
Seminggu sudah berlalu, kini Zayn dan mutiara semakin dekat seperti saat ini Zayn menyempatkan untuk makan siang bersama mutiara di restoran milik mutiara. Tidak lupa juga sang asisten tidak akan pernah tinggal kemana pun bosnya pergi...
" Zayn, mau pesan apa?" Tanya mutiara
" Samain aja mut" jawab Zayn
Mutiara mengangguk mengerti, lalu dia beralih melihat Andra
" Maaf tuan Andra anda mau memesan apa?" Tanya mutiara
" Aku lagi kepingin makan steak, emm aku stek saja nona" jawab Andra
" Baiklah" lalu mutiara berjalan menuju dapur
Tak lama kemudian mutiara kembali bergabung bersama Zayn dan Andra
" Mut, apa kamu mau weekend ini menemani aku jalan?" Tanya Zayn, sebenarnya Zayn sudah lama ingin mengajak mutiara untuk kenal lebih dekat, tapi dia tidak berani untuk itu. Tetapi Andra mendesek zayn untuk mengatakan itu, lalu Zayn pun memberanikan diri untuk berbicara kepada mutiara...
Flashback on
Sebelum ke restoran mutiara, Andra dan Zayn duduk diruangan Zayn menunggu waktu makan siang, setelah tadi mereka melakukan meeting dengan klien...
Kini mereka duduk seperti sahabat bukan seperti atasan dan bawahan ataupun adik kakak
" Ndra sebenarnya aku sudah lama ingin mengajak mutiara untuk kenal lebih dekat" ucap Zayn sambil meletakkan kakinya diatas sofa,
" Kenapa tidak anda dekati saja tuan" ucap Andra sambil menatap iPad ditangannya
" Entahlah ndra aku tidak mempunyai banyak keberanian, mengingat siapa dia dan kepercayaan kami, itu sangat mustahil ndra" jawab Zayn sendu, Andra yang mendengarnya pun ikut tersentak. Memang kalau dipikir kisah ayn ini sangatlah rumit, tetapi Andra percaya kalau mereka berdua berjodoh pasti akan tuhan berikan kemudahan jalan. Kalau nanti mereka memang bersatu, salah satu diantara mereka harus mengalah...
" Apa tidak terlalu kekanak-kanakan, berjalan seperti itu?" Tanya Zayn
" Ya mau bagaimana lagi tuan, itu salah satu cara untuk mendekati wanita. Yah kalian juga jangan jalannya ketempat wahana anak anak" ucap Andra yang mencoba memecah ketegangan
" Sialan kamu" umpat Zayn
" Tetapi tuan, saran saya kalau nanti kalian memang tidak dapat bersatu jangan memaksanya, karena memang kisah kalian ini sangatlah rumit. Mungkin kalau saya saja yang diberikan kisah seperti ini, mungkin aku tidak akan sanggup tuan" ucap Andra menatap keluar
" Lebay kamu ndra" ucap Zayn lalu berdiri dari duduknya
Duarrr
Andra melototkan matanya, dia sudah berusaha payah untuk merangkai kata katanya agar Zayn mengerti, malah dia yang diberikan pengertian oleh Zayn. Rasanya Andra ingin sekali memukul kepalanya, tetapi apalah daya seorang Andra hanya mampu mengumpat tanpa mengeluarkan suara....
Lalu Andra pun berjalan mengikuti langkah panjang Zayn, bisa Andra pastikan tujuan Zayn saat ini adalah restoran mutiara...
Flashback off
" Nanti aku pikirkan dulu ya Zayn, kalau nanti aku tidak sibuk aku bisa menemanimu jalan" ucap mutiara tersenyum lembut menatap Zayn, Zayn pun semakin kagum dibuatnya
" Baiklah, aku tunggu kabarmu" ucap Zayn membalas senyum mutiara
"Ekhmm" andra berdehem, karena hidangan mereka sudah sampai dan mereka berdua masih mengobrol bagaikan dunia hanya milik berdua (eakkk🤣)
Lalu mereka makan dengan tenang tanpa ada yang mengeluarkan suara, kecuali dentingan sendok garpu yang beradu dengan piring kaca...