Revenge Of My Brother's Death

Revenge Of My Brother's Death
Masuk kerja



"Sorry gue tadi nggak sengaja hingga bikin loe kayak gini " ucap Shaka yang merasa tak enak kepada Gea yang kini terluka karenanya.


"Iya nggak papa Kha, santai aja Lagian aku nggak apa-apa kok cuma lecet doang .Tapi lain kali kalau bawa motor itu lebih hati-hati ya Shaka ,bawa motornya jangan ngebut-ngebut kayak tadi ,karna itu bisa aja bahayain orang lain dan juga keselamatan diri kamu sendiri. Shaka"ucap Gea lembut.


"Sorry Gea soalnya tadi gue itu buru-buru.karna


gue mau ke cafe tempat gue kerja soalnya gue udah terlambat, karena tadi di rumah ada sedikit masalah yang membuat gue jadi terlambat , yang jadinya buat gue ngebut bawa motornya barusan karna gue pengen cepet sampe di cafe tempat gue kerja ."ucap Shaka yang kini merasa bersalah atas apa yang ia lakukan tadi , bahkan Shaka sama sekali tak berpikir jika kelakuannya itu bisa saja membahayakan orang lain dan juga dirinya sendiri.


Jujur saja ia masih kesal dengan kejadian di rumah nya tadi saat ia akan berangkat kerja Davin malah sengaja mencari gara-gara terhadap nya , hingga mengakibatkan perkelahian lagi yang ujung-ujungnya pun tetap Davin lah yang kalah oleh Shaka.


"Ya ampun Shaaka aku lupa, aku juga harus ke cafe tempat aku kerja sekarang! "ucap Dea yang kini teringat lagi dengan tujuannya saat ini, saat mendengar Shaka yang barusan membahas soal cafe kepada nya. "


"Aku duluan ya Kha, terima kasih sebelumnya karena barusan kamu udah obati luka di tangan aku ."ucap Gea tulus kemudian Gea pun segera berlalu pergi meninggalkan Shaka , menuju ke arah halte bus.


****


"Ya ampun aku terlambat setengah jam lagi ,apa enggak apa-apa ya kalau misalkan aku terlambat seperti ini, bahkan ini di hari pertama aku masuk kerja." sungguh Gea merasa tak enak kepada sepupu Vivian yang akan mempekerjakannya saat ini .


"Permisi kak Apa boleh tanya? apa pemilik restorannya ada? "tanya Gea kepada salah satu penjaga kasir yang ada di cafe tersebut.


"Apakah kamu pegawai baru yang direkrut oleh Mbak Vivian? "ucap penjaga kasir tersebut yang langsung dijawab anggukan oleh Gea.


"Ya sudah kalau gitu kamu ikut saya ya biar saya antar kamu ke ruangan Mbak Nara ! "ucap penjaga kasir yang kini sudah berjalan terlebih dahulu di hadapan Gea.


Gea pun kini langsung mengikuti langkah wanita tersebut menuju ke ruangan pemilik cafe yang nantinya akan menjadi tempat Gea bekerja.


Sesampainya di ruangan tersebut Gea melihat ke arah wanita cantik yang tengah duduk di sebuah kursi yang tersedia di ruangan tersebut, awalnya Gea merasa gugup karena di hari pertama ia masuk kerja ia sudah membuat kesalahan, dengan terlambat setengah jam.


"Nama Kamu Gea kan?" tanya wanita cantik yang kini ada di hadapan Gea


"Iya kak ,,,eh Bu !"Gea meralat ucapannya, karena Gea merasa sedikit bingung ketika memanggil atasannya itu, jika ia memanggil Kakak kesannya ia sungguh tidak sopan tapi jika ia memanggil Ibu rasanya juga tidak pantas karena wanita yang ada di hadapannya ini tidak terlalu begitu tua.


"Jangan panggil saya ibu, karena umur saya juga tidak terlalu tua, Kamu bisa panggil saya Kak Nara seperti yang lain! "ucap Nara .


" Ah iya,,,baik. ka Nara, sebelumnya saya minta maaf Kak di hari pertama saya bekerja saya sudah mengecewakan kakak karena datang terlambat.! "ucap Gea merasa tak enak kepada sepupu dari sahabatnya itu.


