PLEASE DON'T GO

PLEASE DON'T GO
episode 11 Kelas 11 IPA



Leandra yang telah kembali kekelasnya.


"Ada anak baru ya?" Tanya Jhonny


"Iya" jawab Lean sambil menumpu wajahnya dengan sebelah tangan


"Cantik nggk?" Tanya Jhonny


"Cantik" jawab Lean


"Satu orang?" Tanya Jhonny lagi


"Enggak, 2 orang, satunya cowo" jawab Lean seadanya


"Udah jangan ngurusin itu, ini acara urus" ucap Mark


"Ah iya,gue lupa kasih tau mereka kalau nanti ada acara" Lean bergegas keluar dan tidak jauh dari kelasnya itu ia malah berpapasan dengan Ize dan Chiko begitu juga guru Latina selaku wali kelasnya


"Maaf, kalian mau kemana?, Bu Latina, ibu juga?" Tanya Lean bingung melihat gurunya dengan murid baru tadi


"Ohhh Leandra, kamu perkenalkan ini anak baru di kelas kita" ucap sang guru pada Lean


" berarti mereka sekelas sama saya Bu?" tanya Lean


"Benar" jawab Bu Latina


"Ah, begitu" Lean


"Sudah, ayok masuk, pelajaran mau di mulai, lagipula ada anak baru harus perkenalan diri kan Leandra, Ayo" ucap Bu Latina yang kemudian berjalan memasuki ruang kelasnya yang di ikuti oleh Lean, Chiko dan Ize


Kelas yang tadinya masih riuh dengan gelakan dan suara semangat dari para murid di dalam sana tiba-tiba menjadi sangat sunyi ketika pintu depan kelas tersebut terbuka pertanda guru mereka telah masuk


"Selamat pagi anak-anak dan semoga semangat untuk pelajaran hari ini, sebelum kita masuk ke dalam materi pelajaran ibu ingin mengenalkan pada kalian dua murid baru yang berasal dari Kota L, kalian pasti tidak asingkan dengan kota L, Iyah kota yang terkenal dengan kepemimpinan terbesar tuan Albert dan tuan Vasilion sekeluarga sekaligus tetangga dari kota S kita ini" ucap Bu Latina dengan antusias menjelaskan pada muridnya


"Ckkk" decakan kecil tidak sengaja berhasil lolos dari bibir Ize di susul matanya yang dia tutup karna menahan kesal mendengar ucapan sang guru dari luar kelas tersebut


Berhasil membuat Chiko membulatkan matanya sempurna takut jika Lean menyadari hal itu


"Hehhehe" tawa Chiko ke arah Lean dengan sedikit senggolan kecil di tangan Ize hasil ulah dari Chiko(tanda memperingati)


Leandra hanya menatap mereka berdua dengan bingung, tapi sedikit merasakan keanehan pada Anize yang segera tidak ia perdulikan


"Leandra Ayo suruh masuk kedua murid baru kita" segera Ize dan Chiko masuk yang di susul Lean yang langsung menghampiri meja belajarnya sendiri


Ize dan Chiko segera berdiri di samping bu Latina yang tengah berbicara di depan murid-murid lain tersebut


"Baiklah kalian berdua ayo perkenalkan diri pada teman-teman kalian" ucap Bu Latina dengan semangat


"Halo teman-teman nama saya Chiko, semoga kita bisa berteman" ucap Chiko dengan nada yang lucu dan terkesan kekanak-kanakan


"Saya Anize, salam kenal" sambung Ize dengan datar dan kaku


Yang berhasil membuat semua murid di dalam kelas itu bungkam tidak bisa bicara dan merasa bingung termasuk Mark dan Jhonny


"Apa ada yang ingin bertanya?" ucap Bu Latina memecahkan keheningan tersebut


"Apa mereka saudara?, Bagaimana dengan marga?, Tidak mungkin kan jika tidak memiliki marga" ucap salah seorang murid di kelas itu yang terlihat angkuh dan arogan membuat Ize yang melihatnya dapat menebak bahwa sudah pasti itu lah bidak catur yang akan menjadi permainan pertama mereka (maksudnya : seorang pembully)


"Silahkan kalian menjawabnya" ucap Bu Latina


Sampai akhirnya Ize dan Chiko sempat bertatap dan saling mengerti satu sama lain


"Kami sepupu, dan benar, kami tidak memiliki marga" ucap Chiko sembari memainkan tali tas miliknya


