Nusantara

Nusantara
Chapter 24 Pertarungan melawan hydra I



"Oiyah kita seperti melupakan tujuan kita untuk membuat kontrak baru antara driad dan elven" Ucap tsuki


"Sepertinya heven menjahili kalian" Ucap yin


"Apa maksud mu ?" tanya elven


"Semenjak kalian bertemu dengannya dia sudah memutuskan kontrak lama sepertinya driad sudah tahu" jawab yin tersenyum


"Ahahahhaha aku minta maaf tidak memberi tahu kalian tapi ini perintah dari ratu dari para driad aku tidak bisa menolak" Ucap driad


"Apa perintah itu?" tanya hana


Akhinrya yin menjelaskan semua maksud dari heven


"intinya dia bisa melihat masa depan dan dia sudah tahu hal ini akan terjadi dia selalu seperti ini, tapi aku bersyukur mendengar dari kalian bahwa dia baik - baik saja" Ucap yin menangis


"Hahahhahahha kalau begitu kita hanya perlu keluar dari sini dan menuju dragon lain lalu lanjut berpetualang ke tempat berikutnya" Ucap tsuki tersenyum sangat lebar


Kami langsung bergegas untuk melawan hydra di perjalanan berbicara banyak hal.


"Oh aku lupa bagaimana jika kita memberi nama kelompok kita" Ucap klabautermann


"Oh itu ide yang bagus, bagaimana bila namanya keagungan elf cantik elven" ucap elven


"Ohhh kau punya ide hana?" tanya klabautermann


"Oiiii jangan kacangi aku!!" Ucap elven


"Nama kah aku punya ide bagaimana bila maple" Ucap yin


"Maple? ohhh itu ide yang bagus" Ucap hana


"Yah aku setuju karna pemimpin kita selalu memakai anting maple" Ucap elven


"Itu nama yang bagus!!! aku suka" Ucap tsuki tersneyum


Semua setuju memberi nama kelompok dengan nama maple.


"Ngomong - ngomong bagaimana caranya agar bisa tahu lokasi monster yin?" tanya tsuki sambil jalan mengikuti yin


"Pertama sebarkan energi di sekitar lalu setelah itu bisa merasakan akan ada apa di sekitar tingkat tinggi dari teknik ini bisa melihat dengan jangkauan yang cukup besar" jawab yin


"Aku merasakan hydra ada bawah" Ucap tsuki


"Hoo kau langsung bisa mempraktekan" Ucap yin


Kami pun pergi menuju tempat ke beradaan hydra untuk mengalahkan hydra tapi sebelum sampe disana ternyata ada banyak cukup monster di area yang sedang kami lewati


"Hooooo lihat lah ada monster kelalawar sangat banyak badan nya begitu besar" Ucap tsuki teriak


"Bodoh jangan teriak dia peka terhadap suara" Ucap klabautermann sambil menutupi mulut tsuki dengan tangan


"Sepertinya di sadar" Ucap hana memasang kuda - kuda


Saat dua monster kelalawar datang hana menebas dengan katananya itu membuat kelalawar mengeluarkan suara yang sangat besar membuat sekitar gua bergetar.


"Akhhhhhhh apa ini berisik sekali" Ucap tsuki


Elven menggunakan sihir agar meredah suara yang masuk


"Oh terimakasih elven" ucap tsuki


"Ada masalah yang lebih besar dari ini lihat semua kelalawar itu mulai mendekati kita" Ucap elven


Tsuki tersenyum dan tubuhnya mengeluarkan asap bersiap untuk bertarung. kelalawar itu mulai menyerang namun semua serang berhasil dihindari oleh tsuki dan yang lain.


"Akhhhh ini merepotkan kekuatan sihir bumi tangan batu" muncul tangan besar terbuat dari tanah menghempaskan semua kelalawar


"Oiii elven!!! apa yang kau lakukan aku ingin mencoba tinju ku" ucap tsuki


"Simpan saja dulu tenaga mu untuk melawan hydra" Ucap elven


"bagaimana terbentuknya kaum naga kenapa naga tidak di sebut monster?" Ucap hana


"Naga tidak di sebut monster karna dia sudah berevolusi memiliki akal seperti manusia" jawab yin


"kenapa tiba - tiba bertanya seperti itu hana?" Ucap tsuki bertanya kepada hana


"Aku menemukan hal unik saat aku menjelajah saat latihan, tertulis di batu bahwa iblis bukan lah monster dan disitu tertulis dunia sebelum gelap" ucap hana


Yin tiba - tiba diam dan menghela nafas tersenyum tipis


"Kita akan mengetahui kelak sekarang kita fokus mengalahkan hydra yin apa sudah dekat?" tanya tsuki


