
"Besok kita akan lanjutkan perjalanan kita menggunakan kapal baru Hahahhahahha " Ucap tsuki
"Oiyah kemana selanjutnya kita akan pergi?" tanya klabautermann kepada tsuki
"Bukan nya sudah jelas kita akan pergi menuju Kota penyihir" jawab tsuki tersenyum
Keesokan pagi kapal yang di buat oleh prajurit elf jadi dan siap berlayar
"woah ini kah kapal yang akan membawa kita" Ucap klabautermann memeluk kapal
"Kau suka sekali dengan kapal" Ucap hana
"Tentu saja aku adalah roh lautan yang ditakdirkan untuk berada di sebuah kapal" Ucap klabautermann sangat gembira
"Kapan kita berangkat?" tanya hana
"Karna elven masih ada urusan kemungkinan kita berangkat pada siang hari" jawab klabautermann
"Ngomong - ngomong dimana Tsuki?" tanya hana
"Dia sedang sibuk menulis jurnalnya disana" Ucap klabautermann menunjuk tenda
"Oii tsuki tumben sekali kau tidak semangat" Ucap hana mendekati tenda
"Aku lupa menulis jurnal petualangan ku jadi aku harus fokus menulis nya sekarang kenapa aku menunda - nunda" Ucap tsuki
"Ngomong- ngomong tsuki kenapa kau memilih kota penyihir?" tanya hana
"waktu aku berada di kota dwarf aku bertemu dengan mahluk besi dan aku penasaran siapa dia, kenapa dia di kurung tapi di menjawab suruh datang ke kota penyihir" jawab tsuki
"Kota penyihir jaraknya berada di benua altb, apa kita akan menjelajah seluruh benua itu?"tanya hana
"Mustahil di benua itu ada sekitar 40 kota lebih, tidak ada waktu" Ucap klabautermann
"Eh?! aku tertarik menjelajah seluruh kota di satu benua" Ucap tsuki dengan mata bersinar
"ah sudah lah aku sudah biasa dengan keinginan mu yang aneh" Ucap klabautermann dengan pasrah
"Dimana elven ?" Ucap tsuki
"Dia sedang menyelesaikan beberapa urusan" jawab hana
"Yoshhhh sekarang waktunya kita makan rendang untuk terakhir kali" Ucap tsuki
"Untuk persediaan makanan sudah disediakan di kapal" Ucap hana
Kami Pergi menuju ke restoran rendang terenak di pulau elf tepatnya di kota Lindon
"Perbaikan di pulau elf benar - benar sangat cepat, padahal ini baru delapan hari Semenjak kejadian oenyerangan iblis itu" Ucap tsuki sambil berjalan
"Kau benar, sistem politik yang sangat unik membuat negara ini cukup maju" Ucap hana
Kami memasuki restoran di sambut oleh pelayan saat kami menunggu makanan, kami berbicara tentang Kota penyihir.
"klabautermann kenapa kau pada awalnya tidak setuju ke kota penyihir?" tanya hana
"Perjalanan kesana akan sangat susah" jawab klabautermann
"Susah? apa maksud mu dengan susah?" tanya tsuki
"Disana kita akan melewati garis tengah laut, jika kalian tidak tahu apa itu garis tengah laut yaitu sebuah tempat dilautan dimana tempat terjadinya angin badai lewat membentuk garis ditengah lautan" jawab klabautermann
"Oh aku belum pernah dengar tentang garis tengah laut" Ucap hana
Setelah selesai makanan kami pergi untuk langsung berangkat menuju Kota penyihir
"Ohhh elven kau sudah ada di atas kapal saja" Ucap tsuki berlari ke arah kapal
Kapal berjalan semua elf melambaikan tangan kepada kami.
