
"Tuh Kha liat tuh , itu tuh karyawan yang barusan gue bilang ke elo! "ucap Arif sambil menunjuk ke arah Gea .
Shaka pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah samping Di mana kini Arif sedang menunjuk ke arah karyawan baru yang sempat Arif bilang kepadanya barusan.
"Gea" ucap Shaka lirih namun masih bisa di dengar oleh Arif yang memang ada di sebelah Shaka.Saat melihat Gea yang kini sedang ada di cafe tempatnya bekerja .
"Lo kenal sama dia Kha?" ucap Arif merasa aneh saat barusan Shaka menyebutkan nama karyawan baru yang kini sedang membawa nampan ke arah meja pelanggan.
"Apa lo nggak salah? dia beneran kerja di sini?" ucap Shaka yang masih terus memandangi Gea yang kini ada di hadapannya namun Gea sama sekali belum melihat ke arah saka yang kini sedang menatapnya karena ia masih sibuk melayani pelanggan.
"Iya beneran lah Kha, lagian gue juga Tadi sempet denger kalau dia nanyain Kak Nara ke si Lani dan si Lani juga tadi sempat bilang ke gue kalau dia itu emang karyawan baru di sini
"Loe liat aja tuh seragamnya juga udah sama kaya seragam yang sama kita pakai sekarang.Yaitu seragam di kafenya Kak Nara "ucap Arif .
Shaka yang melihat Gea yang kini sudah kembali lagi ke belakang pun langsung ia ikuti karna jujur saja Shaka masih penasaran,karna bisa saja barusan ia salah lihat.Karna itu lah Shaka pun ingin memastikan sekali lagi .
"Loe kerja di sini Gea ?"ucap Shaka tiba-tiba saat Shaka kini ada di belakang tubuh Gea ,sontak saja Gea pun kaget saat tiba-tiba mendengar suara Shaka yang kini ada di belakang tubuhnya.
"Shaka ,,,kamu ngapain di sini ?"tanya Gea yang belum ngeh jika Shaka juga ternyata memang kerja di kafe kak Nara ,bahkan Gea pun Sama sekali tak melihat jika seragam yang Shaka pakai itu memiliki kesamaan dengan seragam yang sekarang ia pakai .
"Gue juga kerja di sini ."ucap Shaka yang kini menimpali ucapan Gea yang sedang berdiri di hadapan nya .
"Gak nyangka ya Kah , ternyata kita bisa sama-sama kerja di sini loh !"ucap Gea sambil tersenyum ramah ke arah Shaka yang kini ada di hadapannya .
"Eh,,,Shaka ini aku mau lanjut kerja lagi, soalnya sudah banyak pesanan yang harus di antar .Jadi gak enak kalo aku malah ngobrol di jam kerja kaya gini , Apalagi ini kan hari pertama aku kerja .Kalo gitu aku antar pesenam dulu ya Kha nanti kita lanjut lagi obrolan nya ,karna sekarang aku harus antar dulu pesanan makanan milik pelanggan "ucap Gea ,Gea pun langsung pergi mengantar pesanan makanan dan meninggalkan kan Shaka.
***
Sepulang dari restoran tempat kerja ,kini Gea Tengah menunggu angkutan umum yang lewat .Namun sudah setengah jam Gea menunggu , angkutan umum yang ia tunggu-tunggu pun belum juga datang .
Gea yang kini tengah duduk sambil menatap lurus ke depan karna hari ini ia merasa cukup lelah ,di hari pertama nya kerja ia juga harus ikut lembur dengan semua karyawan yang ada di cafe kak Nara karna memang hari ini banyak pengunjung yang datang.Saat Gea kini tengah melamun,tiba-tiba iamalah di kagetkan oleh suara motor sport yang kini telah berhenti di hadapannya.
"Loe kenapa masih di sini Gea ?loe mau pulang ? Ayo biar gue anterin loe, sekalian gue juga mau pulang !"tawar Shaka yang kini masih duduk menunggangi kuda besi kesayangan nya .Shaka tak tega melihat Gea yang kini masih duduk termenung di halte yang memang ada di depan dekat kafe pelangi.
"Gak usah Shaka ,aku bisa pulang sendiri kok ,lagian aku lagi nunggu angkutan umum jadi kamu gak perlu repot-repot anterin aku pulang Shaka !"ucap Gea yang merasa tak enak kepada Shaka
"Ayo lah Gea gue serius ,lagian ini tuh udah larut malam , biasanya di jam segini itu jarang jarang loh ada angkutan umum yang lewat ke sini udah larut malem kaya gini "ucap Shaka yang mencoba membujuk wanita yang ada di hadapannya itu .