"Hahahhahahha tempatnya ada di bawah aku akan tunggu di atas sini" jawab yin


Tempat hydra berada di jurang sangat dalam tempatnya benar - benar gelap terdapat asap unggu menutupi lubang besar


"Sepertinya tempatnya benar - benar dalam dan beracun" Ucap elven


"Apa kita bisa mengatasi racun ini?" tanya tsuki


"Aku bisa menggunakan sihir" jawab driad sambil menggunakan blessing of poison


"Apa ini?" tanya elven


"Ini adalah jenis sihir blessing atau sihir jenis suci" jawab driad tersenyum


"Ehhh bisa kau ajarkan aku ntar" Ucap elven


"Walau kita sudah mendapatkan pelindung agar tidak terkena racun tapi bagaimana cara kita kebawa" Ucap klabautermann


"Ehhh Bukanya sudah jelas" Ucap tsuki tersenyum


"Jangan - jangan" Wajah klabautermann pasrah


Kami langsung terjun kebawa dengan sangat cepat terjun bebas dari atas


"Elven!!! sekarang" ucap tsuki


Elven mengeluarkan sihir angin agar saat mendarat tidak terjadi benturan sangat keras.


"Oiiiii kalian semua bagaimana bisa kalian terjun dengan muka santai seperti itu!!!" Ucap klabautermann


"Eh kita tinggal terjun saja kenapa harus takut"ucap tsuki wajah santai


"Semuanya berhati - hati " hana menahan serangan ekor yang datang dari atas secara tiba - tiba


"Woahhh terimakasih hana lihat lah hydra itu benar - benar besar" Ucap tsuki


semuanya bersiap tsuki membuka energi tahap 1 mengeluarkan asap di dalam tubuhnya dan siap menyerang


"yossshhhh semuanya kita serang dia" Ucap tsuki


Serangan hyder menghempaskan ekor nya ke arah kami namun Serangan sekali lagi berhasil di tangkis oleh hana dengan katana


"Cihhhhhh ini terlalu kuat" Hana tepental


"Hana!!" Ucap tsuki


"Sebaiknya kita harus benar - benar hati - hati" Ucap klabautermann


Hana bangun dan menggunakan kuda - kuda


"teknik katana pertama tebasan bunga" Ucap hana di dalam hati


Hana melompat sambil membuka katana dan menebas ekor hydra membuat ekornya putus


"Woah itu berhasil" Ucap tsuki


"Ekor sekeras itu bisa di potong latihan yin tidak sia - sia" Ucap klabautermann


"Lihat lah jangan senang dulu ekornya bisa beregenerasi dengan sangat cepat" Ucap elven


"Sepertinya ini bakal jadi pertempuran cukup sulit"ucap tsuki


"kalian harus menebas kepala yang berada di tengah dari ke sembilan kepala"ucap driad


"Oiiii lihat lah apa yang sedang di lakukan hydra itu?!" Ucap klabautermann


Hydra mengumpulkan racun di dalam mulutnya membuat dia menyemburkan racun yang cukup banyak


"Apa kita akan mati!!!" Ucap klabautermann


Muncul sebuah tembok batu yang menutupi tsuki dan lainnya dari serangan racun itu


"Aku tidak bisa menahan cukup kuat" Ucap elven


"Sekarang driad pindahkan aku ke atas ular itu " Ucap tsuki


Tsuki di pindahkan oleh driad keatas kepala hydra saat itu kepalanya di pukul oleh tangan kosong pukulan tsuki membuat hydra tumbang ke bawah.


"Oh aku juga tidak akan kalah" Ucap hana berlari kearah hydra bersiap menebas


Hana berhasil menebas dua kepala hydra dan tsuki berhasil menghancurkan kepala yang tengah hanya dengan satu pukulan


"tsuki mundur Sepertinya hydra ingin menyerang" Ucap elven


Tsuki tiba - tiba tidak sadarkan diri


"Apa yang terjadi dengan tsuki cihhh" Ucap hana berlari kearah tsuki


untungnya hana berhasil melindungi tsuki dari serangan hydra yang ingin memakan tsuki


"Akhhh kenapa badan tsuki sangat panas seperti ini" Ucap hana


"Maaf semuanya aku Sepertinya kehilangan energi ku aku tidak bisa bergerak " Ucap tsuki batuk


"Sepertinya kita akan mati kalah" Ucap elven


hydra mulai ingin menyemburkan racun dari mulutnya


"Akhh si ular itu ingin menyemburkan lagi ini benar - benar pertarungan yang sulit apa kami bisa membunuh hydra" Ucap elven di dalam hati