauhan terlihat dipinggir pantai tersebut ada meja yang tertata rapi dan sangat cantik. Lalu mereka berjalan ke meja tersebut, Zayn menarik kursi mempersilahkan mutiara untuk duduk...


" Kita makan dulu ya, soalnya ini juga sudah masuk waktu makan siang" ucap zayn


Tak lama setelah itu ada beberapa pelayan yang membawakan makan untuk mereka berdua, mutiara tidak bisa berkata kata dengan semua yang Zayn lakukan ini. Lalu mereka pun makan tanpa ada yang bersuara, setelah mereka selesai makan, mereka berdua berjalan menelusuri bibir pantai.


" Mut, apa kita bisa bersatu?" Tanya Zayn disela langkahnya


" Aku tahu ini salah, tapi apakah aku bisa bersatu dengan mu jujur aku sudah jatuh cinta.awalnya aku tidak percaya akan hal ini, tapi memang inilah kenyataannya. Aku tidak tahu kamu juga sama seperti aku atau tidak, tapi jujur saat pertama aku melihatmu di restoran milikmu, aku merasakan perasaan yang sangat berbeda. Awalnya aku mencoba untuk menepis rasa itu, tetapi tidak bisa bagiku semakin aku jauhkan perasaan itu, semakin kuat rasa itu aku rasakan" ucap Zayn, mutiara masih terdiam tidak percaya dengan apa yang Zayn ucapkan. Jadi selama ini perasaan mereka sama? Itulah yang dipikiran mutiara, tetapi kalau untuk mereka bersatu mutiara rasa itu sangatlah susah, kecuali salah satu dari mereka mengalah...


" Aku tahu ini salah, tapi apakah aku masih ada secercah harapan untuk aku mengharapkan mu?" Tanya Zayn, mutiara hanya diam saja. Lalu Zayn mengambil sebuah kotak kecil berwarna hitam, lalu mengeluarkan sebuah kalung dengan inisial huruf M


" Apa kamu mau menerima pemberian dari aku?" Tanya Zayn, tanpa menunggu jawaban dari mutiara Zayn langsung memakaikan kalung tersebut ke leher mutiara


" Terima kasih" ucap mutiara, lalu dibalas senyuman oleh Zayn


" Zayn maaf kan aku, aku tidak bisa menerima perasaan mu. Mungkin jujur aku juga merasakan hal yang sama, tapi kalau untuk bersatu itu sangat sulit Zayn" ucap mutiara lembut


" Aku mau kita bertema saja, memohon kepada Tuhan agar diberikan jalan untuk kita" ucap mutiara


" Baiklah, terima kasih mutiara karena sudah mau mendengarkan ungkapan aku, sekali lagi aku minta maaf" ucap Zayn


" Iya, dah yuk kita pulang" ucap mutiara lalu mereka pulang...


Ditengah perjalanan mutiara meminta Zayn untuk berhenti disalah satu masjid, Zayn pun mengikuti keinginan mutiara, Zayn menunggu mutiara didalam mobil...


" Tuhan mengapa sangat rumit kisah ini, aku mohon kepadamu tuhan, berilah jalan tuhan" gumam Zayn sambil menatap punggung mutiara yang menjauh...