Oh Joni !

Oh Joni !
Bab 16. Rahasia Tersembunyi



Rahasia tersembunyi.


Awal pernikahan nyonyah dan tuan karena dijodohkan, orang tua mereka rekan bisnis dan menikahkan keduanya agar bisa membangun perusahaan raksasa bersama, namun keduanya menolak karena sudah mempunyai pilihan masing masing.


Mereka terpaksa menikah karena kalau tidak mereka tidak akan mendapatkan harta warisan. Seminggu menikah kedua orang tua Lunna Chita meninggal dunia karena kecelakaan dijalan tol, keduanya tewas ditempat.


Perusahaan diambil alih Lunna Chita, namun bangkrut dan mertuanya memberikan pesan pada asisten pribadi untuk Lunna Chita akan menanggung dan memberikan harta yang banyak pada Lunna Chita dan anak nya kelak. Mertua yang baik.


Setelah menikah Hendricko enggan untuk menyentuh Lunna Chita, membuat Lunna Chita heran, kenapa dia tidak mau berhubungan badan dengan dirinya. Lunna Chita menyuruh orang bayaran untuk menyelidiki apa saja kegiatan suaminya diluar.


Ternyata oh ternyata Hendricko cahyo suka sesama, alias buyung makan buyung. Dia punya pria lain, pria keturanan australia ini selalu menemani hari hari Hendricko.


Mendapatkan cerita tentang suami nya, Lunna Chita shok, dia tidak percaya, aku harus berbuat apa sekarang. Lunna Chita yang juga butuh kasih sayang menghubungi mantan pacarnya, bernama mas Angga Djiwa curhat tentang masalah pribadinya.


Solusi yang diberikan Angga Djiwa tentu hal yang saling menguntungkan, Angga dapat nikmat dan Lunna Chita dapat warisan dari mertua nya. Nikmat kembali bisa merenda cinta dengan Lunna Chita, karena hubungan mereka dulu tidak direstui orang tua lunna.


"Begini saja Lun, hadirkan seorang anak antara kalian, hingga Hendricko tidak akan menceraikan kamu dan beri tahu pada mertua kalau kamu tengah mengandung anak Hendricko".


"Dia saja tidak akan menyentuhku mas".


"Aku akan membantu mu hamil sayang, anak buah cinta kita akan tumbuh menjadi anak yang cantik atau ganteng, mereka tidak akan kekurangan apapun, kamu mau kan hamil anak aku?".


"Hmm ya jelas aku mau mas, tapi bagaimana cara meyakinkan Hendricko kalau itu anaknya?".


"Gampang nantik mas kasih tau caranya, yang jelas sekarang mas kangen banget menyentuh kamu sayang, mmmuah".


Angga mencium bibir Lunna Chita tanpa perlawanan dan terjadinya peraduan diantara mereka, plak plak aahh benih Angga sudah masuk dalam rahim Lunna.


Siang ini Hendricko pulang kerumah, Lunna sudah menyiapkan obat tidur diminuman Hendricko, benar saja seketika Hendricko pingsan dan lunna melucuti semua pakaiannya, dibantu oleh Angga Djiwa, mereka berdua tersenyum riang, rencana mereka akan berhasil, mereka berpelukan berciuman dan bermain diatas kasur tepat disamping Hendricko pingsan.


Sampai tiga ronde mereka bermain dan Angga Djiwa pulang kerumahnya. Sore hari Hendrikco terbangun dan memegang kepalanya yang sedikit pusing, dia shok melihat dirinya dan ada Lunna Chita tidur disampingnya tanpa busana.


"Oh no, apa yang terjadi !!". Pekik Hendricko keras dan Lunna Chita pura pura bangun dari tidurnya.


"Kenapa beib?, kamu sudah bangun, terimakasih untuk hari ini, aku sangat menyayangimu". Lunna Chita berusaha mencium bibir Hendricko namun ditolak dan dia memilih pergi kekamar mandi.


"Kok ada manusia menolak wanita, tidak mensyukuri takdir". Gerutu Lunna Chita dan dia kembali tidur.


Dikamar mandi, Hendricko menangis tidak percaya dia sudah 'melakukannya' dengan Lunna Chita,


"Apa yang telah aku lakukan, aku melanggar janji ku pada Jhonson, hiks maafkan aku Jhonson".


Lunna Chita hamil, tentu membuatnya senang, tidak begitu dengan Hendricko, dia sangat kecewa, perasaan dia tidak pernah menyentuh Lunna Chita selama menikah dan sekarang dia hamil.


"Hmm iya saya percaya, sudah lagi malas berdebat, saya permisi".


