Nusantara

Nusantara
Chapter 8 ancient island



Kami sampe di pulau ancient ukuran pohon benar-benar sangat besar akarnya pun menyebar sangat panjang di tambah terdapat hewan-hewan purba, dan gunung api yang benar-benar besar.


"Oi lihat klabautermann, hewan apa itu sangat aneh kepala ular tapi badan singa" tsuki sambol menahan ketawa


"Ini bukan lagi mahluk purba, ini monster" ucap klabautermann dengan wajah pasrah


"Hahahhahaha semuanya! kita istirahat dulu disini besok kita akan memulai perjalan untuk menjelajah pulau ini!" Ucap senchou


orang-orang pun mulai membawa barang barang dan membuat api unggun, membakar makanan dan berpesta sampe siang.


"ahhh!!!, aku terlalau banyak minum lagi" ucap klabautermann


"Yosh sebelum kita mulai mejelajah ayok berburu!" ucap senchou


"Ini sebabnya aku tidak ingin ikut bajak laut" ucap klabautermann


Kami pergi menulusuri hutan berburu.


"Senchou lihat babi itu benar-benar besar" ucap tsuki


"Oh, itu jenis babi yang sangat mahal daginya" jawab senchou


senchou dan krunya menebas babi-babi itu.


"Kita dapet 3 hahahahaha, dengan ini masalah keungan dan makanan aman" ucap senchou


Setelah itu kami mulai menjelajah saat sedang menulusuri hutan-hutan terdapat benang sangat lengket besar saat kami melihat di atas ternyata ada laba-laba yang sangat besar, kami lari untuk menghindari laba laba tersebut dan membuat senchou, aku dan klabautermann pun terpisah.


"Oiiiii senchou lakukan sesuatu!!!" ucap klabautermann sambil nangis


"Aku tidak mau berurusan dengan laba-laba" Ucap senchou


kami terus berlalari laba-laba itu pun menghilang dari pandangan, lalu kami menemukan gua.


"huuu.... akhirnya kita bisa bebas dari laba-laba" ucap tsuki


"humee gua apa ini!!!!" ucap senchou memasukin gua tersebut


"kenapa kalian tidak ada takut-takutnya!!!!" ucap klabautermann


Kami memasuki gua tersebut disana terdapat banyak lukisan dan tulang-tulang dari hewan-hewan yang aneh.


"Hebat gua ini benar-benar besar ukuranya" ucap tsuki


"HoHOOHOO" bunyi tawa besar berasal dari dalam gua


kami pun mengikuti arah suara tersebut lalu kami melihat sosok besar seperti manusia tua.


"Itu adalah suku raksasa, suku yang umurnya bisa sampe ribuan tahun dulu saat perang arkeo mereka salah aatu suku yang di takuti konon katanya mereka bisa menghancurkan gunung hanya 1 kali pukulan" penjelasan klabautermann


"Oii!!! raksasa " ucap senchou


"Apa yang kalau lakukan bodoh!!!" ucap klabautermann


"Sepertinya dia tidak mendenga" ucap tsuki


aku dan senchou pun berteriak bersama membuat si raksasa menengok ke arah bawah


"ehhhh!!! dia menengok ayok kalian pergi dari sini bodoh" ucap klabautermann


"Oh kalian mahluk kecil, HOOHOOHO sudah lama sekali aku tidak melihat manusia, duduk lah disini aku akan membuatkan makanan untuk kalian." ucap sang raksasa


"Ehh!!!!" klabautermann memasang wajah heran


"Oi raksasa aku ingin menanyakan sesuatu" Ucap senchou


"Maaf kan saya aku lupa mengatakan nama ku, PERKENALKAN!! nama ku adalah sato"


"Hahahaha nama ku senchou dia ada tsuki dan roh kecil yang penakut itu adalah klabautermann" ucap senchou


"Apa yang kalian lakukan disini?"ucap sato


"Sebenernya hal yang ingin aku tanyakan berhubungan dengan kedatangan kami disini, kami ingin menanyakan apa kau tahu tempat harta karun disekitar sini?" ucap senchou


"maaf soal itu tapi aku tidak tahu keberadaan harta karun, tapi mungkin ini bisa membantu mu di dekat gunung berapi terdapat sebuah reruntuhan kuno" ucap sato


"Ini sudah malam bagaiman jika kalian menginap?" ucap sato


"humeee itu ide yang bagus, para bawahan ku mereka pasti sedang berada di kapal" ucap senchou


"sato apakah tahu sesuatu tentang peradaban nusantara?" ucap tsuki


"Aku tahu beberapa saja" jawab sato


"Tidak papa tolong ceritakan!" ucap tsuki dengan eajah semangat


Sato menceritakan apa yang dia ketahu tentang peradaban nusantar.


