
🥀
Terakhir Malam aku dan kael berbicara sangat panjang hingga sampai hari ini juga hubungan kami masih terasa canggung
Mungkin saat itu aku terlalu banyak bicara sampai kael keluar kamar tanpa mengucapkan perlawanan pada ku!
Weekend.......
Hari ini aku dan Jeon tidak ada rutinitas kerja dan kebetulan kael izin kepada pihak agensi nya untuk beberapa hari kedepan tidak ada kegiatan syuting
Dan lagi hari ini kami akan pergi ke rumah orang tua ku untuk berkunjung....
.
Ting tong... Ting tong... Bel rumah berbunyi"
kael yang lagi duduk di sofa berjalan membuka pintu....
Bib.. Bib.. suara pintu
"kaellll...memeluk dengan tiba-tiba"
"Jessi lepaskan! kenapa kamu kemari, aku tidak ada waktu untuk menerima tamu di hari libur ini "ucap kael"
"Ehmm.... Aku tau kalau kamu pasti tidak akan ingat soal yang kemarin. menerobos masuk"
"coba ingat hari ini kamu dan aku seharusnyaa kemana"
"Ah iya kamu pasti lupa jadi aku kesini untuk menggingat kan! Hari ini kamu dan aku udah janji buat D I N E R"
"Coba jawab apa kamu sekarang sudah ingatt? "Berjalan terus kedalam"
Tiba-tiba.....
Turun dari atas...
"kael aku sudah masak kamu belum makan dari semalam "berhenti berbicara"
Sangat terkejut.....
"Kamu kenapa disini? Kalau aku tidak salah ingat kamu itu karyawan di Dv'2 kan? Bertanya"
Jangan bilang kamu itu.......memalingkan wajahnya ke arah kael"
"kael apa ini istri kamu? Berjalan perlahan mendekat ke arah lisa"
"Ah tidak aku bukan istri nya aku hanya sepupu jauh kebetulan lagi mampir kalau gitu aku permisi dulu...."jawab ku dengan cepat"
Tunggu! "Sontak kael"
"Karena kamu sudah tau jadi aku bilang ke kamu kalau dia bukan sepupu tapi istriku "Pungkasnya"
saat itu aku terkejut akan pengakuan nya kepada Jessi !! Tapi tidak di sangka kalau dia mengakui ku sebagai istri nya.
"Kamu bohong kan mana mungkin karyawan biasa seperti nya istri kamu! "ketusnya"
Berjalan kearah Lisa
"kamu jawab jujur kamu ini bukan istri nya kael kan! Apa yang spesial dari kamu aku sudah lama menyukainya tapi kenapa... kenapa kamu yang hanya si buruk rupa yang menjadi istri nya "mendorong kelantai"
Aahhh...."meringis kesakitan"
"Cukup Jessi kamu jangan keterlaluan! meraih lisa tangan lisa"
"Kamu jangan berani sekali lagi gini ke lisa! Dia ini istri ku dan kamu tidak ada hak untuk ngatur aku harus nikah sama siapa! "Marah"
Tapi kamu....
"Kamu kenapa gini ke aku! Aku sudah lama menyukai kamu kael! Apa kamu gak merasakan perasaan aku"
Cukup.... Cukup....
"Kalau kamu tidak ada kepentingan kamu silahkan keluar dari rumah ku!"
"Tidak ada tapi-tapi Jess keluar sekarang juga!"
Berlari keluar.....
.
.
Maaf... Maaf....
"Aku terlalu ceroboh sekali lagi maaf "menunduk kan kepala"
"aku tidak bermaksud membuat hubungan kamu dan Jessi jadi seperti ini ''menangis"
"sudah lah lagian kamu gak salah...."
"aku yang seharusnya minta maaf karena aku kamu di dorong sama jessi! Meraih wajah lisa"
"satu lagi yang harus kamu tau! kamu bukan sepupu ku tapi istri ku"
"aku memang tidak mau semua orang tau kalau kamu itu istri kuu tapi bukan berarti kamu merendahkan diri kamu sendiri "ucap nya"
"Kamuu... kenapa tiba-tiba perduli pada ku...
bukan nya semalam kamu sangat marah karena aku berkata begitu"
"Seketika memeluk ku"
"Deg... Deg... Deg.... "suara detak jantung"
"Aku sedang tidak bermimpikan? Kenapa jeon memeluk ku! Tapi pelukan ini begitu hangat dan begitu nyaman..."
"Aku tidak tau kenapa bisa begini ke kamu
Tapi yang pasti aku gak bisa lihat kamu di tindas orang lain ''mengelus kepala"
"Aku minta maaf....."
Entah aku menerima nya sebagai istri ku atau hanya sebatas kasihan aku juga tidak tau yang pasti aku tidak tega melihat dia di tindas orang lain "bergumam"
"Kedepan nya kamu harus bisa jaga diri terlebih lagi Jessi sudah tau kalau kamu istri ku! aku sudah mengenal nya begitu lama "ucap Jeon menatap lisa"
"Ehmm... Iya aku mengerti....."
"Aku ke atas dulu aku mau siap-siap berkunjung kerumah.. berjalan ke atas"
saat ini detak jantung ku tidak bisa berhenti...
seakan-akan mau meledak...
Tenang lisa...
Tenang! Tarik nafas huffff"
aduh kenapa jantungku berdebar terus "bergumam".
.
.
.
.
.
.
.
🥀