REVANGE TIME

REVANGE TIME
berani?



" siapa Zan Mosi?"


"sepertinya aku pernah mendengar nama ini"


"tapi dimana?"


"Mike?!!!"


"......."


tak lama Mike datang


"ada apa nona?"


"selidiki orang ini dalam 20 menit!"


"baik"


setelah 20 menit


"nona"


"bagaimana?"


"pria ini adalah jendral angkatan laut negara X"


"dia adalah salah satu orang penting yang dekat dengan raja"


"dia juga berkecimpung dalam dunia bisnis"


"baru-baru ini nona juga pernah bertemu dengannya"


"dimana?"


"diacara amal"


"kapal pesiar tiga bulan lalu"


"dia mengajukan beberapa kerja sama dengan kita"


"tapi semuanya belum anda setujui"


"emm"


"dan juga..."


"..."


"saat menyelidiki tuan Kim dan Lim kami menemukan bahwa dia berhubungan dengan Mosi"


"aku mengerti"


"apa itu saja perkembangannya?"


"em"


"nona Nuri manager nona kedua tepat 2 hari sebelum kejadian menerima transferan dalam jumlah besar dari seseorang"


"baiklah kirimkan semua datanya padaku dan aturkan pertemuanku dengan mereka satu persatu"


"buat seolah-olah bertemu tanpa disengaja"


"baik nona"


"jika aku tahu kejadian sebenarnya kalian tidak akan membayangkan apa yang akan terjadi"


ucap Cristal dalam hati, malam hari itu Cristal pergi berjalan-jalan ditaman tanpa disengaja disana juga ada Nuri yang tengah duduk memainkan hpnya, tentu saja Cristal langsung menghampirinya


"hai boleh aku duduk disini?"


"em tentu silahkan"


Cristal hanya menatapnya dengan jijik dibalik masker


"maaf nona apa kau mengenalku?"


"yaah"


"tentu saja"


"maaf?"


"aku sebenarnya ingin menemuimu"


"tapi Tuhan sangat baik padaku sehingga kita bertemu sekarang"


"aku ini orang sibuk jadi langsung saja ke intinya"


"aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Moon"


"kau berbohong sedikit saja kau tidak akan membayangkan akibatnya"


"apa kau mengancamku?!"


"memangnya siapa kau!"


kristal membuka maskernya


"hhhh kkkkau"


"aku tidak punya banyak waktu"


"jadi lebih baik katakan dengan jelas atau?"


"tidak!"


"aku sungguh tidak tahu apa-apa"


"oh begitukah?"


"kalau begitu 2 milyar yang kau terima itu untuk apa?"


"apa hanya orang kaya salah transfer saja?"


"apa kau kira aku bodoh?"


"sampai melewatkan dirimu seperti polisi disini"


Nuri langsung lari meninggalkan Cristal


"halo Mike"


"ya nona"


"kau masih disekitar taman kan?"


"iya nona saya 50 meter darimu"


"baik tangkap wanita itu"


"dia lari kearah timur"


"baik nona"


tim Cristal langsung mengejar Nuri, Nuri yang tidak tahu melihat Cristal tidak mengejarnya mulai perlahan-lahan berhenti dan berjalan menuju halte. baru saja bisnya datang tim Cristal langsung membawanya


"hei siapa kalian?"


"lepaskan aku"


beberapa orang yang melihat tidak berani melakukan apa-apa, sedangkan Cristal


"nona dia sudah dibawa ketempat yang anda suruh"


"emm aku akan menemuinya lagi nanti"


"baik nona"


"dua hari lagi tuan Mosi mengadakan pesta ulang tahun istrinya dan mengundang anda"


"kalau begitu kita harus mempersiapkan kejutan besar"


keesokan harinya Cristal terlebih dahulu menemui tuan Kim di gym


"halo nona apa kau tidak susah bernafas?"


"saat olahraga tidak baik menggunakan masker"


"tidak apa-apa"


"lepas saja kau pasti sangat cantik"


"begitukah?"


"tapi saat kubuka nanti kau pasti akan terkejut"


"tidak akan"


Cristal membuka maskernya dan menatap wajah Toni Kim, itu membuatnya sangat syok dan takut


"ada apa denganmu?"


"bukankah sudah kubilang kau akan terkejut"


"sekarang kenapa diam saja?"


"kau..."


"kau nona Tang!"


"jadi kau belum mati?"


dengan cepat Toni mencekik leher Cristal dan memojokkannya Kedinding


"jadi dugaanku benar"


ucap Cristal dengan santai dan dalam sekejap ekspresi wajahnya berubah menjadi sangat serius