REVANGE TIME

REVANGE TIME
pembunuh bayaran



malam itu juga Cristal datang kekantor polisi dan menemui polisi yang bertanggung jawab menanganai kasus itu


"nona ada keperluan apa nona mencari saya?"


"pak apakah itu benar-benar hanya sebuah kecelakaan?"


"nona apa maksudmu?!"


"apa kau mengatakan kami berbohong?!"


"kau tahu..."


"aku ini bukan orang yang baik"


"apa kau mengancamku?!"


"siapa kau?!"


"kau akan segera tahu siapa aku"


lalu Cristal meninggalkan ruangan diluar ia melihat polisi Gwang dan polisi bodoh waktu itu sedang istirahat diluar gedung polisi


"apakah ini kerjaan polisi senior sekarang?"


"kamu siapa?"


"berbicara sembarangan dikantor polisi"


"pantas saja sistem kalian diretas"


mereka berdua masih belum menyadari bahwa itu adalah anak yang pernah membantu mereka dulu. keesokan harinya Cristal mengadakan konferensi pers resmi yang dihadiri oleh banyak sekali wartawan walaupun mereka belum tahu siapa sebenarnya orang yang mengundang mereka


"baiklah kita mulai sekarang"


para wartawan memfokuskan kamera mereka


"nona silahkan"


Cristal datang menggunakan stelannya seperti biasa sebagaimana mestinya seorang CEO, celana bahan hitam pendek blezer hitam dan tangannya digulung keatas heels, jam tangan dan aksesoris lainnya dia tampak begitu cantik dengan rambutnya yang tergerai


"pagi semuanya"


"maaf kalau saya menyita waktu kalian sebentar"


"terlebih dahulu saya akan memperkenalkan diri terlebih dahulu"


"mungkin kemarin ada yang bertanya-tanya siapa itu yang hadir di acara penghormatan maupun pemakaman Tang Mo"


"dia adalah saya sendiri Cristal Lee CEO utama club M"


"kenapa club M bisa datang jauh-jauh dari negara A kesini hanya karena seorang aktris?"


"jawabannya simple"


"karena Mo adalah cucu kedua dari pemilik club M tuan Lee Xiaonan"


"itu saja terimakasih"


saat itu Jayden juga ada disana dan langsung menghampiri Cristal saat semua telah selesai


"tuan bolehkah saya menemui nona Cristal sebentar saja"


"maaf tidak bisa"


"nona sedang...."


"ada apa ini?!"


"Cristal!"


"kau Cristal kan?"


"apa kau mengingatku?"


"maaf?"


"oh maafkan aku"


"kukira kau adalah sahabatku Cristal"


"mungkin hanya perasaanku saja"


"maafkan saya nona"


Cristal tidak tau itu adalah Jayden. dilain sisi seseorang mulai merasa gelisah dalam kasus ini karena kasus ini, karena mereka tidak pernah menyangka bahwa Moon berhubungan dengan club M


"mana laptopku?"


"ini nona"


Cristal mulai mencari bukti-bukti tentang Moon karena ia yakin Moon bukan kecelakaan, ia juga mengirimkan foto moon pada seorang ahli forensik yang ia kenal didunia bawah. walaupun dilihat dari luar Cristal adalah gadis super kaya biasa tapi sebenarnya ia salah satu orang paling dihormati dalam kelompok pembunuh bayaran. ia biasanya bekerja sendiri tidak ada anggota lain yang benar-benar pernah bertemu dengannya, tapi semua orang ketakutan saat mendengar namanya karena dia hakers profesional, pembunuh sadis dan misinya selalu berlevel S dimana hanya sedikit pembunuh yang berani mengambil misi itu tapi ia tidak pernah sekalipun gagal dalam misi, jago beladiri dan seorang penembak jitu yang misterius. kakek bahkan tidak tahu itu semua, dan tidak seorangpun tahu jati dirinya.


setelah menerima foto dari Cristal, Rayan biasa juga dipanggil Rai langsung menghubungi Cristal, saat ia berhubungan dengan orang-orang kalangan pembunuh Cristal akan membuat kameranya gelap dan suaranya diubah otomatis di laptopnya agar dia tidak dikenali


"Chris sudah lama sekali kau tidah pernah menghubungiku"


"foto yang barusan kau kirimkan apa maksudnya?"