
"Oi apa kita benar tidak ketahuan dengan penyamaran seadanya seperti ini?" Tanya klabautermann
"Tenang saja lihat mereka semua tidak menyadari kita" Jawab tsuki
Saat itu sudah sore hari kami belum makan dari siang akhirnya kami memutuskan untuk beristirahat makan di sebuah restoran telebih dahulu.
"Akhhh perut ku sakit sekali" Ucap elven
"Sepertinya kau sakit akibat belum makan dari tadi siang, tsuki sebaiknya kita beli makanan terlebih dahulu" Ucap hana
"Makanan!!, bagaimana jika ke sana baunya sangat enak" Ucap tsuki
Setelah sampai sana kami memasan makanan dan berbincang-bincang sebentar.
"Apa ini!!! waktu zaman ku kami jarang melihat bahan makanan di oleh seperti ini" Ucap driad
"Di zaman ini sudah sangat banyak jenis makanan seperti ini kita bisa membeli dengan coin ini" Ucap elven
"Eh?! jadi hanya dengan benda logam itu saja kita bisa mendapatkan makanan" Ucap driad
Kami memakan - makanan sampai selesai tapi sepertinya hari itu takdir tidak berpihak kepada kami. ada seorang tentara elf yang masuk ke dalam restoran itu lalu mengenali elven.
"Ahhhh telur itu juga sangat enak" Ucap salah seorang penjaga sambil memasuki ruangan restoran.
"lihat itu bukanya disana tentara elf sedang apa mereka kesini" Ucap klabautermann
"Sebaiknya kita menjauhi kontak mata jangan sampe wajah kita terlihat" ucap hana sambil menutupi sebagian mukanya dengan jubah.
"Oi lihat sepertinya kita mengenal mereka" Ucap salah satu tentara elf
"Oi kalian buka jubah kalian" Ucap tentara elf
Saat jubah kami ingin di buka kami langsung berlari.
"oii itu PUTRI!!!, Tangkap mereka aku akan menghubungi pasuka yang lain untuk mengepung mereka"
Kami terus berlalari lalu kami bergegas masuk kedalam saluran air di tengah kota.
"Ayok semuanya langsung masuk" Ucap hana
"Tadi itu nyaris saja hahahahahah" Ucap tsuki
"Sudah ku bilang penyemaran ini mustahil" Ucap klabautermann menatap kearah tsuki
"Ayok bergegas kita hanya cukup luris saja dari sini" Ucap elven
Kami bergegas menuju tempat yang di maksud elven lalu saat sampai disana terdapat sebuah tembok dengan kalikat sangat aneh.
"Yah ini adalah tempat ke 2 tulisan di tembok sangat susah di baca tapi tsuki kenapa kau bisa?" Ucap elven
"Aku juga tidak tahu, tapi ini benar - benar kalimat yang sangat membuat bingung" Ucap tsuki
"Apa itu hal yang aneh jika seorang manusia bisa melihat peri juga di zaman sekarang?" Tanya driad
"Yah setahu aku itu cukup jarang" Jawab elven
"Jika dulu banyak manusia yang bisa melihat peri" Ucap driad
"Jika benar mungkin banyak hal yang belum terjawab dan sengaja di hilangkan oleh sesorang tentang sejarah atau kekuatan orang dulu" ucap hana
"Lalu tsuki apa yang tertulis?" Tanya elven
"Sebuah mimpi lindon membuka pintu terjebak di sebuah mimpi, selamanya akan terjabak jika tidak bisa mengakhiri sebuah mimpi tidak memiliki tekad itu hanya akan mempersulit" tsuki membacakan isi dari bacaan itu
"Apa maksudnya?" Tanya klabautermann
Semua orang masih bingung apa arti dari tulisan itu.
"Tunggu disini seperti ada sirkuit sihir" ucap driad sambil menyentuh tembok itu
Seketika tembok itu terbuka dan memperlihatkan ruang tidak apa-apa hanya ada sebuah beberapa kertas dan 1 kunci, akhirnya kami masuk namun saat masuk ntah mengapa semuanya jadi putih.
"Ehhhhh!!!!" Ucap tsuki
"Kakak! ada apa?" Tanya adik tsuki
"Kenapa aku ada disini?"
"Ah kakak pasti mimpi soal berpetualang lagi" Ucap adik tsuki
"Mimpi? kenapa aku merasa itu sepertinya nyata" Ucap tsuki
"Ah sudah lah kak nenek telah membuat kan makanan"
"Makanan! Aku sangat lapar" Ucap tsuki bangun dari kasur
"Wuahhh masakan nenek memang tiada tara, nek apa bisa mengajari ku cara memasak ini, mungkin saat aku kanget ketika berptualang aku bisa masak makanan ini" ucap tsuki
"Kakak!!! sudah ku bilang aku tidak setuju kau bepetualang" Ucap adik tsuki
"Memangnya kenapa?" Tanya tsuki
"Berpetualang itu sangat berbahaya lalu kakak itu tidak bisa apa - apa!" jawab adik tsuki dengan menatap hina
Aku hanya bisa terdiam kenapa ini seperti bukan adik ku apa benar aku setidak berguna itu aku meragukan diri ku.
Aku sangat kesal saat itu, memutuskan pergi ke sungai karna memang sungai adalah tempat terdamai.
