REVANGE TIME

REVANGE TIME
Moon



"pergilah"


Cristal berjalan pergi dan duduk ditepi sungai melihat Moon


"em...."


"keinginanku yang belum tercapai?"


"sebenarnya ada..."


"aku masih menunggu untuk bisa bertemu lagi dengan seseorang"


wajah Moon terlihat sangat sedih, dan jawaban Moon itu membuat para penggemar gempar "apakah pacarmu" itu adalah komentar paling banyak yang mereka berikan


"bukan bukan pacar"


"orang yang dari dulu selalu kutunggu"


"oh tuhan ada apa ini"


tulis salah satu penggemar


"idolaku"


tulis yang lainnya, melihat itu Cristal yang memang sudah berencana ingin kembali ke negara X sedikit menghibur adiknya itu


"kau tahu aku sebentar lagi akan kembali tunggulah sampai jumpa di negara X"


tulis Cristal tanpa dia sadar akun yang dia gunakan adalah akun pengawalnya dan sontak saja live itu menjadi heboh


"ha apa ini?"


"apa kalian melihatnya?"


"itu akun laki-laki"


"siapa pria itu?"


Moon juga melihatnya dan mengira bahwa itu adalah penggemarnya yang iseng


"sudahlah itu mungkin hanya bercanda"


"sudah dulu ya"


"da...."


"love you all"


Moon mengakhiri livenya dan keluar dari kamar


"mana manggaku?"


"apa?"


"tadi kau bilang makan saja"


"jadi kumakan saja"


"Nuri....."


"iya itu ada didalam kulkas ambil sendiri"


"terimakasih nuri"


saat menikmati mangganya


"mo...moo"


"lihat ini!"


"apa yang kau katakan tadi?"


"apa?"


"ya ampun cepat sekali artikelnya keluar"


Nuri memukul mo


"aaa"


"sakit"


"kau ini sudah kubilang jangan mengatakan kata-kata ambigu saat live"


"aduh"


"kau ini membuatku pusing saja"


berita tentang kisah asmara Moon langsung menyebar


"bagaimana ini para wartawan itu pasti akan mengejar"


"tidak perlu pusing kan aku juga sudah bilang mungkin itu adalah fans yang iseng saja"


"tapi itu terlalu kebetulan kau tahu"


"lagian kenapa kau bilang sedang menunggu seseorang"


"kau mau kemana lagi?"


"aku akan jalan-jalan dengan Kevin"


"kau ini bagai mana kau menyelesaikan ini?"


"kan ada kau"


moon langsung pergi ke kamar untuk bersiap dan beberapa menit kemudian Kevin datang


"hai Nuri mana Mo?"


"diatas"


"baiklah"


Kevin juga naik keatas lalu mengetuk pintu Moon


"apa lagi Nuri?!"


sambil membuka pintu


"Kevin!"


"masuklah"


"apa kau sudah siap mo?"


"iya sebentar aku ambil hp dulu"


Kevin memeluk Moon dari belakang


"kau tahu perkataanmu dilive tadi membuatku sedikit cemburu"


"ayolah Kev kau sangat tahu siapa yang kumaksud"


"tapi komentar itu"


"aku juga berharap itu benar-benar kakak"


sedangkan Cristal


"Mike bagaimana film kita?"


"semua berjalan lancar nona minggu depan syutingnya akan dimulai dan nona akan bertemu dengan nona Moon"


"bagus kalau begitu kita pulang ke negara A dulu"


"mengunjungi kakek"


"Cris!!!"


"kau kemana saja lihat aku sudah memotret nya"


"mana punyamu?"


"Won pergilah"


"jadi aku menang?"


"bagaimana dengan taruhan kita?"


Cristal menatap tajam pada Mike


"oo"


"ada apa ini"


"ini salahku nona maafkan aku"


"aaah pergilah kalian semua"


"mike kenapa dia marah?"


"tadi aku memanggilnya dan membuat semua burung itu terbang"


setelah itu Cristal kembali ke negara A dirumah Moon


Nuri melihat Moon dan Kevin sedang berduaan, lima hari setelah itu Nuri mengajak Moon untuk pergi makan malam di restoran tepi danau yang terkenal di sana


"Mo nanti malam kita diundang oleh tuan Kim untuk makan malam di restoran air jernih"


"didanau Syu?"


"em"


"nanti Hany juga akan ikut"


"baiklah"


"makan malam saja kan?"


"iya"