
"Aku tidak ingin pergi!!!" ucap tsuki
"Kau sendiri kemaren semangat ingin cepat menemukan hal lebih menarik, kenapa sekarang tidak ingin pergi BODOH?!" ucap klabautermann
"Soalnya kalian menulis tempat yang sangat indah, aku ingin melihatnya" rengekan tsuki
"Oi bodoh berisik kita tidak ada waktu lagi" ucap senchou memukul leher tsuki sampe pingsan.
Halo aku tsuki walau aku sangat senang akhirnya bisa ke pulau elf tapi aku cukup sedih karna tidak bisa ke tempat yang di tulis oleh klabautermann, tidak ada waktu untuk sedih aku bisa kesana lagi kapan saja hahahaha.
"jadi itu sebuah pulau elf" ucap hana
"Hebat!!, aku tidak sabar ingin minum - minum ehehehehehe" klabautermann
"Kalian akan tergejut saat berada disana, karna bukan hanya pulau elf saja pembagian wilayah terdiri dari 4 kota dan tengah-tengahnya di sebut tempat suci sayangnya sangat jarang orang bisa kesana penjagaan sangat ketat" Penjelasan dari senchou
"Lihat!!! rumah disana kebanyakan di atas pohon hebat!!!" Tsuki dengan wajah sangat ceria
"Oh kau sudah bangun" wajah datar klabautermann
"Humeee sepertinya aku hanya bisa mengantar kalian sampe pelabuan saja, karna aku akan kangsung lanjut setelah membeli beberapa bahan" ucap senchou
"Jika boleh tahu senchou kemana tujuan pergi sebenarnya" Ucap hana
"Tujuan ku pergi menjemput wakil kapten kami lain kali akan ku kenalkan kepada kalian" Ucap senchou dengan tersenyum
Kami pun sampe menginjakan kaki di pulau elf.
"Senchou kau yakin langsung berangkat?" ucap klabautermann
"Hahahaha jangan khawatir seperti itu kita akan bertemu lagi 5 tahun kedepan ke pulau ancient ingat janji itu" Ucap senchou dengan tersenyum sambil meninggalkan kami
"Senchou bawa kisah petualangan yang hebat agar kita bisa menceritakan kepada sato" tsuki melambaikan tangan kepada senchou
"5 tahun? aku ingin tahu sebenarnya janji apa" Tanya hana
"Oh soal itu aku akan menceritakan" klabautermann menceritakan secara singkat
"jadi orang bernama sato itu yang telah membantu kalian, Apa aku benar bisa ikut bersama kalian?" ucap hana
"Hahahhahaha jangan khawatir Sato pasti sangat senang jika banyak orang" Jawab tsuki dengan wajah tersenyum
"Yoss untuk sekarang kita akan mencari penginapan dulu, setelah itu kita langsung mencari tahu tentang Nusantara" Ucap tsuki
Singkat cerita kami telah menentukan tempat penginapan namun ada suatu kejadian unik.
"hana! hana! bagaiman jika di sini kita penginapan tempatnya benar - benar tinggi" ucap tsuki
"yah itu cukup bagus, kita langsung masuk saja" ucap hana
"tsuki lihat anak kecil itu dia seperti kesusahan, apa dia tersesat?" Tanya klabautermann
"Yosh kita bantu dia!!!, Oi anak kecil aku bisa membantu mu jika kau terseat" Tsuki mendekati anak kecil itu sambil melambaikan tangan
"Ha?! Siapa kau panggil anak kecil bodoh" Ucap anak kecil memukul kepala tsuki dengan tongkat
"nama ku adalah elven walau aku seperti ini tapi aku bukan anak kecil hmmmp" ucap elven
"Maaf atas ketidaksopanan kami, kami hanya ingin membantu tidak ada niatan lain" ucap hana dengan tersenyum
elven adalah seorang wanita tapi dia telihat seperti anak kecil bagi ku dengan tubuh kecil kupin khas elf berambut putih.