"Oii tsuki, Hana, elven bangun kenapa kalian tiba - tiba tidak sadarkan diri?" Tanya klabautermann dengan sangat resah
"Sepertinya mereka terkena sihir diruangan ini" Ucap driad
"Sihir? kenapa kita tidak terkena atau pun merasakan?" Tanya klabautermann
"tenang lah kita harus mencari tahu lihat di situ ada surat" jawab driad mendekati surat itu
"Lihat lah bukanya ini tulisan peri?" ucap klabautermann
"Ah sepertinya ini menjelaskan tentang ruangan ini, mereka yang terjebak didalam mimpi bisa saja keluar tapi jika mereka menyerah dengan tekadnya akan terjebak selamanya. itu yang di jelaskan di dalam kertas ini" Ucap driad
"Jadi kita hanya bisa menunggu mereka"
"Aku sangat kesal mereka selalu saja meremehkan diri ku" Ucap tsuki melempar batu
Aku sangat kesal saat itu ketika melempar batu dan aku berdiri ingin pulang aku tepeleset air sungai.
"Tolonggg!!!, aku terbawa arus siapapun tolong aku."
Ada seorang wanita melompat dan menyelamatkan ku.
"Kau tidak apa - apa nak?" Ucap sosok wanita itu
"Terimakasih Banyak!!"
"Ah itu tidak apa-apa, apa yang sedang kau lalukan disini sendirian ?" Ucap sosok wanita itu
"Aku kesal semua orang bahkan adik ku selalu mengejek impian ku"ucap tsuki
"Ohhh impian apa jika aku boleh tahu?"
"Paling jika kau tahu impian ku kau akan tertawa juga seperti mereka" ucap tsuki
"tergantung apa impian mu jika impian mu menjadi batu aku akan tertawa" Ucap wanita itu
"Impiam ku adalah ingin menjadi petualang yang menjelajahi dunia dan menemukan hal menarik yang belum di temukan siapapun" Ucap tsuki
"Hahahahhahahah kau sangat lucu, tidak bisa berenang dan ingin jadi petualang sebaiknya kau menyerah saja anak kecil aku saran kan"
"Kenapa semua orang tertawa!, aku akan membuktikan aku akan menjadi petualang hebat"Ucap tsuki teriak
"Nama ku adalah irean aku adalah seorang petualang yang cukup hebat jika aku suruh menilai mu mungkin nilai mu 0 jadi petualang ahhahahahha lihat lah qdik mu juga tidak setuju"
Seketika banyak suara yang mengejek ku terus menerus adik ku bahkan semuanya menertawakan ku apa aku menyerah saja pikir ku saat itu.
"Tunggu apa yang aku katakan aku memiliki teman petualang aku mempunya banyak orang yang suport ku, dan kak irean juga mendukungku!! siapa kalian semua sebenarnya" ucap tsuki
Semua yang berada disitu seketika menjadi berwana kuning menghilang lalu aku terbangun.
"Tsuki kau tidak apa-apa?" tanya klabautermann
"Yah aku baik-baik saja sebantar apa ini nyata?" ucap tsuki
"Yah ini nyata sepertinya tsuki berhasil keluar dari dunia mimpi sisanya tinggal elven dan hana" Ucap driad
"Apa maksudmu?" tanya tsuki kebingungan
Driad dan klabautermann menjelaskan semua apa yang terjadi.
"Ehhhh kita jadi hanya bisa menunggu" ucap tsuki mengehela nafas
"Jika boleh tahu apa yang terjadi di dunia itu tsuki" ucap klabautermann
Kami menunggu sangat lama akhirnya mereka bangun dan menangis
"oi kalian sukurlah bangun, tapi kenapa kalian menangis" Ucap klabautermann mendekati mereka
Akhirnya mereka saling menjelaskan situasi.
"jadi itu seperti ujian test, lihat lah dinding ruangan ini menyala dan muncul tulisan" ucap elven
"selamat menyelesaikan ujian kalian layak untuk mengetahui segalanya saat masuk di tempat selanjutnya kalian akan bertemu dengan ku" ucap driad membacakan tulisan
"Yoshh kita akan lanjut tapi sebelum itu kunci apa itu?" tanya tsuki
"tempat selanjutnya cukup jauh dari kota di sebuah hutan ada rumah besar rusak dan ada 1 ruangan yang terkunci susah untuk dibuka" Ucap elven
"Aku tidak sabar apa yang terjadi semua ini hahahahhahah" ucap tsuki
Kami akhirnya pergi dan melanjutnya menuju tempat yang dituju ntah apa yang akan terjadi banyak sekali hal yang belum terjawab dari siapa yang membuat semua ini sampai apa alasan mereka membuat semua ini.
"Tapi sebelum itu aku ada hal yang ingin di coba, semua mendekat ke arah ku" ucap elven
semua orang saat itu mendekat dan muncul lingkaran cahaya kami tiba - tiba terpindah di hutan.
"akhirnya bisa juga walau tidak telrlau akurat" ucap elven
"Ehhh?!! ini sihir teleport lagi kenapa elven sekarang tidak pingsan" tanya klabautermann
"Karna elven menggunakan sebagian kekuatan ku, yah walau kami belum terikat dengan kontrak" ucap driad