
Malam harinya Daddy Aditya membahas tentang laporan yang ia dapatkan siang tadi, dan saat ini mereka berkumpul diruangan keluarga setelah selesai makan malam. Mutiara duduk di sofa singel berhadapan dengan Daddy Aditya, mereka semua berkumpul diruangan keluarga termasuk Oma dan opa mutiara...
" Mutiara" panggil Daddy Aditya dengan wajah datarnya, mutiara mengangkat kepalanya melihat ekspresi wajah sang Daddy mutiara dapat simpulkan sang daddy pasti telah mengetahui hubungannya dengan zayn
" I-ya da-d" jawab mutiara terbata
" Daddy mau bertanya, apa mutiara telah melakukan kesalahan?" Tanya Daddy Aditya, mutiara diam seribu bahasa dengan menundukkan kepalanya
" Mutiara, tatap wajah Daddy! Apa wajah Daddy ada dilantai hah?" Ucap Daddy Aditya meninggikan suaranya
" Dad kasih perngert..." Ucapan mommy Claudya mencoba menenangkan tetapi langsung dipotong oleh daddy Aditya
" Aku tidak berbicara kepadamu Claudya" ucap Daddy Aditya dengan bentakkan, mutiara semakin takut melihat amarah sang Daddy yang siap meledak
" Sudah berapa kali daddy katakan kepadamu, jangan sekali kali kamu pacaran. Bila dia serius dia pasti menghadap Daddy dan meminta mu dengan baik, bukan dengan kalian berpacaran apa belum cukup pengertian yang selama ini aku berikan kepadamu hah!" Bentak Daddy Aditya, mutiara semakin menundukkan kepalanya air matanya hampir lolos dari mata indahnya, tetapi cepat cepat dia hentikan. Karena sang Daddy tidak mau melihat air mata kesedihan bila dia sedang marah
" Mutiara, jawab" teriak Daddy Aditya
" Apa kamu tidak punya mulut hmm?" Lanjutnya
" Maaf dad" ucap mutiara dengan suara bergetar menundukkan kepalanya
" Tatap wajah Daddy, dan simpan air matamu Daddy tidak suka melihatnya" ucap Daddy aditya, mutiara mencoba mengangkat kepalanya menatap sang Daddy
"Katakan kepadanya Daddy menunggunya besok, saat makan siang atau makan malam" ucap Daddy Aditya yang ingin beranjak dari tempat duduknya
" Tapi kepercayaan kami berbeda dad" ucap mutiara menghentikan gerakan sang Daddy dan membuat mereka Disana terkejut tapi tidak dengan mommy Claudya karena dia sudah mengetahuinya
" Jadi mau kalian seperti apa?" Tanya daddy Aditya
" Mut tidak tahu dad, tapi mut mencintainya" jawab mutiara dengan mata berkaca kaca
" Hubungan kalian mau seperti apa? Bila untuk teman biasa silahkan tetapi ingat jangan ada yang namanya pacaran atau sebuah hubungan, tetapi bila untuk mengikat dengan hubungan pernikahan, silahkan kamu memilih dia atau keluargamu, jika kamu memilihnya silahkan menikah dengannya dan jangan pernah lagi menginjakkan kakimu di rumah ini, dan jika kamu memilih keluargamu silahkan tinggalkan dia waktumu hanya dua hari bila telah selesai tidak ada jawaban berarti kamu meninggalkannya. Jangan egois kamu memiliki agama dan dia memiliki agamanya, dan bila dia bersedia mengikuti kepercayaan kita silahkan Daddy menerimanya" ucap Daddy Aditya lalu meninggalkan ruangan keluarga
" Susul Lah suamimu nak" ucap Oma mutiara
" Iya ma" ucap mommy Claudya lalu menyusul sang suami
" Oma tahu ini berat untuk mut, berpikir yang jernih nak sebelum mengambil keputusan Oma harap mut mendapatkan lelaki yang terbaik ya, Oma hanya bisa berdo'a yang terbaik untuk mut" ucap Oma mutiara mengelus pundak mutiara
β€οΈππ§‘ππ€π€π€ππ
" Dad, kita tidak bisa memaksakan kehendak itu sudah keputusan mutiara, apa Daddy mau mutiara membenci kita?" Tanya mommy Claudya
" Aku tidak perduli lebih baik aku tidak memiliki anak" ucap Daddy Aditya
" Astaghfirullah dad, jangan memaksakan keinginan Daddy biarkan mutiara memilih, apapun nanti keputusannya berarti mutiara sudah siap menghadapinya" ucap Mommy Claudya
" Bukankah Daddy tadi sudah memberikan mutiara kesempatan untuk memilih, mommy dengar sendiri bukan?" Tanya Daddy Aditya
" Ya tapi bukan seperti itu dad, kalau mutiara memilihnya mutiara tidak boleh lagi menginjakkan kakinya dirumah ini lagi" ucap Mommy Claudya
" itu sudah menjadi keputusan daddy mom, bila dia bersedia mengikuti kepercayaan kita, maka Daddy juga akan menerimanya sangat menerimanya" ucap Daddy Aditya
" Tapi kan dad, dia juga punya agamanya sendiri..." Ucapan mommy Claudya terpotong karena disela daddy Aditya
" Diam" bentak daddy Aditya
"bila kamu terus mengajak ku berdebat lebih baik aku pergi" ucap Daddy aditya berjalan ke changing room mengambil jaket kulitnya dan keluar kamar tidak lupa dia juga mengambil kunci mobilnya
" Dad Daddy mau kemana?" Tanya mommy Claudya mencoba menghentikan langkah Daddy Aditya
" Aku akan menginap di apartemen, kamu disini terus mengajakku berdebat lebih baik aku pergi" ucap Daddy aditya tanpa menghentikan langkahnya, Daddy aditya melewati ruangan keluarga sebelumnya dia berbicara kepada mutiara
" Daddy tunggu keputusan dari mu, bila kamu memilihnya silahkan dan bila kamu masih menyayangi keluargamu silahkan tinggalkan dia" ucap Daddy Aditya lalu berjalan keluar dari mansion dan melajukan mobilnya, mommy Claudya hanya menatap kepergian sang suami dari depan teras
" Mom maafkan mutiara mom" ucap mutiara air matanya tidak dapat lagi dia tahan dengan memeluk mommy Claudya mutiara terisak dipelukan mommy Claudya
" Tidak apa sayang, sekarang pilihan ada di mutiara mommy tidak melarang dan tidak memperbolehkan semuanya terserah mutiara" ucap Mommy Claudya lembut sambil mengusap rambut panjang mutiara
" Mutiara sudah mencoba menghilangkan perasaan itu, mutiara juga sudah mencoba untuk menjauhinya mom, Tetapi tidak bisa" ucap mutiara
" Iya sudah, ini bukan lah hal yang mudah untuk mut, dah yuk kita masuk udah malam" ucap Mommy Claudya
" Tapi Daddy mom?" Tanya Mommy Claudya
" Biarkan, nanti kalau dia tidak tahan Daddy mu akan pulang" ucap mommy Claudya tertawa kecil, dia sebisa mungkin menunjukkan senyumnya didepan mutiara walaupun hatinya bertolak belakang dengan semua yang ia tunjukkan
Lalu mereka masuk kedalam mansion dan menuju ke kamarnya masing masing...