
Gea pun mengangguk, kini seulas senyum pun terukir di wajah Gea kala mendapat respon dari teman sebangkunya walaupun teman sebangkunya itu bicaranya terkesan dingin dan kaku , tapi Gea sangat senang karena ternyata teman sebangkunya itu sama sekali tak membencinya seperti yang lain. Gea berpikir mungkin saja teman sebangkunya ini menurut Gea mungkin memang seorang yang irit bicara.
Suara bel pertama di sekolah pun kini sudah berbunyi menandakan waktu untuk istirahat bagi murid-murid.
"Akhirnya jam pelajaran pertama selesai juga" ucap ya bernafas lega pun melirik ke sebelah melihat Shaka yang ternyata sedang tertidur sambil menelungkupkan tangannya menjadikan tangannya itu sebagai alas kepalanya di atas meja.
"Ganteng banget sih kamu ini Shaka !"ucap Gea sambil menatap setiap inci wajah teman sebangkunya yang kini masih terlelap tanpa ada yang terlewat kan
"Astagfirullah Gea, sadar ,,,,, kamu ini apa apaan sih Gea, ngapain juga coba kamu malah curi-curi pandang ke cowok yang lagi tidur .Ingat sama tujuan kamu ke sekolah ini untuk apa Gea? "ucap Gea di dalam hati mencoba menasehati dirinya sendiri agar tidak terpancing oleh godaan apapun.
"Mendingan aku langsung ke kantin aja deh ,soalnya aku udah laper, mana Tadi pas berangkat ke sekolah nggak sempet sarapan lagi" ucap Gea yang langsung berlalu meninggalkan Shaka yang masih terlelap.
Gea pun langsung berdiri dari duduknya karena ia akan segera pergi menuju ke kantin.
Sesampainya di kantin Gea pun langsung memesan makanan yang memang dari tadi sungguh ingin Gea makan
"Bu pesan siomaynya satu sama teh tawarnya satu "ucap Gea sopan
" Iya Neng siap !! ditunggu sebentar ya Neng pesanannya! "ucap si ibu kantin" iya Bu "
"Lihat tuh target kita udah datang key "ucap Rena ketika melihat Gea yang terlihat sedang memesan makanan di area kantin.
"Leo liat aja Na , gue pastiin bakal bikin dia nyesel dan sujud di kaki gue Karena dia udah berani dan lancang deketin sakanya gue "ucap Kesya sambil menyeringai.
***
Parankkk
Terdengar suara benda yang jatuh menggema di ruangan kantin sekolah, semua orang pun kini langsung tertuju ke arah sumber suara tersebut .
"Loee ,,, berani-beraninya lu numpahin makanan low di seragam mahal gue cewek kampung! "ucap Kesya berteriak marah seolah-olah dirinyalah yang terlihat dirugikan di sini, padahal dirinya sendirilah yang sengaja menjebak dia agar masuk ke dalam perangkapnya.
"Maaf aku nggak sengaja barusan, temen kamu yang tadi tiba-tiba nyenggol aku, jadi aku "ucap Gea terhenti kalah Rena langsung memotong ucapannya
" Enak aja lo udah salah malah berani nuduh orang sembarangan lagi "ujar Rena sambil menatap sengit kepada Gea tak bisa dipungkiri kali ini dia benar-benar merasa takut dan gugup karena sudah dicat orang lain Jika dirinyalah yang sudah berbuat ulah di hari pertamanya masuk ke sekolah ini.
kini Keisha pun maju mendekati Gea dengan raut wajah penuh amarah tanpa banyak kata gadis itu langsung menarik rambut Gea sekeras mungkin, sehingga membuat kepala Gea mendongak ke atas
"Auh ,,, sakit tolong lepasin Aku "seru Gea namun Kesya sama sekali tak menghiraukan ucapan Gea ia Malah semakin menarik rambut Gea dengan keras.
Banyak orang yang melihat kejadian ini, namun di antara semua orang sama sekali tak ada yang ingin menghentikan Kesya karena mereka sudah tahu siapa sosok Keisha Yunita Arsela itu. yang tak lain Ayahnya adalah seorang yang salah satunya pemilik saham di sekolah Galaxy
"Sakit yak minta di lepasin ? "ucap Kesya sambil menyeringai ,sayang nya gue nggak sebaik yang loe kira, apalagi loe yang udah musik gue duluan . Hadi loe harus terima konsekuensinya cewek kampung "bentak Kesya kepada Gea yang membuat Gea semakin takut.