"Berarti kalian orang biasa?" Tanya murid tadi


"Iyah kami orang biasa" jawab Chiko dengan menundukkan kepalanya


"Bagaimana bisa masuk ke sekolah ini, apa karna beasiswa?, Murid pintar yah Bu?" Tanya murid itu lagi


"Tidak" jawab Chiko masih dengan posisi yang sama


"Sudah, Daniel kamu diam, walaupun mereka orang biasa, tapi mereka ini rekomendasi langsung dari CEO Lee, jadi kamu jangan macam-macam yah" ucap Bu Latina dengan tegas namun terkesan santai dan hal itu berhasil membuat Daniel merasa penasaran dan merasa memiliki permainan baru untuknya pasti


"Baiklah kalo begitu ibu tinggal dulu, untuk mata pelajarannya, ibu serahkan pada Leandra dan Mark oke, Mark, Leandra sudah ia jelaskan kan tugas untuk hari ini!" ucap Bu Latina yang kemudian pergi dari kelas tersebut setelah mendapatkan anggukan mantap dari kedua pasangan ketua OSIS itu


Yang di ikuti oleh ize dan Chiko yang berjalan untuk duduk di meja berpasangan paling Belakang di kelas itu


Setelah Bu Latina yang hilang dari balik pintu muncul orang lain dari pintu yang sama dan itu adalah Khalid, sang kepala sekolah.


"Murid baru tadi duduk disamping Leandra" pinta Khalid


"Kenapa?" Tanya Lean ketus, dia tau apa yang dimaksud abangnya ini


"Ini perintah dan tidak bisa di ganggu gugat" ucap Khalid sembari sedikit melirik ke arah Ize dengan senyum simpulnya dan segera meninggalkan kelas


Lean hanya bisa menatap punggung abangnya dengan kesal.


"Yaudah, pindah tempat yang didepan jadi dibelakang nggk masalahkan?" Tanya Lean


Mereka yang tidak berani macam macam pada Lean hanya mengangguk dan segera pindah.


Jadi posisinya Chiko sama Leandra berpasangan dan Mark sama Anize di depan mereka juga berpasangan


"Ok, denger dulu karna kita kedatangan anak baru jadinya mereka nggk tau acara yang sedang kita siapkan.


Acaranya adalah acara ulang tahun yang ke 50 sekolah ini dan untuk memberi penghormatan kepada pemilik yayasan yang sudah meninggal" ucap Lean perwakilan sebagai wakil ketua OSIS


"Jadi tugas kalian hanya membuat gaun atau jas untuk kalian sendiri dan memberi desainnya pada kami OSIS, karna kami akan menggunakan konsep dansa topeng-" ucap Lean dengan tegas


"Apa hubungannya dengan rancangan gaun?" Tanya ize dengan dingin yang memotong ucapan Lean


"Lebih baik dengerin dulu, anak itu dia nggk mau menjelaskan dua kali" ucap Jhonny yang berada di samping ize yang hanya mendapatkan delikan dingin dari Ize


"Maaf, dia memang aneh sifatnya" ucap Chiko dengan lugu sembari menunduk kepalanya meminta maaf atas nama Ize


"Denger, anak anak di sekolah ini pengen topengnya kami yang buat, makanya kami butuh rancangan gaun kalian untuk di sesuaikan" ucap Lean


"udah cukup itu aja Lean, kita harus kembali ngurus acara" ucap Mark selaku ketua OSIS


"Berarti kita bakal nggk belajar lagi?" Tanya Jhonny semangat


"Harusnya gitu" jawab Lean


"YESSS"


***


Jam istirahat


Kantin


"Kantinnya penuh Ze" ucap Chiko yang datang bersamaan dengan Ize kekantin yang sudah penuh dengan para murid tersebut


"Yah udah gak usah makan, balik aja ke kelas tidur" ucap Ize dengan santai Yang langsung membalikkan badannya tapi di putar lagi oleh Chiko


"Heh, nona Albert yang terhormat, kita udah gak kaya di Kota L yah bisa seenaknya, jadi kalo mau berperan dengan baik tuh jangan setengah-setengah" bisik chiko tepat di telinga ize


"Hmmmm" gumaman Ize yang di artikan jawaban tidak niat untuk sang Koko


"Tuh, ketua OSIS mejanya belum penuh, gimana kalo kita ngumpul sama mereka" ucap Chiko melirik ke arah meja yang dihuni Leandra, Mark, dan Jhonny


"Gak ah males" ucap Ize


"Kagak ada males-males ayok" jawab Chiko antusias yang memegang lengan Ize dengan santai


"Permisi, a..anu meja di kantin semuanya sudah penuh dan kami tidak mendapatkan tempat, apa boleh kami bergabung?" Tanya Chiko dengan Ragu dan malu-malu, dan Ize yang hanya diam sambil membuang muka dari mereka


Mereka terdiam sejenak baru mengizinkan.


