
"Walau aku bilang ingin membantu mu, Tapi aku tidak tahu dimana tempat obat itu?"tanya tsuki
"Obat yang di maksud ada gold berry" Ucap driad
"Iyah, obat itu berada jauh dara kota ini" Ucap alvous
"Yoshhh tunjukan saja jalannya kami akan ikut mencari" Ucap tsuki
"Tapi sebaiknya ada yang jaga adik alvous" saran klabautermann
"Kau benar" Ucap hana
"kalau begitu biar aku saja" Ucap driad
"Yoshhh kita mulai pertualangannya" Ucap tsuki semangat
Kami pun pergi keluar dari kota, pergi menuju hutan yang cukup jauh bahkan kami membutuhkan waktu sampe setengah hari.
"Bagaimana jika kita beristirahat terlebih dahulu, setelah pagi hari kita melanjutkan perjalanan kita, akan sangat bahaya jika malam hari berkeliaran di hutan" Ucap hana
"Kau benar aku merasakan firasat tidak enak" Ucap elven
Kami menentukan tempat istirahat kita di dekat sungai, membuat tenda dan api unggun.
"Maaf karna aku kalian jadi kerepotan" Ucap alvous
"tidak usah di pikirin lagi pula kami sangat suka berpetualang" Ucap klabautermann
"Kau benar tidak usah di pikirin, benar kan tsuki?" tanya elven memanggil tsuki
"Ehhhhh?! tumben sekali dia langsung tertidur" Ucap elven kaget
"Sepertinya dia kecapean sebaiknya kita juga secara tidur" Ucap han
Kami pun tidur cepat, agar saat besok bisa melanjutkan perjalananan saat pagi hari.
"Semuanya bangun!" Ucap hana membangunkan semua orang
"Ada apa hana? aku masih sangat mengantuk" Ucap klabautermann menguap
"Lihat lah!!" Ucap hana menunjuk ke arah barat
Semua terkejut karna melihat sekelompok monster serigala.
"Wolf pound nama mereka, dia adalah monster berkelompok yang sangat kuat" Ucap elven
"Apa mereka bisa menggunakan sihir?" tanya tsuki
"Untungnya tidak" Ucap klabautermann
"Sebaiknya kita mundur perlahan" Ucap hana
Kami berlari perlahan ke arah berlawanan dengan arah wolf pound
"Yosh lari!!!" tsuki lari menginjak ranting membuat terdengar suara
"Bodoh!!!!, wlof pound sangat sensitif terhadap suara kita harus lari cepat" Ucap elven
wolf pound menyadari keberadaan kami, membuat harus berlari sekuat tenaga.
"Apa kita tidak bisa melawan wolf pound!!!" Ucap tsuki sambil berlari
"Mustahil, aku pernah dengar jika wolf pound sangat susah di kalahkan bila sedang berkumpul" Ucap alvous
"Ehhh?!!!" Ucap tsuki
"Bodoh!!!" Ucap elven berlari sangat kencang
Saat berlari kami tidak sengaja menginjak bolongan besar, membuat kami terjatuh.
"Aduuuh, apa kalian tidak apa - apa?" tanya tsuki
"Sepertinya kita terjebak di suatu lubang" Ucap hana
"Kalau begitu kita aman untuk sesaat" Ucap tsuki dengan bangga diri
"Apa!!....,kau tidak punya rasa bersalah!!!" Ucap elven memukul tsuki
"Sudah lah sebaiknya kita lihat sekitar dulu" Ucap klabautermann
"Eh kalau soal itu aku ada solusi" Ucap elven
"Kau benar kita harus lihat sekitar" Ucap tsuki
"Oiii kalian dengar tidakk...?" tanya elven tidak di dengar
"Ah sudah lah" Ucap elven menghela nafas
Kami pun menjelajahi seluruh lubang itu dan begitu kebetulan kami menemukan gold barry
"Itu!!!" Ucap tsuki menunjuk Gold barry
"Itu adalah gold barry di tambah sangat banyak" Ucap alvous menangis
"Hahahhahahha ayok kita ambil semua" Ucap tsuki
Kami mematik gold barry itu secukupnya
"Elven apa segini cukup?" Ucap tsuki
"Sebanar nya hanya perlu satu satu saja sudah cukup" Ucap elven
"Ehhh?!! kalau begitu kenapa tidak beli saja" Ucap tsuki
"Kau benar, dan orang yang ikut lelang rela mengeluarkan banyak uang" Ucap alvous
"Ada satu masalah kita tidak bisa keluar" Ucap hana
"Sip lah kalau begitu kita mencari jalan keluar hahahaha" Ucap tsuki
