Nusantara

Nusantara
Chapter 11 Pulau Sakura



Halo aku tsuki kali ini kami aedang menuju ke pulau sakura, dimana kata senchou di sana memiliki ibu kota yang sangat unik apa lagi desa - desa memiliki ciri khas dari makanan atau budaya.


"senchou apa kau pernah ke pulau sakura?" ucap tsuki


"Aku pertama sekali kesana, negara yang cukup indah tapi tidak dengan orang - orang disana" dengan muka serius senchou


"Apa disana orang-orang tidak ramah?" tanya tsuki


"Tidak, bukan orang umum tapi pemerintah. mereka seperti menyembunyikan perdagangan gelap" jawab senchou


"Ehhhhhh jika begitu kenapa pulau itu di sebut sakura?"


"kau ini banyak tanya!, Nanti kau juga akan tahu aku sudah mengantuk lihat lah klabautermann dia sudah tertidur" Ucap senchou sambil menguap


pagi hari kami sudah berada di pulau sakura tepatnya di sebuah desa dengan udara laut yang sangat damai.


"oi lihat klabautermann banyak sekali bunga sakura disini" ucap tsuki memukul-mukul klabautermann


"Yahhh!!! aku tahu, bisa kau berhenti memukulku?" klabautermann dengan wajah marah


Kami pun pergi ke penginapan desa ini.


"YOSSSSS!!!, memang jika kita ke sini yang wajib adalah kepemandia air panas" teriak senchou


Kami pergi langsung menuju ke pemandia air panas, membagi 2 kubu cowok dan cewek.


"Aku baru pertama kali ke tempat seperti ini ahhhh rasanya nyaman" Ucap tsuki


"Kau benar sekaliii ahhhhh" ucap klabautermann


"Ahhhhhh ini benar - benar enak, kenapa kau ikut masuk klabautermann" ucap tsuki


"Ehh?! apa yang kau katakan aku seorang pria" klabautermann dengan wajah marah


"ku pikir kau perempuan"Ucap tsuki


"Kau ini!!!, Apa yang akan kita lakukan sehabis ini tsuki?" tanya klabautermann


"makan!, aku ingin coba makanan DISINI!!!" tanya tsuki


Selesai mandi kami pergi ke ruang makan dan melihat hidangan yang sangat enak.


"Apa ini?!" Tanya tsuki


"Oh kau baru pertama kali, itu sangat enak namanya adalah Oden" jawab senchou


Isi di dalam oden ini terdapat banyak dari daging sampai ke sayur-sayuran rasanya yang sangat kuat dari bumbunya apa lagi di sajikan dengan hangat


"Ohhhh!!, ini sangat enak tsuki aku belum pernah memakannya" ucap klabautermann


"Kau benar ini benar-benar enak" ucap tsuki


kami memakan sampe kenyang setelah kenyang aku pergi keluar penginapan dan melihat sesorang gadis menggunakan pakaian yang cukup keren, dengan rambut panjang berwarna pink dan membawa katana dia berlari serius.


"Oiii gadis sakura" ucap tsuki


"Ha?! siapa yang kau panggil gadis sakura" memukul kepala tsuki


"Maaf, apa yang kau lakukan berlari-lari? Nama ku adalah tsuki" tanya tsuki


"Ah nama ku Hana, kau tidak perlu tahu sudah lah jangan menghabiskan waktu ku" ucap Hana


Hana berlari sangat cepat, saat itu aku mengikutinya dengan ikut berlari


"Oii! kenapa kau ikut?!" ujar hana


"aku hanya penasaran tolong izinkan aku ikut dengan mu" ucap tsuki


"Kau ini?! Jika kau ikut nyawa mu akan terancam"


"Woahhh!! apa kau sedang berpetualang juga dan menemukan reruntuhan?" Tanya tsuki


"Bodoh! aku bukan ingin pergi bersenang senang sudah lah jangan ganggu aku" ucap hana


Hana saat itu menendang ku, membuat terpental sangat jauh.


Setelah itu aku mengikuti hana diam-diam dia masuk ke sebuah rumah besar yang rusak.


"woah apakah disitu reruntuhanya " Ucap tsuku ekspresi semangat


Aku mencoba masuk ke rumah itu, namun aku kehilangan jejak hana.