"Jika tidak ada yang bisa kami bantu kami izin pamit" ucap hana
"Tu-tuunggu kalian sepertinya baru mendatangi tempat ini, aku bisa mengantar mu atau mungkin kalian ingin bertanyata sesuatu aku tahu semua tentang tempat ini" Ucap elven
"Ehhhhhh apa benar kau tahu sesuatu bahkan sejarah? ternyata anak-anak disini cukup pinta juga" Ucap tsuki
"Sudah ku bilang AKU BUKAN ANAK KECIL!!" elven memukul lagi kepala tsuki
"Oi apa yang kau lakukan sudah 2 kali kau memukul ku dasar anak kecil!!" Ucap tsuki
"Aku bukan ANAK KECIL!!!" memukul lagi kepala tsuki
"Maaf kami ahahahahaha dia memang bodoh tapi dia orang baik." ucap klabautermann
"Oh! Jika kau tahu banyak sesuatu kebetulan kami ingin menanyakan banyak hal" ucap hana
"Kami akan membayarnya" ucap hana
Elven menjelaskan apa yang harus kami bayar
"Aku tidak perlu uang kalian, izin kan aku ikut kalian selama 2 bulan" ucap elven
"Eh?! Yah kami mungkin tidak biaa tinggal disini selama 2 bulan" Ucap klabautermann
"ok aka setuju hahahahaha" ucap tsuki
"Tsuki apa yang kau katakan kita tidak bisa tinggal selama itu" ucap klabautermann
"Jangan terlalu buru-buru perjalan kita masih panjang hahahahhaha" ucap tsuki
"Ah sudah lah aku akan mengikutimu, awas saja jika kau menunjukan petualangan ini menjadi membosankan, aku akan berpetualang sendiri" Ucap klabautermann
Kami akhirnya setuju dan memasan penginapan juga untuk elven.
"Apa kalian melakukan perjalanan?" tanya elven
"Yah kami melakukan perjalan petualangan untuk menemuka hal menarik di dunia ini" Ucal tsuki dengan tersenyum
"Elven aku ingin bertanya satu hal tentang pulau ini." ucap hana
"apa itu aku akan menjawab sebisa ku?" Ucap elven
"Apa kau tahu tentang nusantara?" tanya hana
"Apa itu tujuan kalian berpetualang? kalian benar - benar bodoh, Yang aku tahu ada sebuah tempat yang sangat di lindungi oleh para elf tempatnya bernama dragon lair tempat nya berada di tengah dari 4 kota dan satu tempat suci , pulau ini terdiri dari empat kota Eldamar, Lindon, Eregion, Lórien dan satu lagi tempat suci yaitu dragon lair" Jawab hana
"Apa di dragon lair ada petunjuk tentang nusantara?" tanya tsuki
"Kalau soal itu aku kurang tahu tapi disana ada prasasti sangat besar, prasasti itu di sebut keberadaan" jawab elven
"Tempat itu bukan tempat umum bahkan aku bisa merasakan ada pelindung yang mengelilingi tempat itu, elven bagaiman kau tahu tempat itu? Sangat susah bahkan bagi para elf untuk masuk" Ucap klabautermann
"Ahahahahahaha yah aku sangat cerdik karna aku sangat suka membaca buku" ucap elven mengeluarkan sedikit keringat.
"Apa ada sesuatu yang menarik selain tempat suci?" tanya hana
"Sebenanrya ada tempat-tempat menarik yang jarang di ketahui publik di empat kota, aku akan mengantar mu besok" ucap elven
"Apa kau benar ingin mengatar kami? Tenyata kau cukup baik hahahahhaha" Ucap tsuki
Saat itu kami berbincang-bincang banyak sampe malam tiba.
"Yosh kita langsung tidur saja aku tidak sabar besok hahahhahaha" ucap tsuki
"tsuki menunduk!!!" Ucap hana
Ntah mengapa terdapat anak panah yang menembus jendela seperti mengicar ku saat itu.
"Eh?!" tsuki sangat kaget melihat anak panah tertancap di tanah
"Lihat lah anak panah ini di ujungnya terdapat kertas, ala ini sebuah surat?" Ucap hana membuka surat dan membacanya
"Hana apa isi surat itu?" Tanya tsuki
"Temui kami di hutan pysc dan serahkan tuan putri esok jam 12 siang jika tidak kami akan membunuh kalian" Ucap hana membacakan isi surat itu.
"Putri?! apa maksudnya" Ucap klabautermann
Saat itu juga elven tiba - tiba langsung berlari meninggalkan kamar tersebut kami pun mencoba mengejarnya namun kami tidak bisa mengejarnya.
"Elven!!" Ucap tsuki mengejar elven
"Oi tunggu apa kau bisa menjelaskan pada kami ayok lah" Ucap tsuki mengejar elven
"Ha! sebaiknya orang seperti kalian tidak usah ikut campur, kalian tidak bisa membantu ku aku akan datang kesana sendiri jam 12" ucap elven
"Mundur tsuki!!" Ucap hana dengan cepat menebas serangan ice dari elven.
Yah perjalan tidak selamanya lancar bahkan kami kebingungan saat itu kenapa elven menjadi seperti itu, dia tidak menjelaskan apapun akhirnya kami memutuskan untuk mencari tahu tentang elven.