"OH aku tidak tahu kenapa kau mencari peradaban yang telah hilang cukup lama, saat waktu aku masih kecil aku tinggal berasama orang tua ku di pulau raksasa, mungkin kalian sudah tahu kenapa suku raksasa sudah hampir punah alasanya adalah penyerangan, aku tidak tahu siapa yang menyerang tapi dia membantai kaum kami dengan sangat mudah, dia bukan membunuh tapi menghancurkan desa kami. saat itu yang menghentikan pembantaian itu adalah palu besar yang berada di desa kami dia menghempaskan energi yang sangat besar hingga membuat mahluk itu menghilang." cerita sato


"Lalu apa hubunganya dengan suku nusantara?" ucap tsuki


"setelah palu itu menyelamatkan kami dia hancur hanya menyisakan ujung palu, di sana tertulis sebuah tulisan bertulisan Kami nusantara selalu membenci peperangan, menghentikan perang dengan kekuatan freedom Yang berada di sebuah tempat bernama sator" ujar penjelasan dari sato


Semua terdiam mendengar hal itu ini menarik kesimpulan bahwa peradaban nusantara benar benar ada namun ada beberapa yang membuat kebingungan.


"Humee itu sangat membingungan sebenarnya nusantara adalah sebuah kaum, suku atau apa ini menjadi sangat menarik" ucap senchou


"Sepertinya perjalanan kita masih jauh tsuki" ucap klabautermann


"Tapi ini membuat sangat menarik mhahahha" ucap tsuki.


Keesokan paginya kami mulai menuju tempat yang dikatakan sato


"Oi senchou kau tidak mengajak anak buah mu?" Ucap klabautermann


"Tidak papa mereka bertugas menjaga kapal, karna jika kita membawa terlalu banyak orang akan sangat repot jika tempatnya sempit dan banyak jebakan"jawab senchou


"Ayooook berangkat!" teriak semangat tsuki


kami pun pergi menuju reruntuhan, sesaat sampe di reruntuhan itu seperti ruangan bawah tanah yang di penuhi lumut.


"Aku belum pernah masuk ke reruntuhan sebelumnya" ucap tsuki


"jika kalian sekali masuk saja, kalian akan merasa puas saat mengetahui siapa pembuat reruntuhan ini tapi biasanya ada reruntuhan yang tidak ada penjelasan sama sekali tentang pembuatnya" ucap senchou


"Semoga saja tidak ada mahluk yang mengerikan di dalam" ucap klabautermann


"Sepertinya ini reruntuhan sangat dalam, KAKI ku sangat sakit kita telah berjalan cukup jauh" ucap tsuki


"Lihat lah ada pintu di sana." ucap senchou


kami akhirnya sampe tidak ada jalan lagi hanya ada ointu besar.


"Oiii bagaiman cara membuka pintu INI!!!" ucap klabautermann


"Cebol apakah kau bisa menembus?" Ucap senchou


"Kau pikir aku hantu yang bebas bisa masuk kemana SAJA!!!" klabautermann dengan wajah emosi


disana tidak terdapat apa apa bahkan saat di serang pintu itu tidak tergores sedikit pun kami berjam-jam berada disana memikirkan dan mencoba tapi terus gagal.


"aku kehabisan ide" ucap senchou


"Tidak ada petunjuk apapun untuk membuka apa memang ini jalan akhir?" ucap tsuki


"ini yang tidak enak saat menjelajah reruntuhan kita memang bisa mendapat harta berharga tapi kadang ada yang menipu tidak ada apa-apa" ucap senchou menangis


Saat kami sudah menyerah dan ingin pergi meninggalkan reruntuhan tersebut, tangan klabautermann mneyentuh tembok itu lalu membuat pintunya terbuka.


"sudah lah senchou jangan sedih kita bisa menemukan harta mungkin di pulau selanjutnya" ucap tsuki


"Ehh tunggu kalian lihat lah, pintunya tiba-tiba terbuka saat aku meletakan tangan disini" ucap klabautermann


"Humeee aku mengerti sekarang! ternyata jika kita alirkan energi kita bisa membukanya, Sedangkan seluruh badan roh terbuat dari energi elemen yang unik sehingga cuman menyentuh tanpa harus mengalirkan sudah bisa" ucap senchou


"Ahahahaha cih seharusnya kalian bersujud dan berterimakasih kepada ku " ucap klabautermann dengan wajah sombong


saat pintu terbuka tempatnya sangat gelap, klabautermann menggunakan sihir penerangan saat itu kita melihat ribuah laba-laba menghalangi.