"Kemana perginya hana?" Menghela nafas


Ntah mengapa aku telah berkeliling seisi rumah, tapi tidak menemuka siapa-siapa, memutuskan untuk keluar saat ingin membuka pintu tiba - tiba saja lantai bawa menjatohkan ku.


"Ahhh, kenapa?! Selalu saja ada ruang bawah tanah sebagai tempat rahasia apakah orang yang membuat tempat rahasia tidak kreatif selalu saja berada di bawah" Ucap tsuki


Dibawah tersebut mempunya satu ruangan dan terdengar seperti seorang sedang berdiskusi, menginitip dari pintu ternyata hana sedang berada di sana.


"Ohhh!! Hana" ucap tsuki melambaikan tangan


"apa yang kau lakukan, kenapa kau bisa berada disini?!" ucap hana


"Hana siapa orang ini?" ucap kazu


"Halo, aku tsuki aku seorang petualang" tsuki dengan badan menduduk memperkenalkan diri


"Sebaiknya kau pergi dari sini, jika ikut campur nyawa mu akan bahaya" ucap hana dengan wajah serius


"Aku sudah bilang bahwa aku seorang petualang menghadapi bahay sudah biasa, jangan khawatir aku tidak akan mati" ujar tsuki sambil tersenyum


Setelah itu mereka pun menceritakan semuanya.


"Baiklah nak tapi jangan memberi tahu siapapun tentang masalah ini, nama ku adalah sei seorang pendiri kelompok ini. Kami sudah tahu sisi gelap dari salah satu shogun, sudah 5 tahun berlangsun seorang shogun bernama Dast melakukan tindakan kejahatan menculik anak kecil dan menjadi kan budak, bukan hanya itu di memonopoli hasil pajak dan banyak lagi" ucap sei


"Tujuan kami ingin meruntuhkan kempimpinan nya, selama 5 tahun ini selalu diam tidak berdaya tapi sekarang kami akan bergerak" ucap hana


"Apa yang kalian lakukan selama 5 tahun ini?!, Kenapa kalian tidak bergerak apa kalian tidak memikirkan anak-anak yang di culik dan di jadikan budak" ucap tsuki memarahi kelompok samurai


Hana menamparku sangat keras dia berkata.


"Selama 5 tahun kelompok kami selaku di penggal setelah menyelamatkan banyak nyawa, setiap bulannya kami melihat kepala teman kami kau tidak tahu apa - apa" ucap hana


Saat itu aku terdiam.


"Kalau begitu aku minta maaf, Izin kan aku ikut KALIAN!!!" ucap tsuki momohon dengan sujud.


"Hahahahaha sudah lah hana, semakin banyak orang semakin baik. Oi anak muda jangan sampe menghalangi kami" ucap Sei


"Lalu apa yang akan kita lakukan?" tanya tsuki


Hana menjelaskan semua rencana yang akan di lakukan.


"malam ini kita akan menolong anak-anak lokasinya berada di tengah hutan bangunan ini, Tujuan kita hanya menyelamatkan." jawab hana


Kami menuju lokasi yang telah di tentukan.


"Hahahahaha, jadi itu bangunan tersebut." ucap tsuki sambil tersenyum


Setelah itu kami bergerak terdapat 23 anggota yang bakal bertarung dan mengalihkan perhatian para penjaga aku dan hana di tugaskan untuk menyelinap, kami berdua pergi melalu jalan belakang.


"Tsuki kita harus memanfaatkan situasi ini" ucap hana sambil membuka pintu.


Di dalam bangunan tersebut terlihat sangat sepi dan gelap, di dalam sana terdapat tangisan salah seorang anak kecil.


"Kau tidak papa?!" tanya hana


"aku tidak papa kak" jawab anak tersebut


"Oi hana sepertinya disini ada yang janggal" Ucap tsuki


Anak kecil tersebut menusuk hana dan tertawa


"Hahahahah seorang samurai seperti mu tidak bisa mengalahkan ku, hari ini aku akan memusnahkan hama menggangu seperti kalian" ucap sang anak


Anak itu sekitika tidak sadar kan diri, lalu muncul sosok dari kegelapan seorang pria dengan badan besar memakai kimono.