"Iya,,,,tidak apa-apa Gea,tapi saya harap hari ini kamu bisa langsung gabung kerja di cafe saya,


ya Gea, soalnya di cafe saya ini memang kekurangan pegawai , sedang akhir akhir ini selalu banyak pengunjung yang. Jadi hari ini juga kamu harus langsung siap masuk kerja untuk membantu yang lainnya"


"Baik kak Nara saya siap, terima kasih sebelumnya karena kakak sudah mempercayai saya untuk bekerja di sini Kak! "ucap Gea sambil tersenyum ramah kepada Nara


"Iya baik Kak kalau begitu saya mau mengganti pakaian saya dulu dengan seragam ini, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih karena kakak sudah mau mempekerjakan saya di sini ! .kalau begitu saya pamit dulu ke belakang Kak permisi"ucap Gea yang langsung dijawab anggukan oleh Nara.


***


Gea yang sudah selesai mengganti pakaian pun langsung keluar dari dalam ruangan ganti yang memang berdampingan dengan dapur,Gea pun menuju ke arah dapur yang ternyata di sana juga kini sudah ada kak Nara pemilik cafe Di mana tempat Gea bekerja sekarang.


Kini Nara pun langsung memanggil Gea yang sedang berdiri di depan toilet


"Ayo Gea ke sini, biar saya kenalkan dulu kamu pada yang lain" ucap Nara, kini Gea pun langsung melangkah ke arah Nara yang barusan memanggilnya.


"Semuanya kumpul dulu sebentar, kecuali di bagian pramusaji dan kasir kalau lagi sibuk dilanjut saja kerjanya, tidak usah ikut berkumpul "ucap Nara


" Oke sebelumnya perkenalkan ini Gea, dia pegawai baru yang akan membantu kalian mulai hari ini sampai seterusnya. "ucap Nara memperkenalkan Gea kepada karyawannya yang lain.


Gea pun langsung tersenyum ramah menyapa rekan rekan kerjanya, saat Nara memperkenalkannya kepada rekan kerja nya sekarang yang ada di area dapur.


"Gea jangan sungkan ya kalau kerja di sini, kalau semisalkan kamu ada sesuatu yang ingin ditanyakan, kamu bisa tanya pada senior-senior kamu yang sudah lama kerja di sini. atau mungkin kamu juga bisa langsung tanya-tanya kepada saya! "ucap Nara ramah


"Ah ,,,,,,iya baik kak Nara terima kasih sebelumnya atas pengertiannya.! "


"Iya sama-sama, Ya sudah kamu bisa mulai kerja sekarang dan bantu yang lain kalau gitu saya tinggal dulu ya soalnya saya masih ada pekerjaan yang memang harus segera saya selesaikan! "ucap Nara yang langsung dijawab anggukan kepala oleh Gea.


**""


"Khemm ,,,,,,kak Lo tau nggak kalo hari ini ada karyawan baru? "ucap Arif kepada Shaka yang kini sedang sibuk membereskan meja yang baru saja ditinggalkan pelanggan.


Shaka hanya menjawab pertanyaan yang Alif lontarkan dengan gelengan kepala saja karena


sungguh Shaka ini memang orang yang irit bicara jika dengan orang yang tidak terlalu dekat dengan nya .


Shaka malas jika harus menjawab pertanyaan apalagi jika pertanyaan nya itu sama sekali tak penting bagi Shaka , kini Shaka hanya sibuk membersihkan meja menghiraukan ucapan Arif yang masih kini masih mengoceh .


"Loe sama sekali nggak kepo Kha ? karyawannya itu cantik loh, tadi juga gue sempet ketemu sama dia ucap Arif yang kini masih diabaikan oleh Shaka yang Arif lihat masih sibuk dengan pekerjaannya.


Arif yang sama sekali tak mendapatkan jawaban apapun dari Shaka pun kini menyerah untuk bertanya, kemudian ia pun ikut diam dan fokus pada pekerjaannya membersihkan meja ,namun saat Arif melihat ke arah samping Gea pun kini datang dari arah dapur dengan membawa nampan pesanan pelanggan .


"Tuh Kha liat ,itu tuh kariawan yang barusan gue bilang ke elo !"ucap Arif sambil menunjuk ke arah Gea,


Shaka pun langsung mengalihkan pandangannya ke arah samping Di mana kini Arif sedang menunjuk kepada karyawannya baru yang sempat Arif Bilang ke padanya barusan.