
"Oi hana cepat jelaskan kenapa tiba - tiba kau bisa kesini Bukanya kau sedang pingsan" Ucap tsuki
"Aku juga baru sadar kenapa kau tiba - tiba ikut dimana klabautermann " ucap elven
"Soal itu sebenarnya aku berada di dalam" Ucap klabautermann keluar dari tubuh hana
Hana langsung pingsan kembali
"Ceritanya begini dia tadi sadar dan mencoba pergi, tapi dia sama sekali tidak memiliki energi mangkanya aku menawarkan berada di tubuhnya sebagai sumber energi" Ucap penjelasan klabautermann
"Lalu kenapa dia bisa sampe sangat cepat?" tanya elven
"Aku menggunakan sihir teleport" jawab klabautermann
"Ehhh kau langsung bisa menggunakan teleport?!!" Ucap elven sangat kaget
"saat kalian berlatih bersama Yin aku berlatih dengan driad berbagai sihir dan salah satu adalah teleport" Ucap klabautermann
"Kita harus mengurus hana" Ucap elven
"Biar aku saja yang memeriksa hana butuh istirahat sekitar tujuh hari" Ucap driad
"Mungkin kita akan istirahat disini selama tujuh hari dan setelah itu melanjutkan perjalanan Hahahhahahha "Ucap tsuki
Semua beristirahat saat pagi kami pergi menuju prasasti batu nusantara.
"Woah disini udara pagi benar - benar nyaman" Ucap tsuki menghirup udara
"kau benar" hana keluar dari rumah
"Ohhhhhh! hana kau sudah bangun" Ucap tsuki
"Yah aku sudah cukup mendingan tapi masih belum bisa bertarung maaf aku menghambat perjalanan kalian" Ucap hana
"Tidak usah di pikirkan lagi pula ada satu hal yang belum kita kunjungi di pulau ini dan itu tujuan utama kita prasasti nusantara" Ucap tsuki tertawa
"Oi tsuki hana ayok sini!!!" Ucap elven
Tsuki, hana pergi kearah elven
"Ada apa?" tanya tsuki
"Itu adalah prasasti nusantara" jawab elven menunjuk batu besar berada di tengah danau kecil
"Woahhhh itu kah" tsuki melompat ke arah prasasti
"Apa benar kau bisa membacanya?" tanya elven
"Yah aku bisa membacanya" jawab tsuki
"Aneh sekali padahal kaum elf telah meneliti ratusan tahun tapi tidak bisa membaca apa maksudnya" Ucap elven
"Yah itu adalah pertanyaan terbesar mungkin suatu saat nanti akan terjawab" Ucap hana tersenyum
"Lalu apa yang tertulis disana?" tanya elven
"Aku akan membacakan tulisan berjudul keberadaan, nama ku hiro aku ras elf aku terbagi menulis tentang keberadaan apa yang ada?, mungkin kalian bertanya seperti itu. Ini adalah rahasia mungkin dimasa depan akan di sembunyikan bahwa keberadaan nusantara benar - benar ada dan yang begitu mengejutkan adalah sebuah senjata pembunuh dewa tersebar di penjuru dunia" tsuki membacakan tulisan di dalam prasasti
Saat selesai membaca batu terang membuat tulisan hilang lalu tulisan itu berubah menjadi pecahan batu
"Apa yang terjadi kenapa tulisan nya menghilang dan menjadi energi" Ucap elven terkejut
"Aku juga tidak tahu tapi sebenarnya apa maksudnya membuatku penasaran" Ucap hana
"Kenapa tulisan itu bisa menjadi bongkahan seperti ini" Ucap tsuki memegang bongkahan
"Oiii sedang apa kalian!" Ucap klabautermann dari kejauhan
"Kami selesai membaca prasasti nusantara" Ucap tsuki
"Eh aku juga ingin melihat!!!" klabautermann mendekati tsuki dan yang lainnya
"Apa ini sebuah batu tidak asa tulisan apa - apa" Ucap klabautermann
"Tadi aku selesai membaca dan tiba - tiba saja itu berubah menjadi sebuah bongkahan batu" Ucap tsuki
"Mustahil bagaimana bisa sebuah tulisan berubah menjadi benda" Ucap klabautermann
"Itu tidak mustahil hiro terkenal dengan kekuatan pengetahuan sihir yang cukup hebat" Ucap driad datang dari kejauhan
"Banyak pertanyaan disana tertulis bahwa nusantara itu benar - benar nyata apa maksudnya?" tanya hana
"Tapi dengan ini keberadaan bahwa nusantara prasasti itu nyata lalu siapa yang mencoba menyembunyikan semua ini?, dan kenapa mereka menyembunyikan?" tanya elven
"Hahahhahahha ini semakin seruh kita bakal menemukan jawaban semua itu" Ucap tsuki tersenyum
semua orang juga ikut tersenyum.