Kami mengikuti arah yang di berikan tsuki sampai ujung
"Oii tsuki apa kau tidak tahu jalan nya, hanya sok tahu saja!!!" Ucap klabautermann
"Maafff" Ucap tsuki sujud meminta maaf
"Ah sudah lah, tapi mengapa disini ada harta karun" Ucap hana menunjuk ke arah harta karun
"Ehhh?!!!" Semua orang terkejut
Lalu kami membuka harta itu berharap isinya uang yang sangat banyak, ternyata hanya sebuah peta saja
"Aku sangat kecewa aku pikir ini uang" Ucap klabautermann
"Peta sobek" menghela napas tsuki
"Tapi sebaiknya kita simpan saja" Ucap hana
"Tapi bagaimana cara kita keluar" tanya tsuki
"Bagaimana bila kita naik lewat atas" saran klabautermann
"Itu ide bagus!!!" Ucap tsuki memanjat dan terjatuh
"Sialllll!!! ini terlalu licin, tapi aku tidak akan menyerah" Ucap tsuki
Tsuki memanjat tapi gagal terus, saat itu pulau elven menggunakan sihir teleport memindahkan semua orang
"Eh?...." wajah datar tsuki tiba - tiba berada di tempat yang berbeda
"Kenapa kita tiba - tiba ada disini?" tanya alvous
"Aku memindahkan menggunakan sihir teleport" jawab elven
"Oii!!!! bilang dari awal" Ucap tsuki
"Aku sudah bilang!!!, tapi tidak ada yang mendengar!" Ucap elven
"Sudah lah kalian jangan bertengkar, Kita harus cepat untuk membuat obat" Ucap hana
Akhirnya kami pergi dengan cepat menuju Kota, alasan tidak menggunakan teleport karna jaraknya terlalu jauh, jika di paksa akan membuat elven kesakitan.
"Perjalanan benar - benar jauh apa kau tidak lelah alvous berlari seperti ini?" tanya hana
"Aku tidak apa - apa, aku hanya perlu istirahat satu menit saja" jawab alvous kecapean berhenti berlari
"Sudah lah biar aku gendong" Ucap hana mengendong alvous
kami pun akhirnya sampai sore hari, lalu kami memasuki kota ada seseorang bangsawan yang melihat kami membawa buah gold barry cukup banyak.
"Tunggu kalian rakyat jelatah" Ucap sang bangsawan
"Ada perlu apa kami sedang terburu - buru" Ucap klabautermann
"Bagaimana bila aku membeli semua buah itu?" tanya sang bangsawan tersenyum
"Aku tidak ingin menjual sekarang" kata klabautermann
"Ha?! kau berani menentang bangsawan, sudah aku kasih pilihan baik!" Ucap sang bangsawan
"Mon maaf sebelumnya seperti gelar bangsawan mu lebih besar dari aku, jika kau masih ngotot aku tidak akan melepaskan mu" Ucap seseorang pria berambut biru muda menggunakan baju rapih
Sang bangsawan itu kaget dengan kedatangan pria itu lalu dia langsung pergi
"Terimakasih telah menolong kami" Ucap elven
"Tidak apa - apa , Sepertinya kalian sedang buru - buru"ucap sang pangeran tersenyum
"Terimakasih kami akan membalas kebaikan mu" Ucap tsuki berlari langsung
Akhirnya kami sampai ke rumah alvous
"Kakak!!!!" Ucap suki melompat senang ke arah alvous
"Kau tidak apa - apa? apa kau sudah makan?" tanya alvous kepada suki
"Aku tidak apa - apa anu ne kakak driad sangat baik" Ucap suki menceritakan banyak hal
"Apa kalian bisa menemukan gold barry itu?" tanya driad
Elven memberikan gold barry dan mulai meracik obat untuk suki
"Ini dia suki obat untuk mu" Ucap driad tersenyum
"Apa pahit? kak driad?" tanya suki
"Tidak rasanya akan sangat masam" jawab driad
suki pun minum obat buatan driad
"Kakak aku sangat ngantuk" Ucap suki kepangkuan alvous langsung tertidur
"Ini obatnya satu hari satu kali, efek samping adalah rasa kantuk ini seperti obat bius" Ucap elven tersenyum
Alvous pun menangis haru sangat kencang sangat berterimakasih kepada tsuki dan lainnya, semua orang tersenyum karna melihat alvous yang menangis karna bahagia.