
Cristal membalikkan serangan Toni
"kau tahu tuan Kim sebenarnya aku hari ini hanya sedang memastikan kecurigaanku"
"lebih baik katakan yang sebenarnya padaku agar kematianmu tidak begitu menyedihkan"
"kau!!!"
"....."
"sepertinya tidak mau ya"
"baiklah"
"mike!!!!"
mike segera datang
"bawa dia"
"baik"
pengawal Cristal langsung menangkap dan menutup mulutnya
"hei apa yang kalian"
"mmmmm......"
Toni dibawa ke sebuah rumah sakit jiwa tempat Nuri juga disekap. rumah sakit itu merupakan salah satu rumah sakit milik Cristal, kamar itu terdapat dilantai paling atas yang bahkan kepala rumah sakitpun tidak diizinkan kesana tanpa izin Cristal. saat memasuki ruangan Toni melihat Nuri dalam keadaan kedua tangan dan kakinya dirantai beberapa bagian tubuhnya terluka dan berdarah, sehingga membuat dia ketakutan
Cristal duduk dikursinya sedangkan Toni masih dipegangi oleh orang-orang Cristal
"bangunkan dia!"
salah seorang anak buah Cristal menyiramkan air pada Nuri sehingga membuatnya langsung tersadar
"apa tidurmu nyenyak?"
Nuri sangat ketakutan dia menangis dan memohon pada Cristal
"tolong"
"tolong lepaskan aku"
"....."
"aku akan memikirkannya jika kau mengatakan apa yang kuinginkan"
"......"
"oh masih kurang?"
"ambilkan pistolku!"
Cristal menembak tapi dia sengaja meleset
"sebelumnya anak buahku hanya main-main"
"tapi aku"
"lain kali tidak akan meleset"
Nuri sangat takut
"tidak tidak tidak"
"baik aku akan bilang"
dalam pikiran Toni
"wanita ini sudah gila sial sekali aku berurusan dengannya"
"katakan!"
"sebenarnya aku sangat marah pada Mo"
"aku dan Kevin adalah sahabat dari dulu"
"tapi dia malah bersama dengan Mo"
"lalu...."
"aku teringat ada pesan yang masuk padaku"
"pesan itu bilang ada orang yang ingin menemui Mo"
"aku tau persis apa maksud dari pesan itu dalam dunia entertainment"
"jadi aku mengiyakan"
"lima menit kemudian uang itu langsung masuk"
"dan pesan kedua langsung muncul"
"mengatakan lokasinya"
"lalu mereka mengajak Mo naik boat"
"tapi aku disuruh tinggal"
"hanya itu saja"
"selanjutnya aku tidak tahu apa-apa"
"aku bersumpah"
"dengan kata lain kau menjual adikku karena cemburu"
"aku benar-benar menyesal"
"aku mohon nona lepaskanlah aku"
Cristal tidak pernah mengasihani siapapun jadi dia menghubungi seorang temannya dari negara B dan mengaktifkan speakernya
"yo Chris"
"sudah lama kau tidak menghubungiku"
"ada apa?"
"apa kau butuh orang baru?"
"haaah?"
"apa kau bangkrut?"
"sialan kau Eric"
"seorang yang menjual orang lain menurutmu bagaimana aku bisa menghukumnya?"
suara ditelfon berubah menjadi serius
"aku mengerti orangku akan menjemputnya"
"aku ingin dia merasa lebih baik mati daripada hidup"
"aku mohon jangan"
"lepaskanlah aku nona"
"apa kau berbicara didepannya Chris?"
"yo.."
"nona asal kau tahu kau salah berurusan dengan orang"
"sekarang hidupmu sudah berakhir"
Cristal mematikan telfon
"bawa dia!"
pengawal lainnya menyeret Nuri keluar dan sekarang tinggal Toni dan Cristal
"see?"
"sekarang giliranmu"
"aku tidak punya banyak waktu cepat!!!"
"buka penutup mulutnya"
anak buah Cristal membukakan
"tolong jangan"
"kau tidak akan sanggup melawannya"
"hahahaha....."
"kau meremehkanku tuan Kim"
"katakan"
"oh simple saja"
"dimana rekaman cctv boat?"
"itu...."
"oh tidak bicara"
"sudah kubilang aku tidak punya waktu"
Cristal langsung menendangnya dia sangat emosi
"ikat dia ditempat tidur!"
anak buah Cristal langsung melakukannya meskipun Toni memberontak, setelah itu Cristal memakai sarung tangannya