Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman
pertemuan



Setelah pukul 10 Zayn dan Andra menuju restoran tempat pertemuan tersebut,sesampainya di sana kolega bisnisnya sudah menunggunya diruangan VIP...


Tidak lama kemudian sekitar jam 12 siang jadwalnya makan siang,mereka memesan makan siang sebelum melanjutkan pembahasaannya...


Mutiara masuk dengan satu orang waiters di belakangnya,yah mutiara memang untuk ruangan VVIP dia sendiri yang menghendel,sebab asisten dan karyawan lainnya tidak berani kepada yang menyewa ruangan tersebut, Mereka bilang takut nanti malu²in lah karena penampilannya ini lah itulah masih banyak lagi alasan mereka karena takut untuk melayani orang² kelas atas tersebut...


Mutiara masuk dengan senyuman terus mengembang di wajah cantiknya,Zayn yang melihat mutiara pun kagum akan kecantikan dan keanggunan mutiara,walaupun mutiara hanya memakai baju dres berwarna cream dengan rambut yang sengaja digerai ,menambah kesan elegan dan cantik kepada sosok mutiara


"Silahkan tuan ingin memesan apa?" Tanya mutiara,yang berhasil membuyarkan lamunan Zayn


"Ehhem" Zayn berdehem untuk menetralkan keadaan


"Saya mau memesan menu favorit disini,semuanya" ucap Zayn


"Baiklah tuan,tunggu sebentar pesanan anda akan kami sajikan" balas mutiara


"Eh nona,tunggu apakah ada wine" seru sang kolega bisnis Zayn,yang sontak membuat mutiara terkejut,bagai mana tidak didepan restorannya mereka memasang label dengan cap bertulis'halal' tetapi mereka menanyakan minuman yang dapat membuat halusinasi itu,mutiara membalasnya dengan kata² yang sangat sopan


"Maaf tuan,kami tidak menyajikan wine atau minuman beralkohol lainnya" ucap mutiara sopan


"Hah,restoran macam apa ini wine saja tidak ada" balas kolega bisnis Zayn


" Maaf tuan,tapi memang restoran kami ini tidak menyediakan minuman semacam itu,bila tuan mau tuan bisa langsung ke bar tempat yang menyajikan minuman seperti itu" ucap mutiara yang mulai terpancing,tetapi dia mencoba untuk tetap sopan kepada kliennya,bagaimana tidak restorannya dikata²in,karena tidak menyediakan minuman yang dapat membuat orang berhalusinasi,mendengar jawaban dan melihat ekspresi mutiara Zayn sedikit menarik sudut bibirnya,karena Zayn kagum kepada mutiara yang berani melawan lawan bicaranya dengan sangat tenang


"Maaf nona,sudah itu saja yang kami pesan" ucap Zayn menenangkan,mutiara pun mengangguk dan berlalu keluar dari ruangan tersebut sambil menggerutu


💛💚💙💜🤎🖤🤍❤️🧡


Setelah selesai makan siang tepat pukul 13.00 Zayn telah selesai dengan pertemuannya,kolega bisnis Zayn sudah keluar duluan,sedangkan Zayn menunggu di dalam ruangan tersebut untuk meminta maaf kepada mutiara...


Setelah beberapa menit Zayn menunggu,mutiarapun menghampiri Zayn yang sedang duduk menunggu seseorang,tak lain yang Zayn tunggu adalah mutiara,mutiara duduk berhadapan dengan Zayn


"Tidak apa² tuan,saya juga minta maaf kalau tadi perkataan saja sedikit kasar" ucap mutiara tidak enak


"Eh kita belum berkenalan,kenalkan nama saya Zayn Alex Wijaya" ucap Zayn mengulurkan tangannya mutiara pun membalas uluran tangan Zayn


"Aku mutiara al-gibran" ucap mutiara


"Wow,keluarga Gibran jangan bilang kalau anda anak dari tuan Aditya al-gibran" ucap Zayn terkejut,bagaimana tidak perusahaannya dan perusahaan Daddy mutiara bekerja sama disalah satu proyek tekstil yang lumayan terkenal dikota lainnya,mutiara bingung melihat ekspresi terkejutnya Zayn


"Eh,memangnya kenapa tuan kalau saya anak dari Daddy Aditya" ucap mutiara bingung


"Tidak usah terlalu formal,kita sekarang tidak lagi membicarakan bisnis" ucap Zayn


"Tidak masalah sih,tapi tuan Aditya itu bekerja sama dengan salah satu perusahaan tekstil ku,dia memiliki saham sebesar 35% dari perusahaan itu, tapi apa restoran ini milikmu juga?" Lanjut Zayn


"Iya,restoran ini milikku,karena aku hobi memasak,jadi aku menjadi seorang koki"ucap mutiara tersenyum lembut,cukup lama mereka berbincang,hingga mereka berdua dihampiri sekertaris Zayn untuk mengatakan jadwal Zayn selanjutnya, Zayn pun berpamitan kepada mutiara


"Ya,sudah mutiara aku pamit,selamat siang semoga kita bisa bertemu dilain waktu" ucap Zayn sambil berjabat tangan mutiara


"Selamat siang" ucap mutiara membalas uluran tangannya,sesaat mereka saling bersitatap,namun cepat² mutiara memutusnya, dan Zayn pun berlalu pergi dari restoran tersebut...


Saat sampai didalam mobil Zayn terus tersenyum²,melihat kelakuan bosnya sang asisten pun bergidik ngeri melihat kelakuannya


"Tuan anda kenapa senyam-senyum dari tadi,jangan² lagi mikirin nona mutiara ya?" Tebak sang asisten sembari menggoda sang bos,Zayn pun sontak menatap tajam sang sekertaris


"Apaan sih kamu,sewot aja" sahut Zayn


Melihat bosnya seperti itu,Andra sedikit bingung biasanya sang bos sangat dingin terhadap semua wanita bahkan hampir semua orang,tetapi saat dengan mutiara Zayn dengan mudahnya akrab...


Andra hanya bisa mendo'akan yang terbaik untuk bosnya itu,dan semoga juga saat nanti sang bos sudah menetapkan hati untuk mutiara kepercayaan mereka sama dan menganut agama yang sama,yah keluarga Zayn termasuk zayn menganut agama Kristen,dan keluarga mutiara sendiri menganut agama islam...