"Aku akan memberitahu orangtua mu tentang kehamilanku".


"Terserah saja". Hendricko berlalu. Benar benar aneh, Lunna Chita siang ini ingin menemui orangtua Hendricko, tapi tidak bisa karena mereka sedang diluar negeri.


Kedua orang tua Hendricko bahkan tidak hadir pas pernikahan anaknya, hanya diwakilkan asisten pribadi orangtuanya. Siapa sebenarnya orangtua Hendricko? Nanti kita bahas. Lanjut.


Kebetulan lagi diluar, Lunna Chita menemui Angga Djiwa memberitahukan tentang kehamilannya. Betapa senang dan gembiranya mereka akan ada buah cinta yang akan hadir.


Lunna Chita mendapatkan karangan bunga besar bertuliskan 'selamat atas kehamilannya' dan ada hadiah mobil mewah dari mertua. Lunna Chita sangat senang mendapatkan hadiah mobil. Memasuki usia kehamilan 8 bulan, Lunna Chita ngidam ingin makan es teler dan ketan durian.


Tentu dengan senang hati Angga Djiwa membeli dan mengantarkan ke rumah Lunna Chita, namun naas, motor Angga Djiwa menabrak truk didepannya dan dilindas mobil dibelakang, hingga Angga Djiwa dilarikan kerumah sakit, koma hingga seminggu dan akhirnya meninggal dunia.


Lunna Chita begitu terpukul, jiwa nya sudah hilang sebagian dan berjanji akan merawat menjaga dan menyayangi anak buah cinta dengan Angga Djiwa. Menjelang persalinan Lunna, Hendricko malah pergi ke australia menemui kekasihnya Jhonson.


Lunna melahirkan ditemani mbok Ijah dan art lainnya.


"Selamat ya buk, anaknya sudah lahir, cantik seperti ibunya". Ucap suster.


Lunna Chita bahagia dan memeluk tubuh munggil putrinya. Orang tua Hendricko marah dan mengancam tidak akan memberikan sepersen pun pada Hendricko kalau tidak segera pulang ke Ibu Kota.


Ancaman orang tua nya membuat Hendricko takut dan segera pulang. Melihat wajah cantik putri kecil nya membuat Hendricko merasa seperti jantan sesungguhnya, tak menyangka bisa memberikan Lunna Chita anak.


Hendricko mulai sedikit peduli dengan Lunna dan anak nya, dan sudah mau bermain dengan Lunna Chita. Bahkan Hendricko memberi nama Maiya Zea pada anak nya.


Sering berada dirumah dan bermain bersama putri kecilnya, setiap ulangtahun dirayakan secara mewah dan mengundang banyak orang. Lunna Chita akan menjaga rahasia tersembunyi siapa sebenarnya bapak Maiya Zea sampai mati, tidak ingin anaknya nantik akan menderita dan diusir dari sini dan hidup melarat.


Dua tahun berikutnya, Hendricko menceritakan pada Lunna Chita rahasia tersembunyi, kalau dia penyuka sesama. Lunna Chita berpura pura kaget, seolah tidak tau tentang keadaan Hendricko sebenarnya. Hendricko meminta Lunna Chita memahami keadaannya dan berjanji tidak akan meninggalkan mereka dan memberikan semua warisan dari orangtua bahkan perusahaan pada Lunna dan Maiya.


Hendricko merasa lega Lunna Chita memberinya izin untuk kembali ke kebiasaan lamanya yaitu beradu pedangan tumpul. Dan bebas menemui kekasihnya dulu Jhonson tanpa memberitahu orangtua Hendricko.


Mengenai siapa orangtua Hendricko adalah Kang Tisna, nama aslinya Tisno Cahyo seorang konglomerat yang punya anak laki kelainan, menikahkan dengan Lunna Chita supaya berubah namun tetap berulah. Merasa bersalah karena orangtua Lunna Chita kecelakaan disebabkan sopir pribadi Tisno mengantuk mengendari mobil yang ditumpangi orangtua Lunna Chita.


Tisno tidak mau menemui menantunya karena merasa sangat bersalah dan belum siap menerima nanti menantunya marah kalau tau penyebab kecelakaan orangtua nya dan meninggalkan Hendricko cahyo begitu saja.


Dua tahun cukup bagi Tisno melihat perubahan anak nya mau menggauli istrinya Lunna. Dan Hendricko kembali ke prilaku buruknya. Tisno sengaja melamar kerja menjadi sopir dirumah Lunna dan Hendricko agar bisa menjaga dan melindungi menantu dan cucu kesayangan, merubah nama menjadi kang Tisna.


Bersambung.