
Setelah perjalan damai kami sampai setelah tiga hari.
"Akhirnya kita sampai juga, lihat itu tsuki sudah terlihat kotanya" Ucap klabautermann menunjuk kearah kota yang bangunan tinggi dan terlihat banyak orang terbang menggunakan sapu sihir
"banyak sekali orang bepergian menggunakan sapu sihir" Ucap tsuki
"Itu sangat wajar karna mayoritas penduduk di kota Ini adalah seorang penyihir" Ucap carp
"Apa perbedaan penyihir dan orang yang bisa menggunakan sihir seperti elven?, apa elven juga penyihir?" tanya tsuki
"Perbedaan penyihir adalah sebuah julukan orang - orang yang mengambil pendidikan sihir secara formal" jawab carp
"Ohhhh jadi itu hanya seperti jabatan atau pangkat" Ucap elven
Kami Akhirnya sampai berhenti di pelabuhan kota penyihir, yang membuat takjub semua barang - barang di turunkan oleh sihir
"Selamat datang di kota penyihir!" Ucap salah satu perempuan menyambut kami
"Mohon maaf sebelumnya kamu siapa?" tanya hana
"Nama ku adalah pei, aku seorang pemandu bagi orang - orang yang baru berada di kota ini" Ucap pei sambil tersenyum
"Ehhh!! disini ada pekerjaan seperti itu" Ucap tsuki
"Lihat lah tsuki!!" Ucap elven menunjuk warung makan yang memasak menggunakan sihir atraksi
"mon maaf sebelum kalian berkeliling bebas kalian harus mendaftarkan kartu dulu" Ucap pei
"Hahahhahahha tsuki Sepertinya sampai sini saja aku ada urusan, terimakasih atas tumpanganya suatu saat aku akan membalas" Ucap carp pergi berlari
"kalian silakan ikuti aku" ucap pei sambil berjalan
"Apa aku boleh bertanya?" tanya hana
"Yah, silakan tanya saja tentang Kota ini" Ucap pei
"kenapa kami melakukan pendaftaran sedangkan carp bisa pergi langsung?" tanya hana
"Dia sudah mendaftar sebelumnya dan masih ada waktunya" Ucap pei
"Waktu?" tanya hana
"Yah, kalian harus mendaftarkan kan dengan menanamkan sihir kepada tangan kalian, dan sihir itu ada jangka waktu, jika kalian tidak menggunakan sihir itu kalian tidak akan bisa bergerak" jawab pei
"Oh ternyata begitu sistemnya" Ucap elven
"Lalu bagaimana caranya kau tahu bahwa carp masih ada waktu?" tanya hana
"Aku menggunakan sebuah sihir yang bisa melihat waktu dari sihir itu, nama sihir nya adalah kontrak front" jawab pei
Setelah berbincang dalam perjalanan kami sampai ke tempat tujuan di maksud, tempatnya bernama kewarganegara tempat yang sangat besar dan mewah.
"Permisi!"Ucap pei
"Oh pei ada apa?" tanya seorang wanita dewasa penjaga tempat kewarganegara
"Disini ada tsuki dan kawan - kawan nya, dia baru saja datang kesini ingin mendaftar" Ucap pei menjelaskan
"ikuti aku" ucap penjaga
Kami mengikuti wanita penjaga itu, menuju ke sebuah bongkahan lingkaran batu, tangan kami di letakan di tengah dan kontrak selesai.
"Ini kontrak kalian berlaku sekitar sepuluh hari" Ucap pei
"Jika kalian ingin menambah waktu sepuluh hari biaya 1 coin gold" Ucap penjaga
Setelah selesai melakukan kontrak kami langsung mencari penginapan
"Akh ntah mengapa aku sangat cape" Ucap tsuki
"Jarang sekali kau melakukan perjalanan merasa cape" Ucap klabautermann
"Mungkin sebaiknya kita mencari penginapan" Ucap hana
"Biaya hidup di sini cukup tinggi juga bagi orang - orang asing" Ucap elven
Saat berbincang kami di tabrakan oleh seorang anak kecil menggunakan sapu terbangnya
"Kau bena--" Ucap tsuki tertabrak oleh sesorang menggunakan sapu terbang
"Oiii!!! apa yang kau lakukan" ucap tsuki
"Maaf kan aku, maaf kan aku, aku kurang berhati - hati karna terburu - buru" Ucap sang anak
"Tidak apa - apa lagi pula tsuki tidak terluka juga" Ucap hana
"Maaf aku hanya bisa mengatakan itu, karna aku sedang terburu - buru!!!" Ucap anak itu pergi menggunakan sapu terbang
"Apa kau tidak apa - apa tsuki?" Tanya elven
"Yah aku tidak apa - apa, ahhh ini hari sial ku Sepertinya" Ucap tsuki menghela napas
Kami pun menemukan tempat yang cocok untuk menginapa
"Selamat datang di Cake" Ucap pelayan
"Kauu!!!" Ucap tsuki
"Ehhhh?!!" Ucap pelayan
Hana langsung menjelaskan semuanya
"Oh kalian seorang pendatang, maaf soal tadi sebagai gantinya kalian bisa menginap disini gratis tiga hari" Ucap pelayan itu
"Apa kau yakin?" tanya klabautermann
"Yah, aku merasa tidak enak tolong di terima" Ucap pelayan
"Ngomong - ngomong siapa nama mu?" tanya tsuki
"Mohon maaf aku telah memperkenalkan diri, nama ku alvous" Ucap alvous seorang anak kecil cowok berambut hijau kebiruan
"Terimakasih atas kebaikan mu alvous" Ucap hana menunduk
"Tolong angkat kepala mu, ini semua ucapan maaf ku" ucap alvous
Kami pun pergi di tunjukan kamar yang akan di tempati
"Ini kamar kalian, jika ingin makan kalian bisa pergi kelantai bawah atau lantai atas jika vip" Ucap alvous
"Dari segi kualitas bahan makanan, vip bahan makanan menggunakan premium sedangkan biasa standar" jawab alvous
"Ok terimakasih alvous, tunggu dulu sebelum itu apa ini penginapan mu?" tanya tsuki
"Bukan!, aku hanya bekerja disini" jawab alvous
"Lalu bagaimana cara mu membayar kami menginap tiga hari?" tanya hana
"Soal itu tidak usah di pikirkan aku bisa menggunakan gajih ku" ucap alvous
"Seharusnya kau jangan seperti itu, aku tidak terima hal itu jadi biarkan kami membayar sendiri" ucap tsuki
"Lalu aku harus minta maaf bagaimana?" tanya alvous menangis
"Ehhhh, sampai menangis, bagaimana jika besok kau antar kami berkeliling seluruh kota ini" Ucap tsuki
"Ahh cuman itu aku bisa, apa tidak masalah hanya itu saja?" Ucap alvous
"Tidak apa - apa malah itu sangat membantu" Ucap tsuki
Kami pun pergi ke kamar masing - masing dan beristirahat.
