Revenge Of My Brother's Death

Revenge Of My Brother's Death
Di terima di sekolah Galaxy



"Gea janji Jika Gea akan pulang Bu, untuk menemui ibu dan Adik-adik di Panti, namun setelah Gea diterima di sekolah dan jika Gea sudah mendapatkan pekerjaan di sini .Gea mohon Bu agar ibu mengizinkan Gea untuk tinggal di Jakarta "ucap Gea karena tak mungkin Jika ia mengatakan kepada nirwana jika sebenarnya ia berada di Jakarta untuk mengusut kemati*n Kakak kembarnya yang ternyata bukan meninggal karena bun*h diri melainkan terbun*h di tangan seseorang.


"Ya sudah jika itu sudah menjadi pilihan Gea ,Ibu hanya bisa mendoakan Gea dari sini maafkan Ibu nak jika Ibu tak bisa memberikan uang untuk Gea selama di sana nak, Ibu hanya bisa mendoakan kamu dari sini."


"iya Bu terima kasih karena sudah mengizinkan Gea tinggal di Jakarta Bu tak apa-apa Bu, Ibu tak perlu khawatir Karena besok Gia akan langsung mecoba mencari pekerjaan di sini Bu Ibu doain saja agar Gea mendapat kemudahan dalam mencari pekerjaan."


"ya nak tentu saja ibu akan terus mendoakan Gea ,,,,,jaga diri baik-baik selama di sana nak ,jaga juga kesehatan jangan sampai kamu sakit di sana karena jika kamu sakit itu pasti akan membuat Ibu khawatir "


"ya Bu ,Gea pasti akan selalu jaga kesehatan Gea di sini !"


Setelah mengobrol cukup lama telepon pun ditutup oleh Gea karena ini sudah terlalu larut malam jika Gea terus mengobrol dengan ibu ,Gea kasihan kepada ibu Nirwan yang pastinya sudah cape ,karna Gea tahu pekerjaan ibunya dari siang hingga malam itu seperti apa, yang pastinya membutuhkan waktu untuk istirahat.


***


Sudah seminggu Gea berada di Jakarta sudah seminggu juga ia mengajukan beasiswanya di sekolah yang pernah almarhum Kakak kembarnya dulu tempati namun sampai sekarang masih belum ada panggilan dari pihak sekolah


"Apakah mungkin ya kalau aku nggak bisa masuk ke sekolah ke Gio?" ucap Gea yang merasa putus asa , mencoba menerka-nerka .


Namun saat Gea sedang melamun tiba-tiba handphonenya berdering menandakan jika ada sebuah panggilan masuk, Gea pun langsung mengangkat panggilan tersebut yang ternyata dari sahabatnya Vivi !.


"Hallo Gea,,,!"


"Ya hallo Vi ,ada apa Vi?"


"Gea aku bawa kabar gembira loh buat kamu,,,, selamat karena kamu besok udah bisa masuk ke sekolah Galaxy barusan Aku dapat kabar dari kepseknya langsung loh kalo kamu udah di terima di sekolah Galaxy! "ucap Vivian yang terdengar gembira di seberang sana


"Kamu beneran kan Vi ? kamu nggak lagi bohongi dan becandain aku kan Vi? "ucap Gea yang merasa senang atas kabar baik yang tiba-tiba ini, sehingga Gea dibuat tak percaya dengan ucapan sahabatnya itu


"Ya beneran lah Gea, aku sama sekali nggak bohong, kalau kamu nggak percaya kamu lihat aja nanti pasti cepat atau lambat kamu bakalan nerima pesan dari pihak sekolah"


"Alhamdulillah ya Allah,,,, makasih Vi atas informasinya, Aku beneran senang loh denger perkataan kamu barusan jika aku lulus dan bisa masuk ke sekolah tempat kak Gio dulu sekolah! "ucap Gea


"Iya sama-sama Gea .Ya udah kalau gitu aku tutup dulu teleponnya ya Gea, soalnya udah mau masuk kelas lagi nih ! "


"Oh iya Vi ,,,,semangat belajarnya dan terima kasih atas informasinya !! "


"Oke siap,,,mm sama-sama, bye Ghea sampai ketemu besok di sekolah Galaxy ya "ucap Vivian sebelum mematikan sambungan teleponnya.