Akhirnya merekapun duduk di bangku yang sama


"Ize tunggu disini yah, Chiko yang ambilin makanan" ucap Chiko dengan imut yang kemudian meninggalkan tempat itu


Dan Ize yang hanya diam dan melipat tangannya di atas meja dengan mata yang ia tutup karna tidak ingin ikut campur masalah ketua OSIS yang menurutnya membosankan itu


"Wahhh, apa kepribadian mereka tertukar, kenapa bisa ada wanita sedingin ini, itu cowok juga polos amat" bisik Jhonny tepat di telinga Lean dan Mark yang kemudian melihat ke arah Ize untuk beberapa saat


"Siapa yang tau" ucap Mark dengan acuh


"Emmm boleh aku bertanya?" Ucap Jhonny


Ize pun membuka matanya perlahan dan menatap ketiga orang yang ada di depannya itu


"Apa kamu berbicara denganku?" Tanya Ize melihat ke arah Jhonny


"Iyah" Jawab Jhonny dengan canggung


"Apa yang ingin kamu tanyakan?" Saut Ize dengan datar


"Apa pria itu, eh.. tidak maksudnya Chiko, apa dia adik sepupumu?" Tanya Jhonny penasaran


"Tidak, dia kakak sepupuku, hanya beda 5 bulan saja" jawab Ize dengan santai


"Ohhh begitu" ucap Jhonny yang kemudian bungkam untuk seterusnya


Sampai akhirnya Mark memulai pembicaraan OSIS


"Guru guru katanya sebagian ada yang nggk bisa hadir" ucap Mark dengan datar


"Padahal kita udah susah susah bikin acara, hargai sedikit aja susah banget" balas Jhonny


"Itu urusan mereka kita nggk perlu ikut campur" jawab Lean


"Abang lu gimana?" Tanya Mark


"Dia hadir, nggk mungkin dia nggk hadir" jawab Lean


πŸ“±


"Nanti Abang mau ngecek sudah sejauh mana persiapan kalian"


πŸ“±


" kepala sekolah mau cek progres kita" ucap Lean


"Haduh, pasti bakal canggung banget" ucap Jhonny


Disisi lainnya ize yang tidak sengaja melihat ke arah layar hp lean nampak bingung dengan apa yang dilihatnya


Pasalnya dia tadi melihat wajah pria yang tampaknya lebih muda dari dirinya di layar hp Lean.


Ize tau kalau itu bukan Khalid, kakak laki laki Lean. Tapi siapa?


"Dari itu Ize mulai merasa penasaran dan sedikit membuka hatinya untuk memperhatikan Lean seperti permintaan tolong dari sang kepala sekolah selaku kakak gadis yang berada di depannya itu


TBC🏫


Selamat Membaca


Dan semoga terhibur


Bagaimana pendapat teman-teman untuk karya aku yang satu ini, sebenarnya bukan seutuhnya aku yang buat si tapi di bantu juga sama Author lain sebagai teman collab


Oh ya agar tidak menimbulkan kebingungan ataupun kesalah pahaman jadi sekali lagi aku mau jelasin bahwasanya cerita ini karna memiliki dua author yang otomatis bukan satu author saja yang menulis karna itu mungkin di setiap kata dan chapter di novel ini sedikit ada perbedaan dalam cara penulisan seperti bahasa yang tidak baku dan penyusunan kata-kata yang tidak sesuai dan membuat perbedaan yang begitu menonjol jadi mohon kebijakan teman-teman dan pengertian dari para Readers dalam membaca dan berkomentar yah


Mohon juga untuk terus LIKE πŸ‘ VOTE πŸ˜‰ RATE ⭐ KOMEN πŸ₯°


IKUTIN TERUS CERITA AKU YA TEMEN TEMEN ❀️❀️


SEE YOU NEXT TIME πŸ’


HAPPY READING ALL 🌈