
Siang ini di kota xx mutiara dan teman temannya memutuskan untuk pergi ke perkebunan daun kelor setelah habis mata kuliahnya...
"Guys,kita pakai mobil satu aja iya. Pakai mobil aku aja" tawar mutiara
"Emm,gapapa mut lagian juga biar irit bensin. Kan sekarang lagi mahal" ucap salah satu teman mutiara bercanda
"Ada ada aja kamu" balas mutiara tertawa kecil
"Ya udah ayo kita berangkat nanti keburu kesiangan,kita makan siang dijalan aja nanti ya" lanjut mutiara,lalu mereka semua memasuki mobil mutiara, Mereka ada 6 orang perempuan semua. Setelah beberapa saat mereka stop disebuah restoran yang tidak terlalu besar tetapi sangat nyaman dan sejuk,lalu mereka memasuki restoran tersebut...
"Guys,kalian mau pesan apa?" Tanya mutiara,setelah mereka mendapatkan tempat duduk,mereka sengaja memilih tempat makan seperti lesehan
"Aku mau ayam bakar aja mut" jawab salah satu teman mutiara
"Aku bebek goreng" ucap teman mutiara yang satunya lagi
"Aku juga ikan mujair goreng" ucap teman satunya lagi
"Klo kalian?" Tanya mutiara kepada dia temannya lagi
"Aku samain kalian aja,bebek goreng" jawab satu teman mutiara
"Aku juga mut"jawab yang satunya lagi
"Yaudah klo gitu aku bebek juga deh" ucap mutiara
"Kalo minumnya?" Tanya mutiara
"Emm,klo kita samain es jeruk aja gimana?" Tanya mutiara lagi
"Iya mut,enak tuh panas panas minum es.wihh segerrr" ucap salah satu teman mutiara lalu dianggukkan oleh yang lainnya
"Oke aku sesana bentar ya ,aku kasih catatan pesanan kita"ucap mutiara lalu bangkit dari duduknya...
Setelah beberapa saat kemudian mutiara ikut bergabung bersama mereka
"Ehh mut,kalo kita buka tempat makan kaya begini dikota kita pasti banyak yang mau datang ya" ucap salah satu teman mutiara,sambil berdiri menikmati segarnya terpaan angin
"Iya ya,pasti banyak banget yang mau Dateng mut. Apa lagi suasannya begini duh,jadi kepengen bikin ya" jawab salah satu teman mutiara lagi
"Kalian ini ada ada aja,kalo dikota kita mah bukannya angin malahan asap polusi kendaraan dan debu" jawab mutiara membuat semuanya tertawa...
Tidak lama pesanan mereka pun sampai,mereka menikmati makanan yang dihidangkan. Setelah selesai mereka semua memutuskan untuk melaksanakan sholat Dzuhur dulu sebelum kembali melanjutkan perjalanannya.
β€οΈππ§‘π€π€π€πππ
"Guys foto yuk" ajak mutiara mengeluarkan ponsel canggihnya dengan logo apel yang digigit sedikit ujungnya.
"Dengan senang hati mut" jawab teman mutiara lalu berpose dengan cantik
"Lagi lagi" ucap teman mutiara, lalu mutiara mengambil beberapa foto lagi.
"Eh mut buat instastory iya, tag akun aku" ucap teman mutiara antusias, lalu mutiara mengupload foto mereka tadi di instastory di akun miliknya...
Zayn saat ini sedang memainkan ponselnya,berhubung masih waktunya istirahat makan siang jadi Zayn memutuskan memainkan ponselnya sebentar...
"Mutiara? Mau kemana mereka?" Ucap Zayn bertanya tanya, Andra yang melihat Zayn kebingungan lalu mendekatinya
"Ada apa tuan?" Tanya Zayn
"Mutiara mengupload instastory,sepertinya mereka akan pergi ke puncak. Terlihat dari bentuk jalannya" ucap Zayn, memang didalam foto tersebut terlihat sedikit bentuk jalanan yang menanjak,dan pepohonan yang rindang dan lebat
" Anda DM saja langsung tuan" ucap Andra, tanpa berfikir panjang Zayn pun membalas story mutiara
π€'Hai mut, lagi jalan kemana?' Tanya Zayn dalam pesannya
π₯' kami akan kepuncak di dekat desa xxx zay' jawab mutiara, lalu tidak ada lagi balasan dari Zayn.
"Ndra, apa ada jadwal lagi setelah ini?" Tanya Zayn
"Tidak tuan, hanya mengecek laporan bulanan" jawab Andra
"Bagus,kita selesaikan di rumah saja. Sekarang kita kepuncak dekat desa xxx" jawab Zayn
"Tidak ada pertanyaan, ayo kita pergi" ucap Zayn cepat sebelum Andra membuka suaranya kembali. Lalu Zayn keluar dari ruangannya meninggalkan Andra, Andra hanya bisa pasrah dan mengikuti langkah sang bos
" Satu lagi,jangan mencoba ngengumpat ku" ucap Zayn menghentikan langkahnya, lalu berjalan kembali. Andra hanya berdecak kesal
Disisi lain seorang lelaki tersenyum menatap ponselnya
"Kamu memang sangat cantik mut" ucap lelaki tersebut tersenyum menatap ponsel miliknya
"Tuhan, bisakah aku berjodoh dengannya?" Gumamnya lirih
"Tapi apakah itu mungkin?" Lanjutnya tertawa kecil
"Aku rasa itu tidak akan pernah terjadi" ucapnya lalu mematikan ponselnya menghela napas kasar...