"Lo pikir dengan kata maaf Loe itu bisa balikin seragam gue, balik seperti semula? cewek kampung kayak loe nggak bakalan mampu ganti seragam gue, meski loe jual harga diri loe sekali pun. Loe nggak bakalan mampu ganti seragam gue ini udik !!'ucap Kesya sambil menoyor Kepala Gea .
"Lalu aku harus bagaimana untuk menebusnya? "tanya Gea ragu Kesya pun langsung menyeringai kala mendapat jawaban yang memang dari tadi ia tunggu-tunggu dari mulut cewek kampung yang ada di hadapannya.
Kemudian Kesya pun melepaskan tangannya dari rambut Gea dengan sigap Rena pun langsung memberikan tisu basah kepada Kesya untuk membersihkan tangan Kesya karena habis terkena rambut Gea.
"Yang pertama loe harus cium kaki gue, dan yang kedua gue minta loe jauhin Shaka jangan sampai Loe kegatel*n sama gebetan gue , yang ke dua gue juga mau lo pindah dari bangku saka, karena gue nggak mau saka duduk berdampingan sama cewek udik yang kegatelan kayak loe "jawab Kesya ketus
"Heh, kenapa loe masih diem di situ hah? apa loe nggak denger barusan Kesya bilang apa? "imbuh Rena membentak Gea
Loe itu cuma anak baru yang miskin, pasti loe belum tahu kan siapa Kesya? Kesya itu adalah ratu di sekolah Galaxy, jadi loe cewek udik loe itu harus ikutin semua perkataan Kesya ,tanpa ada penolakan, kalo loe gak mau jadi target Kesya selanjutnya .
"T tapi "ucap Gea terhenti, entahlah melawan pun Gea tak mampu,rasanya Gea ingin menangis kali ini.
Mencium kaki ibu kandungnya sendiri saja hingga Gea sekarang berumur 17 tahun, Gea tidak pernah dan yang lebih parahnya ia malah disuruh mencium kaki orang lain yang Bahkan seusianya
"Gue hitung sampai 3 kalau loe belum lakuin apa yang gue bilang tadi, loe siap-siap aja kalau lo bakalan dikeluarin dari sekolah ini" tegas Kesya sekali lagi.
Kini Rena sudah menahan kedua tangan Gea dan menuntun Gea membungkuk untuk mencium sepatu Kesya, Kesya yang melihat itu pun langsung tersenyum senang karena sebentar lagi rencananya pasti akan berhasil untuk membuat cewek kampung itu takut padanya.
Di sisi lain kini Dion yang baru saja memasuki area kantin tiba-tiba dikagetkan dengan begitu banyaknya orang yang berkerumun yang entah sedang melihat apa , Dion yang kepo pun langsung bertanya kepada salah satu temannya yang memang ada di sana .
"Woy ,,,, ada apaan sih ko rame-rame? "tanya Dion bertanya kepada salah satu orang yang ada di sana
" Itu Yon si Kesya biasa lagi bully anak baru lagi"ucap salah seorang siswa yang dari tadi menyaksikan perundungan yang dilakukan Kesya terhadap Gea
"Gila ya tuh si Mak Lampir gak ada kapok-kapoknya, selalu aja bikin masalah "ucap Dion yang memang tak suka dengan kelakuan Kesya yang menurutnya itu sangat keterlaluan .
"Ada apa Yon kok rame-rame gini sih?" ucap Shaka yang baru masuk ke area kantin karena sebelumnya dia habis dari toilet mencuci muka terlebih dahulu, sesudah bangun tidur
"Itu si Kesya bully lagi anak baru, emang dasar ya tuh si mak Lampir gak ada kapok-kapoknya ,kerjaannya cuma bikin masalah mulu "ucap Dion dengan nada yang kesal
" Murid baru? "gumam Shaka dalam hatinya, mengingat murid baru tiba-tiba saka teringat dengan teman sebangkunya yang baru masuk sekolah hari ini.
"apakah mungkin?" saka yang tadinya malas berurusan dengan Kesya , namun ketika ia teringat pada Gea teman sebangkunya pun menjadi penasaran dan membelah kerumunan untuk memastikan.
Dan benar saja ternyata wanita yang sedang dituntun untuk mencium kaki Kesya itu adalah wanita yang sekarang jadi teman duduknya.
"Kesya cukup "ucap Shaka menggema di ruangan kantin, Shaka pun langsung menghampiri Kesya yang sedang merundung murid baru yang tak lain adalah teman sebangkunya Shaka sekarang.