"Kamu gak bohong kan Shaka ,ini beneran ya kalo di jam segini emang susah nyari angkutan umum."ucap Gea yang langsung di jawab anggukan oleh Shaka
"Udah ayo loe ikut gue aja ,biar gue yang anterin loe ,kerumah loe !"ucap shaka yang kini langsung menyodorkan helem cadangan milik nya kepada Gea ,yang memang selalu ia simpan di bagasi .
"Nih loe pakai ini dulu?"ucap Shaka sembari menyodorkan helem yang barusan ia ambil dari bagasi kepada Gea ,Gea pun langsung menerima helem tersebut dan memakai nya
kemudian Gea pun lekas naik ke atas motor sport milik Shaka .
***
"Makasih loh Shaka,karna kamu udah mau anterin aku pulang, Maap loh sebelumnya kalo aku udah ngerepotin kamu Kha ."ucap Gea yang kini masih menatap tak enak ke arah Shaka, karna Gea tahu jika Shaka juga seperti memang lelah sama seperti dirinya karna hari ini di kafe milik kak Nara itu begitu ramai pengunjung hingga untuk waktu istirahat semua karyawan pun hanya di gunakan untuk istirahat makan saja itu pun dengan waktu yang cukup singkat.Tapi dengan baiknya Shaka kini malah mengantar nya pulang walaupun Gea tahu keadaan Shaka sekarang seperti apa .
"Iya sama-sama udah sana loe masuk terus Istirahat."ucap Shaka yang kini masih duduk di jog motor nya sambil melihat ke arah Gea yang kini masih berdiri dihadapan nya.
"Oke kalo gitu aku tinggal dulu ya Kha , makasih atas tumpangan nya ,dan hati-hati di jalanan nya !"ucap Gea yang kini langsung masuk ke area pekarangan kontrakan milik nya .
***
Sesampai nya di halaman rumah besar milik Narendra Dirgantara Shaka Langsung memarkirkan motornya.dan bergegas masuk ke dalam rumah .
Sebenarnya Shaka merasa malas pulang ke rumah ini lagi , apalagi setelah kejadian tadi siang di mana terjadi perdebatan lagi antara dirinya dengan ibu tiri dan Kaka tiri nya ,yang memang selalu memancing mancing Shaka.
"Dasar anak sialan kamu ,dari mana saja kenapa jam segini baru pulang hah ?kamu Sama sekali gak malu, habis buat kesalahan dengan membuat anak saya kembali terluka,tapi dengan enak nya kamu malah kabur gitu aja bahkan pulang larut malam seperti ini !"wanita berpenampilan menor itu kini ber bersungut-sungut terhadap Shaka yang kini baru saja pulang kerja .
Shaka tahu mamah tiri nya itu memang sengaja membalikan pakta di hadapan Papahnya yang kini juga memang ada di sana yang sepertinya juga sedang menunggu kedatangan dirinya.
"Cukup mah jaga bicara mamah !"ucap Narendra yang tak suka jika istri nya itu berbicara kasar terhadap Shaka putranya.
"Terus aja papah bela dia Pah , padahal dia itu udah bikin anak kita sekarat Pah ,mamah bener-bener gak ngerti sama papah kenapa papah terus-terusan belain dia bahkan setelah dia melakukan kesalahan sepert tadi ."ucap Mira yang kini pura-pura terisak di hadapan suaminya itu .
Shaka yang malas melihat wanita licik yang pintar membolak-balik kan pakta pun , berniat untuk pergi meninggalkan perseteruan antara mamah tiri dan papah nya itu,namun baru saja Shaka berbalik akan meninggal mamah tiri dan papah nya pun langsung mengurungkan niatnya saat mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut papah nya
"Apa yang sudah kamu lakukan kepada Davin Kha?kenapa kamu melakukan kekerasan lagi terhadap Kaka kamu Shaka,papah sudah bilang jika ada masalah sebaiknya di selesaikan secara baik-baik tanpa harus adanya kekerasan!"ucap Narendra .
Mira yang mendengar ucapan dari suaminya itu langsung tersenyum senang,Karan ia merasa sudah menang kali ini.karna iya yakin jika Shaka kali ini akan di marahi habis-habisan oleh suaminya.