Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman
kesalnya mommy Claudya



Daddy Aditya sampai dimansionnya pukul 5 sore, Daddy Aditya disambut oleh mommy Claudya, yang sudah menunggu kepulangan Daddy Aditya diteras mansionnya. Saat Daddy Aditya turun dari mobil, tepat juga mobil mutiara sampai, Daddy Aditya berjalan menghampiri Mommy Claudya lalu memeluknya dan mencium kening mommy Claudya lumayan lama, hingga suara teriakan mutiara membuyarkan semuanya.


"Daddy, cinta pertama mut" teriak mutiara, dan langsung memeluk Daddy Aditya


" Daddy barusan sampe?" Tanya mutiara saat sudah dipelukan Daddy Aditya, posisinya saat ini Daddy Aditya diapit oleh dua bidadarinya di sebelah kanan Mommy Claudya dan disebelah kiri mutiara


" Iya sayang, mut dari mana hmm?" Tanya Daddy Aditya


" Mut abis dari perkebunan daun kelor dad" jawab mutiara memeluk lengan Daddy Aditya dan membuat mommy Claudya kesal,


bagaimana tidak kalau Daddy Aditya sudah dengan anak gadisnya, siapa lagi kalau bukan mutiara serasa dunia ini hanya milik mereka berdua tanpa ada lagi penghuninya dan mommy Claudya hanya sebagai pendengar saja. Tapi walaupun begitu mommy Claudya sangat bahagia karena mutiara dekat dengan daddynya, mungkin banyak orang yang berkeinginan anaknya dekat dengan orang tuanya, tetapi anak tersebut tidak mau.


"Kenapa mut kesana sayang?" Tanya daddy Aditya


" Mut dan teman teman mau membuat puding daun kelor dad" jawab mutiara masih memeluk Daddy Aditya, Daddy Aditya hanya menganggukkan kepalanya mengerti


" Dah yuk kita kedalam, abis itu bersih bersih dan kita makan malam. Mommy tadi masak untuk makan malam" ucap Mommy Claudya, lalu mereka masuk kedalam mansion nya.


β€οΈπŸ’›πŸ§‘πŸ€πŸ–€πŸ€ŽπŸ’œπŸ’™


Mutiara masih setia memeluk lengan daddy Aditya, yang membuat Mommy Claudya kesal


" Hey mutiara Al-Gibran lepaskan lengan suamiku" ucap mommy Claudya kesal


" Dia juga Daddy mut mom" jawab mutiara santai


" Tetapi dia milikku bukan milik mu" jawab mommy Claudya yang tak mau kalah


" Makanya menikah biar kamu ada suami, jangan terus terusan mengambil suami ku" ucap mommy Claudya yang bertambah kesal, tapi mutiara menanggapinya hanya acuh


" Hey Claudya Al Gibran jangan mencoba coba memengaruhi otak anak ku" ucap Daddy Aditya Menatap mommy Claudya


"Ya udah deh kalau gitu mut kekamar aja deh, mommy gak asik cemburuan" ucap mutiara berjalan meninggalkan kedua orang tuanya berjalan menuju kamarnya


" Mutiara Al Gibran" teriak mommy Claudya, sedangkan mutiara hanya acuh.


Mutiara juga meninggalkan kedua orang tuanya begitu saja karena perutnya masih terasa sakit dan dia ingin cepat cepat ke kamarnya untuk mengurangi rasa sakitnya.


"Astaga anak itu" ucap Mommy Claudya


" Daddy juga kenapa mutiara dibelain terus?" Tanya Mommy Claudya, cemberut


" Mommy sayang, maafin Daddy ya makanya mommy jangan menyuruh mutiara menikah menikah dan menikah dia itu masih kecil mom" ucap Daddy aditya memeluk mommy Claudya dari belakang


" Tapi dad mut itu udah dewasa, mommy dulu aja nikah umur berapa coba?" Tanya mommy Claudya


" Kan beda mommy sayang, dah yuk kita kekamar Daddy mau mandi bareng" ucap Daddy aditya tersenyum


" Jangan macam macam , mommy masih kesel lagian apa Daddy tidak capek?" ucap mommy Claudya, Daddy Aditya hanya menggelengkan kepalanya.


" Mom, perut mut sakit mom. kalau mommy sudah sama Daddy tolong bantu mut mom" teriak mutiara dari kamarnya yang hanya mengeluarkan kepalanya


" Mutiara kenapa mom?" Tanya daddy Aditya


" Biasa dad, penyakitnya wanita tiap bulan" ucap mommy Claudya


"Ya udah Ayuk cepet kita bersih bersih dulu, nanti mommy mau kekamar mutiara" ucap mommy Claudya.


Lalu Daddy Aditya merangkul pinggang Mommy Claudya, dan mereka berjalan menuju kamarnya...