
Daddy Aditya bangun dari tidurnya, hal yang pertama dia lihat adalah sampingnya. Dia sedikit terkejut karena tidak mendapati siapa siapa biasanya ada sang istri disampingnya, dia kembali mengingat kejadian semalam...
" Aku rasa memang aku tidak bisa jauh jauh dari claudya" gumam Daddy Aditya
Lalu Daddy Aditya bangun dari tidurnya menuju ke kamar mandi membersikan tubuhnya karena dia harus keperusahaan
Setelah 15 menit Daddy Aditya keluar menuju changing room, dia memilih baju kerjanya sendiri karena di apartemennya telah dia sediakan semua keperluannya dan lainnya jika sewaktu waktu mereka ke apartemen tidak repot repot lagi untuk membawa barang...
Selesai bersiap siap Daddy Aditya menuju lantai bawah dan membuka isi kulkas barangkali ada yang bisa dia makan untuk sarapan, Daddy Aditya menutup pintu kulkas karena tidak ada yang bisa dia makan, lalu Daddy Aditya kembali keatas mengambil ponselnya dia akan sarapan diperusahaan nanti pikirnya
Daddy Aditya keluar dari unit apartemennya menuju lift, saat akan menekan tombol lift ponsel Daddy Aditya berdering dari saku celananya. Daddy Aditya mengangkat panggilan telepon dari istrinya
" Hmm" gumam Daddy Aditya saat sambungan telepon tersebut terhubung
" Daddy sudah sarapan, apa Daddy sudah pergi keperusahaan, semalam Daddy tidak macam macam kan?" Pertanyaan beruntun terlontar begitu saja dari seberang telepon
" Hmmm" lagi lagi Daddy Aditya berdehem menjawab pertanyaan tersebut, lalu melanjutkan menekan tombol lift
" Hmm yang mana dad?" Tanya Mommy Claudya
" Mommy keperusahaan iya, bawain Daddy sarapan pasti Daddy belum sarapan kan, tunggu mommy iya jangan memesan makan sembarangan" ucap mommy Claudya
" Terserah" jawab daddy Aditya lalu memutuskan panggilan telepon tersebut
Lalu dia menatap ponselnya tersenyum
" Bahkan saat aku sedang marah padanya dia masih begitu perhatian kepadaku" gumam Daddy Aditya lalu Daddy Aditya memasukkan ponselnya kesaku celananya
" Apa aku keterlaluan,nanti aku akan meminta maaf kepadanya bagaimanapun dia menginginkan yang terbaik untuk mutiara" lanjut Daddy Aditya,lalu dia keluar dari dalam lift menuju tempat parkiran mobilnya
ππ€π€π€πβ€οΈππ§‘π
Semua karyawan yang melihat kehadiran mommy Claudya menundukkan kepalanya dan menyapa mommy Claudya, mereka begitu kagum kepada mommy Claudya. Sudah cantik, sopan, ramah tak heran jika banyak para karyawan perempuan bahkan laki-laki yang bekerja di perusahaan Gibran corp sangat kagum kepadanya...
Mommy Claudya berjalan menuju lift menekan tombol tujuan lantainya, saat keluar dari dalam lift mommy Claudya disambut oleh sang sekretaris Daddy Aditya yang telah menunggu kehadiran mommy Claudya
" Mari nyonya" ucap Anton berjalan dibelakang mommy Claudya
" Ah iya, tidak perlu repot repot menjemput mas, kan sudah tahu ruangannya" ucap mommy Claudya lembut
" Ahh tidak masalah nyonya" jawab Anton
Lalu mommy Claudya sampai didepan ruangan Daddy Aditya membuka pintu ruangannya
Ceklek
Hal yang pertama dilihatnya adalah Daddy aditya yang duduk di kursi kebesarannya, melihat kehadiran mommy Claudya, Daddy Aditya berdiri dari duduknya lalu merentangkan tangannya. Mommy Claudya menyimpan bawaannya diatas meja sofa diruangan lalu berlari memeluk Daddy Aditya
" Daddy bagaimana sehatkan, semalam tidur jam berapa, Daddy tidak macam macamkan" tanya mommy Claudya memeluk erat Daddy Aditya
Mendengar pertanyaan mommy Claudya daddy Aditya tersenyum mengelus rambut panjang istrinya
" Pertanyaan mana yang harus Daddy jawab dulu hmm" ucap Daddy Aditya
Tak ada jawaban dari mommy Claudya dia terus memeluk erat tubuh kekar daddy Aditya
Lama mereka berpelukkan, Anton yang berdiri diambang pintu keluar menuju ruangannya menutup pintu ruangan atasannya
" Huh, tuan dan nyonya tidak tahu apa perasaan orang yang lihat, apa aku harus menikah lagi" ucap Anton disela langkahnya
" Ah tidak tidak, maaf kan Ayah Bun ayah janji tidak akan menikah lagi" ucap Anton lalu membuka pintu ruangannya...