
"Eh,,, tunggu Kha ,kamu boleh kok tidur di kosan aku ,tapi maap di kosan aku cuma ada satu kasur, jadi nggak apa-apa kan kalau semisalkan kamu tidur di sopa ruang tengah ?"ucap Gea ragu-ragu
***
Kini Gea dan Shaka pun tengah ada di dalam kosan milik Gea, keduanya kini masih sama-sama merasa canggung dan masih saling diam sampai saat ini.namun beberapa menit kemudian Shaka pun langsung membuka percakapan terlebih dahulu ,mencoba untuk mengikis kecanggungan di antara dirinya dan Gea .
"Makasih Gea karena Lo udah izin gue tidur di sini malam ini "ucap Shaka tulus ,shaka sungguh merasa bersyukur karena Gea kini telah menolong nya dan mau memberikan ia tempat untuk bermalam.
"Oh,,,, iya sama-sama Shaka ! "ucapnya sambil tersenyum ke arah Shaka.
"Eh iya,,,,,kamu mau makan ? tadi aku sempet beli 2 bungkus nasi di depan sana . soalnya tadi itu aku mau kasih satu bungkus nasinya ke mang Amin yang jaga di depan sana ,cuma kemungkinan si mamang nya udah pulang ,kalo kamu mau dan gak keberatan makan aja nasi bungkus ini Kha , rasanya enak kok di jamin deh kamu bakal suka !"ucap Gea sembari menyodorkan bungkus nasi campur yang ada di tangannya ke hadapan Shaka
Namun bukannya menjawab ucapan panjang lebar yang di katakan oleh Gea .kini Shaka malah sibuk menatap Gea yang kini ada di hadapannya tanpa berkedip.
Gea yang sama sekali tak mendapatkan respon dari Shaka pun langsung kembali buka suara ,
"Ko malah ngelamun sih Kha ? kamu gak suka ya makan nasi kaya gini ?"ucap Gea yang kini tengah bertanya kepada Shaka
"loe jangan salah paham dulu Gea,gue suka ko makan nasi kaya gini ,karna gue juga sering makan nasi kaya gitu kalo lagi di luar rumah !!makasih sebelumnya Gea karna loe udah baik Sama gue ,bukan hanya ngasih gue tempat untuk tidur malam ini tapi loe juga udah kasih gue makan !"
"Gak papa lah Kha ,,,aku ikhlas ko ,lagian kamu juga udah baik sama aku .Apalagi tadi pas di sekolah kamu itu udah nolongin aku dari perundungan yang di lakukan oleh Keysha , Anggap aja ini sebagai ucapan terimakasih atas bantuan yang telah kamu lakukan ke aku tadi siang saat di sekolah "
***
Alarm bawa sadar Gea sudah terpasang dengan baik, sejak dulu dia memang terbiasa bangun pagi karena saat ia masih tinggal di Panti Asuhan ia terbiasa bangun di pagi hari untuk membantu ibu Nirwana memasak ataupun beres-beres di Panti Asuhan. baru setelahnya Gea mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah
Tapi karena sekarang ia tak berada di Panti Asuhan dia pun memilih mandi lebih awal. setelah selesai mandi Gea pun langsung pergi ke arah dapur karena pagi ini ia akan membuat nasi goreng untuk menu sarapan nya .
"Gea yang sudah selesai memasak pun langsung kembali menuju ke kamarnya dan bersiap untuk memakai seragam sekolah .
Setelah Gea sudah siap , Gea pun langsung menuju ke arah sofa ruang tengah Di mana kini Shaka masih tidur meringkuk di atas sofa kecil yang ada di kosan Gea berbalut kain tipis yang memang dijadikan selimut oleh Shaka , karena memang di kosannya Gea hanya memiliki satu selimut.
Dengan canggung, Gea pun kini langsung mencoba untuk membangunkan Shaka yang masih terlelap di atas kursi dengan cara menggoyangkan tubuh Shaka secara perlahan.
* Shaka bangun udah siang, kamu masuk sekolah kan hari ini? "ucap Gea
Saat membuka mata, yang pertama kali Shaka lihat adalah Gea ,karna Gea kini memang sedang ada di hadapannya karena dia sedang membangunkannya.
" Udah pukul 05.30 ! "ucap Gea sambil menatap jam tangan yang ada di pergelangan tangannya.
Shaka pun kini langsung bangkit dari tidurnya kemudian berlalu menuju ke arah kamar mandi milik Gea karena ia akan mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
Gea yang memang sudah lebih siap terlebih dahulu pun kini langsung menuju kembali ke arah dapur kemudian mengambil dua piring nasi goreng yang telah ia siapkan tadi kemudian dia pun membawa dua piring nasi goreng tersebut ke ruang tengah.
"Sudah siap ? "ucap Gea kepada Shaka yang kini sudah rapi dengan baju seragam yang telah ia pakai.
"Sudah "jawab Shaka singkat.
"Ya sudah ayo duduk dulu Kha,kamu sarapan dulu, tadi aku udah buatin nasi goreng nih buat sarapan kita pagi ini. sorry ya kalau semisalkan nasi goreng buatan aku ini nggak enak, karena aku masih belajar masak nya."ucap Gea sambil tersenyum manis ke arah Shaka
"Oke nggak papa, makasih ya sebelumnya karena lo udah baik banget sama gue! "ucap saka tulus
"iya sama-sama ,ayo cepetan duduk Ar kita makan , supaya cepat selesai karena Setelah itu kita langsung berangkat ke sekolah. "
Shaka pun langsung mengikuti perkataan Athaya duduk bersila di hadapan Athaya kemudian memakan nasi goreng buatan Athaya , saka sungguh tak menyangka jika wanita yang ada di hadapannya ini ternyata pandai memasak.
"Gimana ar ? sorry ya kalau masakan gue nggak enak!"ucap Athaya merasa bersalah ketika melihat arahan yang kini hanya diam saja setelah memakan suapan pertama nasi goreng ke dalam mulutnya.
"Menurut gue ini enak kok, jadi loe Jangan salah paham kalau barusan lihat gue diam sejenak saat makan nasi goreng buatan lo Gea.
Gue cuma heran aja dan gak nyangka kalau ternyata cewek seumuran lo itu bisa masak dan bahkan masakan nya pun bisa seenak ini."
Gea pun langsung tersenyum saat mendengar pujian yang dilayangkan oleh Shaka ,merasa senang karena ternyata masakannya itu disukai oleh Shaka.
Setelah keduanya selesai makan Gea dan Shaka pun langsung membawa piring kotor milik mereka masing-masing ke arah wastafel yang memang ada di dapur. kemudian mencucinya . setelah selesai dengan kegiatan mencuci piring mereka pun kini langsung mengambil tas dan berniat untuk segera pergi ke sekolah.
"Mau pergi ke sekolah ,,,,,?bareng sama gue aja Gea !"
"Hah,,,, pergi sekolah bareng? "Dia sedikit terkesiap, apakah barusan dirinya itu tidak salah dengar saat saka mengajaknya untuk berangkat ke sekolah sama-sama.
"Ya !"jawaban singkat
"Nggak usah Kak lagian aku nggak mau ngerepotin kamu, aku bisa cari ojo ataupun bus"ucap dia yang merasa tak enak Jika ia harus merepotkan Shaka , dan bukan itu saja Ghea juga takut jika nanti di sekolah ia akan menjadi bahan Bulian Kesya lagi, apalagi jika kasih tahu kalau ia berangkat sekolah dengan Shaka.