****


"Kha nanti sepulang sekolah Loe mau latihan basket dulu atau mau langsung pergi kerja ke kafe Kak Nara?"ucap Dion


"Sorry Yon kayanya gue nggak ikut latihan deh hari ini Yon, karena akhir-akhir ini di cafe selalu ramai jadi gue kasihan sama yang lain kalau semisalkan gue nggak buru-buru ke sana gue juga nggak enak sama yang lain kalau gue suka dateng terlambat "


" Oh oke deh,,,,, gue juga mau ikut Loe ke cafe kak Nara , sama deh gue juga nggak pergi latihan hari ini soalnya gue juga suka males Kha apalagi kalau di lapangan nggak ada loe "


"Terus loe ikut gue ke sana mau apa coba? emangnya lo gak masuk kerja hari ini?"ucap Shaka sambil melirik ke arah sahabatnya


"Kerja kok, tapi gue mau isi daya baterai gue dulu sebelum gue kerja biar nanti kerjanya jadi tambah semangat kalau gue udah nengok bidadari surga gue! "ucap Dion sambil tersenyum ,karna ia sedang membayangkan wajah Nara.


"CK iya,,,, iya, syirik aja sih Loe kalo liat gue lagi mikirin gebetan ,makanya jangan jomblo mulu dong Kha, kayak gue dong cari gebetan " ucap Dion sambil memainkan alisnya menggoda sahabatnya.


"Terserah loe lah, asal loe bahagia. Loe lakuin aja apa yang Loe mau Yon!" ucap Shaka sambil geleng-geleng kepala dan berlalu meninggalkan Dion yang kini masih berdiri mematung


"Dih malah ninggalin lagi sekarang aja loe ledekin gue karena gue bucin ke cewek, kalau Loe juga udah nemu cewek yang bikin loe bucin akut baru nyaho loh !"teriak Dion sambil berlari menyusul Shaka yang memang sudah meninggalkannya.


Sedangkan di sisi lain seseorang yang melihat keakraban dua sahabat yang ada di hadapannya tersenyum mengejek


"CK,,,,, orang miskin itu emang cocok ya kalau berteman sama orang miskin juga , sama-sama nggak tahu malu, kelakuannya aja udah mencerminkan kepribadian miskinnya .Dasar udik !!"ucap Davin sambil menatap remeh ke arah Shaka dan Dion yang terlihat sudah meninggalkan kantin.


"Bos kapan nih kita ngerjain lagi tuh dua cunguk ?kita-kita udah nggak sabar nih buat bikin perhitungan sama mereka berdua , iya nggak bro ? "ucap Dendi yang kini bertanya kepada teman-temannya yang lain


" Yoi,,,"ucap Marco dan Regi secara bersamaan membalas ucapan Dendi


"Tunggu aja tanggal mainnya!"ucap Davin sambil menyeringai.


****


Esok hari pun tiba Kini Gea tengah bersiap-siap untuk menggunakan seragam sekolah Galaxy


"Huh,,,, akhirnya selesai juga, ayo Gea hari ini adalah hari pertama kamu sekolah. Jadi jangan sampai kamu terlambat di hari pertama kamu sekolah semangat Gea " ucap Gea yang memang memberikan semangat untuk dirinya sendiri.


Gea pun kini langsung segera keluar dari kontrakan kemudian berjalan menuju ke arah gerbang depan


"Surprise" ucap Vivian yang kini sudah ada di hadapan Gea


"Ya ampun Vi, kamu ini bikin aku kaget loh "ucap Gea sambil mengusap dadanya


"Kamu lagi apa di sini Vi?" ucap Gea menatap heran ke arah Vivian yang pagi-pagi sekali sudah ada di depan gerbang pintu kontrakan nya .


"Ya mau jemput kamu lah Gea , biar kita bisa berangkat ke sekolah sama-sama .Ayo cepetan naik ke mobil Gea biar kita nggak terlambat datang ke sekolahnya."


"Tapi kenapa kamu malah repot-repot jemput aku ke sini? aku jadi nggak enak loh sama kamu Vi! "ucap Gea yang merasa tak enak kepada Vivian.


"Udah aku bilang kan kita ini teman jadi kamu nggak usah sungkan sama aku Gea "ucap Vivian sambil merangkul pundak sahabatnya itu.


"Mm,,, makasih untuk semuanya Vi "ucap Gea tulus


"Iya sama-sama Geavanni "ucap Vivian yang langsung dibalas senyuman hangat oleh Gea


******


Sedangkan di tempat lain kini seorang ayah Tengah memanggil nama Putranya


"Shaka tunggu dulu nak, Papah ingin bicara sama kamu!" ucapnya Narendra Dirgantara kepada Shaka yang kini sudah siap untuk berangkat ke sekolah ,Saat mendengar panggilan dari papahnya Shaka pun langsung menghentikan langkahnya dan menengok ke arah Narendra.