"Elven jangan lupa kabari ayah mu ini" Ucap ayah elven sambil menangis
"Hahahhahahha sampai jumpa lagi terimakasih atas kapalnya!!!" Ucap klabautermann melambaikan tangannya
"Ahhh ini kah angin laut" Ucap tsuki
"Oi!! bantu kami angkat layar itu" Ucap klabautermann memukul kepala tsuki
Setelah mempersiapkan layar dan yang lainya kami berjalan dengan kecepatan normal kapal
"Apa segini sudah pas?" Ucap tsuki
"Yah mungkin mengatur kecepatan kapal seperti ini cukup terbilang pas untuk saat ini" Ucap klabautermann
"Kapal ini memerlukan arah angin untuk kecepatan apa kita bisa selamat melewati garis tengah?" tanya elven
"Tenang saja aku punya ide" Ucap klabautermann tersenyum
"Sebaiknya kita masuk akan bahaya jika kita sakit" Ucap hana
"Ngomong - ngomong elven kenapa dari tadi driad diam?" tanya klabautermann
"kaum driad jendurung tidur cukup lama, jadi jika tidak ada hal penting tidak usah di bangunkan dulu" jawab elven
"Ehhhhh pantas saja dia punya kekuatan energi 2 kali lebih besar dari pada kaum peri lainnya" Ucap klabautermann
"Oi lihat semuanya apa itu garis tengah laut?" Ucap tsuki menunjuk keluar jendela
"Eh?!" Wajah datar klabautermann
"Kita semakin dekat" Ucap tsuki
"Oi semua nya keluar turun kan layar" Ucap klabautermann
Semua bergegas menurunkan layar
"Ini dia kira akan masuk, apa yang kau lakukan tsuki?! masuk kedalam sini jika berada di luar kau akan terpental oleh angin kencang" Ucap klabautermann
"Ehhhhh" Wajah datar tsuki terpental oleh angin
"Tsuki!!!" Ucap hana sambil berlari mau ke arah luar
"Tunggu dulu biar aku saja" Ucap elven mencegah hana keluar
Elven menggunakan sihir yang membuat keluar akar dari tongkat mengikat kaki tsuki
"Bantu aku anginnya benar benar kencang" Ucap elven
Semua orang membantu menarik tsuki dan untungnya berhasil
"Bodoh!!!" Ucap klabautermann memukul dua kali kepala tsuki
"Aku minta maaf" Ucap tsuki sujud
"Sekarang bagaimana klabautermann perlahan kita juga terbawa oleh angin ini" Ucap hana
"katanya kau memiliki sebuah rencana apa itu?" tanya elven
"Sebelum itu aku membutuhkan bantuan driad" Ucap klabautermann
"Oiii driad bangun!!" elven mengeluarkan driad dari tongkat
"Akhhh sakit! apa kita sudah sampai di kota penyihir?" tanya driad sambil mengantuk membawa bantal
"Bantal kenapa ada bantal" Ucap semua orang di dalam hati
"Kita belum sampai tapi kami butuh bantuan mu" jawab klabautermann
Klabautermann menjelaskan rencananya kepada driad dan yang lain
"Apa ini akan berhasil?" tanya hana
"Yah tapi mungkin ada yang menjadi masalah" Ucap driad
"Apa itu?" tanya klabautermann kepada driad
"Aku bisa saja memindahkan kapal ini dengan teleport ke koordinat yang di maksud tapi masalahnya kita akan terjun dari langit ketinggian acak" Ucap driad
"yoshhh ayo mulai driad" Ucap tsuki tersenyum
Driad menggunakan sihir teleport seketika kapal langsung berada di atas langit terjun bebas kebawa dengan sangat cepat
"Oiiii!!!!!" Ucap klabautermann teriak karna mendadak terjun kebawa
"Hahahhahahha itu sangat seruh" Ucap tsuki
"Seruh dari mana!!" Ucap klabautermann memukul tsuki
"Sudah lah sekarang kita harus lihat keluar" Ucap hana
"woahh kita berhasil keluar, tapi ada satu masalah" Ucap klabautermann
"Masalah?" tanya elven
"Akibat guncangan tadi mungkin saja membuat sebagian kapal ada yang rusak" Ucap klabautermann
Semua orang mengecek kondisi kapal keadaan kapal hanya sedikit kerusakan
"Untung saja, baiklah mungkin kita harus berhenti dulu di suatu pulau bernama carp" Ucap klabautermann
"Kau benar walau kapal mengalami kerusakan tapi kita harus cek lebih, akan sulit memperbaiki kapal di lautan" Ucap hana setuju dengan klabautermann
"Yosh kalau begitu sebelum menuju Kota penyihir kita pergi mampir ke pulau carp" Ucap tsuki tersnyum