Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman
balas dendam



Pagi harinya,Daddy Aditya terbangun saat sinar matahari menembus jendela dan mengusik tidurnya. Daddy Aditya diam sejenak mengumpulkan nyawanya...


Lalu pandangannya teralih ke sebuah jam diatas nakas,lalu dia mengambil ponselnya menghubungi sang sekertaris,


Tut Tut Tut


"Halo selamat pagi tuan,ada yang anda perlukan?" Tanya Anton dari seberang telepon


"Siapkankan semuanya ton,kita akan berangkat setelah sarapan pagi" jawab daddy Aditya


"Baik tuan" jawab Anton,lalu sambungan telepon pun terputus...


Disisi lain di mansion yang tak kalah mewah,sepasang paruh baya sedang kebingungan bagaimana bisa perusahaannya hancur dalam satu malam...


"Papa bagaimana ini,mama tidak mau hidup miskin" ucap sang istri


"Ya harus bagaimana lagi ma,coba mama dulu tidak boros dan sering menghamburkan uang pasti kita sudah punya banyak tabungan" jawab sang suami


"Lah kok papa jadi menyalahkan mama sih pa?" Ucap sang istri


"Sudahlah,hari ini papa akan mencoba untuk menyuntik saham kembali keperusahaan kita. Mungkin perusahaan kita dapat terbantu ma" ucap sang suami


"Iya pa,tapi perusahaan mana yang mau memberikan Saham lagi? Sedangkan perusahaan kita sudah menjadi tranding topik nomor satu perusahaan diambang kebangkrutan" jawab sang istri


"Emang apa perusahaan nama perusahaannya pa?" Lanjut sang istri


"Gibran corp" jawab sang suami,sang istri sontak langsung membulatkan matanya. Karena mereka dulu pernah mencelakakan pemilik perusahaan tersebut,ya tidak lain adalah Daddy Aditya. Sampai mereka kira Daddy Aditya sudah meninggal karena mobilnya masuk ke jurang...


Mereka tak lain adalah saudara sepupu jauh Daddy Aditya,karena mereka iri dengan keberhasilan Daddy Aditya jadi merekapun berniat untuk mengambil semua pencapaiannya. Ya,memang terbukti semua aset dan perusahaan yang mereka kelola dan nikmati saat ini adalah milik Daddy Aditya. Dan Daddy Aditya saat ini ingin merebut kembali semua yang menjadi miliknya dulu,sengan semua bukti yang terkumpul maka mereka semua lakukan. Dan Daddy Aditya akan melaporkannya ke polisi...


"Gak mungkin ma,dia kan sudah lama matinya. Anaknya pun waktu itu masih sangat kecil" jawab sang suami


"Iya juga ya pa" jawab sang istri


Dan saat ini Daddy Aditya sudah sampai ditempat mereka berjanji akan bertemu,Daddy Aditya sengaja membalikkan kursinya menghadap kearah tembok...


"Selamat pagi tuan,langsung keintinya saja saya meminta tolong kepada anda untuk membantu perusahaan saya dengan memberikan beberapa persen saham anda" ucap sepupu Daddy Aditya


'masih arogan juga dia' ucap Daddy Aditya dalam hati


"Kalau saya mengatakan saya adalah orang yang dulu ingin anda bunuh apakah anda akan menyesal setelah ini?" Ucap daddy Aditya membalikkan kursinya, sontak lawan bicaranya mati terpaku...


"Hay apa kabar kak deff?" Ucap Daddy Aditya


"Tidak mungkin jawab deff" ucap deff terkejut


"Apa yang tidak mungkin,sekarang lebih baik anda menyerah saja kepada pihak polisi,karena saja sudah ada bukti untuk menjebloskan anda" ucap daddy Aditya menekan setiap katanya


"Aku tidak akan menyerah begitu saja" ucap deff lalu berlari keluar


"Kejar dia" titah Daddy Aditya kepada para bodyguardnya


Deff berlari keluar dari gedung perusahaan itu,sampai dia tidak hati² sebuah mobil dengan kecepatan tinggi melaju begitu saja lalu menabrak deff...


Seluruh bodyguard daddy Aditya mundur,lalu melihat jasad deff tidak lagi bernyawa....