"Kalian!!! yang ada disana" Ucap salah satu prajurit elf
"Kalian semua di panggil oleh petua" jawab prajurit
Kami akhirnya mengikuti prajurit bertemu petua
"Apa itu petua ayah mu elven?" tanya tsuki
"Bukan ayah ku pemimpin pulau ini jika petua adalah para pendiri sebelum ayah ku memimpin" jawab elven
"Ehhhh dia orang sangat penting kenapa kami di panggil?" tanya klabautermann
"Ntah lah aku juga tidak tahu" jawab elven
Kami pun sampai ke tempat petua setelah berjalan dua puluh menit jaraknya cukup dekat tapi rumahnya di tutup oleh sihir
"Dimana rumahnya?"tanya klabautermann
"masuk saja lewat sini" Ucap prajurit
Saat melangkah sedikit tiba - tiba terdapat rumah besar dan mewah
"Ehhhhhh!!!" Ucap klabautermann
"Woah apa ini di kelilingi oleh dinding ilusi yang membuat diri kita tidak bisa melihat jika dari luar dinding" Ucap tsuki
"Yah ini sihir cukup umum bagi para bangsawan elf" Ucap elven
tsuki dengan yang lainnya memasuki kedalam rumah yang sangat besar itu, walau dinding terbuat dari kayu namun kayu cukup rapih lampu - lampu terbuat dari berlian karpet dengan benang emas.
"Ini benar - benar sangat mewah sekali apa kita tidak apa - apa masuk kesini" Ucap klabautermann
"Lihat - lihat hana, elven patung ini benar - benar aneh" Ucap tsuki tertawa memberi kotoran hidung pada salah satu patung yang cukup mewah
"Oiii!! apa yang kalau lakukan bodoh!" Ucap klabautermann memukul kepala tsuki
"Ekhmm mon maaf mengganggu kalian tapi ini adalah ruangannya silakan masuk dan tunggu petua" Ucap salah satu pelayan
Kami menunggu di ruangan yang sekali lagi benar - benar sangat mewah sulit untuk di jelaskan tapi ada banyak barang yang tidak kami ketahui
"Maaf menunggu lama" Ucap seorang kakek - kakek membuka pintu
Semua orang hormat kecuali tsuki yang di paksa bersujud oleh elven
"Perkenalkan aku elven" ucap elven sambil sujud
"Aku tsuki" Ucap tsuki
Semua nya memperkenalkan diri mereka
"Hahahahahaha tidak usah formal seperti itu aku mengundang kalian karna ingin berterimakasih kepada kalian karna telah menyelamatkan pulau ini" Ucap petua memberi hormat
"Sudah lah tidak apa - apa mohon angkat kepala petua itu terlalu berlebihan" Ucap hana
"Baik lah aku akan memperkenalkan kan diri ku, nama ku viod zee vor panggil saja vor." Ucap vor
"lalu jika boleh tahu kenapa kami di undang disini" Ucap hana
"Saya selalu petua para elf ingin mengucapkan terimakasih dengan memberi hadiah" Ucap vor memberikan peti harta
"Woahhh harta karun!!!" Ucap tsuki mata bersinar- sinar melihat peti harta karun
"Ini uang yang sangat banyak sekali apa tidak apa - apa kami ambil ini?" tanya hana
"Hahahhahahha jangan khawatir ambil saja dan disitu ada sebuah peta untuk memudahkan perjalanan kalian, jika ada yang kalian ingin kan katakan saja" Ucap vor
"Aku! aku menginginkan sesuatu" Ucap klabautermann
"Ho apa itu roh kecil?" tanya vor
"Aku ingin kapal cukup kuat untuk kami berlayar" jawab klabautermann
"Hahahhahahha apa hanya itu kami sudah membuatkan kalian sedang proses jadi kurang lebih 6 hari lagi" Ucap vor
"Woah apa itu benar kau akan memberikan kami kapal?!" tanya tsuki
"Hahahhahahha yah aku tidak bercanda" Ucap yor
"Apa peta ini petua vor?" tanya elven
"Itu peta yang 98% akurat dan sangat mahal" jawab vor
"Ehhhh apa tidak apa - apa kami mendapatkan ini?!" Ucap klabautermann
"Hahahhahahha kalian sangat kayak untuk hal itu bahkan lebih jasa kalian tidak akan kami lupakan" Ucap vor
"kami akan terima ini hahahaha ini petualangan yang cukup seruh" Ucap tsuki tersenyum lebar
Yah kami seminggu hanya berkeliling kota dan makan - makanan khas kota ini sambil melihat proses pembuat kapal. setelah pulau elf kami akan pergi ke tempat yang lebih menarik dan akan menemukan lebih banyak rahasia dunia ini semakin menarik!!"