"Ini cuaca yang indah untuk memulai petualangan" Ucap tsuki membuka jendela
"Kau sudah bangun tsuki semangat sekali" Ucap klabautermann mengucek mata sambil menguap
"Kita harus semangat karna kita akan menjelajah seluruh kota ini hahahaha" Ucap tsuki
Kami pergi kelantai bawah untuk langsung makan sarapan
"Tsuki klabautermann kesini!!" Ucap elven memanggil mereka dari meja belakang
"Oh kalian sudah memesan" Ucap tsuki
"Makan disini benar - benar enak" Ucap elven sambil memakan mie
"Yoshh Permisi aku pesan mie seperti ini" Ucap tsuki teriak memanggil pelayan
"Ohh lihat itu alvous, Alvous sebelah sini!!"Ucap klabautermann
"Anu apa kalian sudah siap untuk berkeliling?" tanya alvous
"Yah setelah makan Kami akan langsung berkeliling, apa alvous sudah makan?" tanya hana
"Aku bisa nanti" jawab alvous
"Ehhh jika kau tidak makan kau akan lemas kota ini benar - benar besar" Ucap tsuki
Tsuki memasan makan untuk alvous
"Ehhhh apa boleh?" tanya alvous
"Boleh makan saja" Ucap klabautermann
Alvous memakan sangat lahap tapi dia menyisihkan beberapa
"Kenapa kau menyisihkan makanan?" tanya elven
"Apa boleh aku membawa ini untuk adik ku?" Ucap alvous
"Eh makan saja itu, aku akan membelikan yang baru untuk adik mu" Ucap tsukj
"Apa benar?! terimakasih banyak!!" Ucap alvous
Setelah selesai makan Kami langsung pergi berkeliling kota ini cukup lama
"Jika itu adalah sekolah sihir terbagus di dunia ini, namun hanya bangsawan atau pun orang benar - benar berbakat yang bisa sekolah disana" Ucap alvous
Sore hari telah berlangsung alvous tiba - tiba berlari tanpa mengucapkan sepatah apapun kaarah gang sempit
"Alvous mau kemana kau?!" tanya tsuki
Saat itu ada anak kecil di bawa oleh alvous
"Maaf sebelumnya ini adalah adik ku, ayok ucapkan salam kepada mereka" Ucap alvous
"Perkenalkan nama ku adalah suki" Ucap suki
"Eh perkenalkan juga nama ku tsuki" Ucap tsuki tersenyum
"Apa yang sedang kau lakukan suki disini?" tanya alvous
"Aku mencari kakak tapi kakak tidak ada dimana - mana" Ucap suki sambil menangis
"Maaf kakak ada kerjaan" Ucap alvous
"Sebelumnya aku minta maaf Sepertinya perjalanan lanjutkan besok" Ucap alvous
"Tidak apa - apa lagi pula adik ku sudah bersusah payah ingin menemui mu" Ucap hana
Adik alvous tiba - tiba batuk dan pingsan
"Oiii suki!! kau tidak apa - apa oi!!" Ucap alvous
"boleh aku periksa adik mu?" tanya elven mendekati suki
Elven memanggil driad dan mencoba menganalisis penyakit yang diderita suki
"Ini penyakit obatnya cukup susah di temukan" Ucap elven
"Yah dokter juga bilang seperti itu, dan harga nya mahal. jika adik ku tidak di beri obat selama tiga bulan dia akan tiada, tapi tidak apa - apa itu semua tidak akan terjadi jika aku rajin bekerja" Ucap alvous tersenyum sambil menangis
Tsuki menghela napas, hana dan yang lainya wajah serius untuk mencari obat.
"Bagaimana kita cari obat untuk adik mu?" Ucap tsuki tersenyum
"Ehhhh tapi aku tidak ingin merepotkan kalian" Ucap alvous
"Kaki adalah petualang hal seperti ini mencari obat seruh bagi kami" Ucap hana
"Jadi kau tidak boleh malu, bagaimana apa kau ingin mencari obat untuk adik mu?" tanya elven tersenyum
"Jika tidak keberatan akun mau!!" Ucap alvous menangis
Akhirnya kami telah menemukan tujuan baru untuk mencari obat yang bisa menyembuhkan penyakit adik alvous