"Laba-laba ini sangat mengesalkan" ucap senchou membuka pedang


Senchou pun terlihat sangat menyeramkan lalu menebas dengan hembusan pedang apinya membuat seluruh laba-laba menjadi abu.


"humeeee apa ini tidak ada apa-apa" ucap senchou


di dalam ruangan tersebut tidak ada apa-apa hanya ada sebuah tulisan kuno yang susah di baca.


"Ahh sial aku tidak bisa membacanya, apa kau tahu cebol?" ucap senchou


"Ntah lah aku tidak tahu ini tulisan apa, seumur hidup aku belum pernah melihat tulisan seperti ini" ucap klabautermann


"Disini tertulis, jika datang tak kembali, membuka tempat tak tahu. ini seperti sebuah rampalan mantra aku tidak tahu artinya apa" Ucap tsuki


"Tunggu kenapa kamu bisa membacanya" ucap senchou


Ketika itu tiba-tiba lantai bawa terbuka dan membuat kami terjatuh, saat sadar kami berada di tempat harta.


"Aduhh apa yang terjadi?" ucap klabautermann


"apa ini di sana sangat banyak EMAS!!!" ucap tsuki


"Sebelum itu aku akan mencari batu zodiak" ucap senchou


kami pun sibuk mengambil barang-barang yang ingin kami ambil


"aku sudah mencari kemana-mana tapi tidak menemukan batu itu" ucap senchou


"Sudah lah senchou setidaknya kita punya banyak emas Hahahahha" ucap klabautermann


"Ohhh itu!!! Ini adalah salah satu material terkuat untuk membuat pedang hahahaha, ini sangat pas dengan tempat yang akan kita tuju yaitu kota dwarf" ucap senchou


Senchou pun menyuruh cepat mengambil barang secukupnya saja, dan setelah puas kami keluar untuk menunjukan kepada para anggota lain.


"tsuki kita bisa makan enak dengan uang sebanyak ini hehehehe" ucap klabautermann


"Kalian berhenti!!!" ucap senchou


Saat kami keluar dari reruntuhan senchou menyuruh berhenti, muncul sebuah portal muncul sosok memakai jas bertanduk dan pupil mata merah seperti iblis.


"Ohhh ternyata disini ada semut, apa kalian telah menemukan batu zodiak aku memberi kalian kesempatan untuk hidup"


"Siapa kau?! kami tidak memiliki batu itu, di dalam sana tidak ada batu zodiak aku bersumpah" ucap senchou


"Kau seharusnya berbicara sambil berlutut"


aku dan klabautermann terdiam dan sujud seperti ada energi sangat besar.


"Kau seoertinya cukup kuat tidak terpengaruh oleh sihir ku, Hahaha aku akan memberi mu hadiah"


Dia menjetikan jarinya setelah itu tiruh hujan meteor


"Berbahagia lah kalian Hahaha mati oleh aku seorang yang agung"


dia pun oergi namun meteor itu benar-benar di luar nalar bahkan membuat gunung berapi meledak.


"Ayoo tsuki klabautermann pergi" ucap senchou


kami pergi meninggalkan harta saat ingin kami mencapai kapal, ada 1 meteor yang akan menabrak kapal.


"cihh Kita akan mati sepertinya" ucap tsuki


Saat semua mata terpejam tiba - tiba ada suara


"Sepertinya perjalan kalian masih berlanjut HoHoHo" ucap sato melindungi kapal dengan badanya


sato menyuruh kami pergi


"Ayok lah cepat pergi!!!" ucap sato


"Bagaiman dengan mu?!" ucap tsuki


"hohoho jangan pikirkan berjanji lah jika, kalian telah jadi hebat datang lah kemari dan ceritakan perjalan kalian" ucap sato


kami pergi dengan tangis semua orang berteriak kepada sato terimakasih.


"Jangan menangis ini ambil milik kalian" Sato melempar tas bawaan yang isinya harta karun yang tidak di bawa.


Kami pun pergi dan meninggal kan sato di pulau itu.


saat itu aku bertekad akan mengalahkan sosok tadi yang muncul.