Nusantara

Nusantara
Chapter 22 Sebuah Pelatihan I



Kami lalu mencoba percaya kepada yin dan mendengarkan cerita yang disampaikan yin.


"Apa kalian tahu perang arkeo?" tanya yin


"Yah semua orang tahu perang besar itu" jawab tsuki


"Awalnya di pulau elf memiliki tiga ras kaum naga , driad , dan elf kami hidup sangat tenteram membagi 5 wilayah yaitu Eldamar, Lindon, Eregion, Lórien dan dragon lain." penjelasan dari yin dengan serius


"lalu kenapa kaum naga berada disini? apa semuanya karna iblis?" tanya tsuki


"Hooo seperti kalian sudah tahu kenapa kaum driad sekarang sudah di nyatakan punah" Ucap yin


"Yahh kami tahu cerita nya itu membuat ku muak mereka seenaknya saja" tsuki dengan wajah kesal


"Dunia ini di buat oleh salah satu dari tujuh komandan iblis Beelzebub tempat mengurung para suku naga" Ucap yin


"Kenapa iblis itu mengurung kaum naga?" tanya hana


"Rasa tamak akan pengetahuan dan kekuatan itu adalah sifat iblis Beelzebub" Jawab yin


"Apa hubungannya dengan mengurung kalian?" tanya hana


"Dunia ini bukan hanya Dunia untuk mengurung kami tapi mengambil semua kekuatan kami" Ucap yin


"Tapi Bukanya kalian masih ada kekuatan seperti tadi kau mampu menghentikan hydra dan falkon bertarung" Ucap klabautermann


"Hahahahahaha ini hanya sebagian kekuatan saja, kami tidak bisa menggunakan sepenuhnya di tambah jika ada yang meninggal dunia naga itu akan menjadi energi membuat Beelzebub semakin kuat" yin wajah sedih melihat kearah bawah


"Tunggu!!! Jika kalian tidak bisa keluar dari tempat ini bagaimana dengan kami yang sangat lemah" Ucap elven


"Hahahahahaha karna itu kami akan melatih kalian bukan kami tapi aku sendiri." Ucap yin tersenyum


"Apa itu hal yang tidak mustahil?" tanya hana


"yah karna peluang kalian keluar hanya 2%" jawab yin


"Ok kami akan mengikuti latihan mu!" Ucap tsuki


"Bagaimana jika kita berlatih mati - matian tapi masih belum bisa keluar" Ucap klabautermann


"Jangan khawatir kita pasti bisa keluar!!!" Tsuki tersenyum


Semua ikut tersenyum dan siap untuk pelatihan yang akan di berikan yin.


"Latihan akan di mulai besok, sebaiknya kalian istirahat terlebih dahulu" Ucap yin pergi meninggalkan tsuki dan lainnya


"Lihat lah dari atas sini kita bisa melihat kondisi kota ini" Ucap tsuki melihat pemandangan kota


"Kau benar suasana di gua dengan rumah terbuat dari batu penerangan menggunakan Crystal, aku tidak sangka bisa melakukan petualangan" Ucap elven tersenyum tipis


"Hahahhahahha melihat dunia baru yang belum kita lihat adalah bagian menarik dalam berpetualang jadi jika kita di kurung disini kita melewati banyak kesenangan" Ucap tsuki tersenyum lebar dan tertawa


Kami pergi beristirahat tapi yang membuat ku heran bagaimana mereka membedakan malam dan siang padahal disini tidak terlihat matahari.


"Tunggu semuanya bagaimana kalian tahu ini malam atau siang?" tanya tsuki menghentikan semuanya saat ingin masuk ke kamar masing - masing


Hana tersenyum tipis lalu semua masuk


"Oiiiiiii kenapa kalian tidak peduli dengan masalah itu" Ucap tsuki teriak


Akhirnya aku ketempat tidur ku, pertanyaan itu membuat susah untuk tidur sehingga aku semalam memikirkan terus bagaimana orang - orang bisa membedakan malam dan siang. keesokan harinya yin datang lalu memanggil kami untuk berkumpul.


"tsuki apa yang terjadi kau seperti beruang" tanya yin


"Ini semua salah kalian!!!, aku tidak bisa tidur akibat memikirkan bagaimana cara kalian tahu ini sudah siang ataupun malam" Ucap tsuki mengeluh menangis


"Kau tidak di beri tahu disana ada teknologi jam besar yang memberi tahu" Ucap yin


"Ehhhh" Wajah tsuki yang merasa malu


"Hahahahahaha sudah lah ayok ikuti aku"


Kami berjalan mengikuti yin berhenti di sebuah gua yang sangat dalam di sana ada genangan air seperti danau cukup besar dan dingin.


"Apa ini tempat latihanya?." tanya tsuki


"Yah kita akan berlatih disini."Jawab yin


"Apa yang kita akan lakukan?" tanya hana


"Sebelum berlatih aku ingin kalian tahu konsep energi. Jika kalian mengalirkan sihir untuk membuat api itu membutuhkan energi setiap orang memiliki maximal kekuatan energi masing - masing ini di sebut kontrol energi." yin menjelaskan dengan detail


"Aku sudah tahu itu tapi seperti tsuki belum pernah mengeluarkan energi." Ucap elven


"Hahahhahahha tidak apa - apa aku akan mengajarkan sampe bisa" Ucap yin


"Kontrol energi memiliki tingkat lanjut, jika kalian bisa memaksimalkan kemampuan ini kalian bisa menggunakan sihir sebesar ini." Ucap yin sambil menuturkan tangannya mengeluarkan bola api sangat besar


"Untuk yang kedua adalah insting setiap makhluk hidup atau benda mati memiliki energi ini membuat saat kita diserang kita bisa menghindari tingkat lanjut dari insting bisa membaca ribuan gerakan orang"


"lalu apa yang ketiga?" tanya tsuki


"Ini di sebut energi Power kita mengendalikan energi kedalam tubuh kita membuat kita bisa membelah atau menghancurkan sesuatu dengan mudah, Contoh tingkat lanjut seperti ini." Yin menonjol sebuah batu tanpa terkena batu


Semua orang terkejut dan terdiam


"Apa kami bisa melakukan nya? " tanya elven dengan wajah ragu


"Tidak ada waktu untuk ragu elven jika kita ragu membuat semakin mustahil Hahahhahahha " Ucap tsuki tersenyum.


"Kalian akan latihan sampe bisa menguasai setidaknya bisa mengalahkan monster yang ada disini." Ucap yin


"Lalu apa yang harus kami lakukan?" tanya elven


"Aku telah menyiapkan jenis latihan berbeda untuk kalian khusus elven akan fokus kontrol energi" Ucap yin mengarahkan ke suatu batu


"Apa yang harus ku lakukan ?" tanya elven


"Duduk di batu itu lalu tahan energi itu di tangan" jawab yin


Elven mulai duduk lalu muncul energi sangat besar keluar dari batu itu membuat elven langsing tidak sadarkan diri


"Elven!!" Ucap tsuki menghampiri elven


"Tenang saja dia akan bangun dalam beberapa jam, selanjutnya untuk tsuki akan fokus ke power energi dulu" Ucap yin


"Apa yang harus aku lakukan?" tanya tsuki


"Kau harus menaiki fisik mu dulu dengan berlari cukup jauh setiap hari." jawab yin


"Ehhhhhhhh." wajah tsuki yang males


"Dan untuk hana akan fokus insting terlebih dahulu, untuk latihan hanya perlu menghindari serangan dari ku, kita akan fokus satu - satu Hahahahahaha " Ucap yin sambil tertawa sangat lepas


"Tapi untuk sekarang sepertinya kalian belum sarapan aku akan membuatkan masakan buat kalian setelah itu kalian harus semangat latihan" Ucap yin senyum


Semua tertawa dan tidak sabar untuk menjalani latihan


"Tuuungu bagaimana dengan aku dan driad?" Ucap klabautermann


"Untuk peri itu beda bukan energi jadi aku kurang bisa mengjari peri" jawab yin


"Selagi mereka belajar aku akan mengajari mu klabautermann" Ucap driad menepuk bahu klabautermann


"Hahahahahaha sudah lama sekali aku tidak melihat seperti ini" Ucap yin tersenyum sedih