New Marriage

New Marriage
IDENTITAS



Kemarin merupakan hal yang membuatku khawatir sebagai seorang wanita dan istri.


aku berpikir sulit untuk melalui semua nya sendiri tapi aku tidak pernah berpikir jika seseorang yang membenci ku di awal akan berbanding terbalik mendukung ku bahkan melindungi ku....


~ Rumah ~


"Sayang! Kamu mau pergi ke perusahaan bareng tidak? "Teriak kael"


"kamu pergi saja diluan aku tidak ingin mereka melihat kita bersama"


"Baik lah kalau sudah sampai kantor jangan lupa hubungi aku"


"iyaa sayang! Ini aku siapkan makan pagi untuk kamu karena aku tau kamu tidak sempat makan! "ucapkuu"


"Mulai kapan kamu mulai mengatur ku dengan bawel "mencium keningku"


"semenjak kamu bilang suka padaku "tertawa kecil"


"ya sudah aku pergi dan kamu bawa saja mobil ke kantor mulai sekarang! Jangan membuatku melihat kamu di bus setiap hari atau kamu akan dapat hukuman! "Pungkasnya"


"Hhmm tapi kamu tau sendirikan.... "Ragu-ragu"


"Mulai saat ini kamu istriku, aku tidak perduli jika suatu saat seluruh dunia tau kalau kamu istri dari pria Tampan ini "meledek"


"Jangan terlalu berpikir, serahkan semuanya padaku sampai jumpa!" daaaaaa


.


.


sekarang aku baru tau kalau orang sepertimu bisa begitu romantis"bergumam di dalam hati"


.


.


Dua puluh menit kemudian


**Ting"pesan masuk"💌


"Hei nona,aku sudah sampai kantor ada yang ingin aku katakan, lekas lah kemari! "Vian"


"kenapa dia baru muncul, kemana saja dia kemarin dasar! "Mengomel-mengomel"


.


.


bawa mobil ngga ya? hmm...hmmm... pusing ya udah bawa aja deh !"berjalan kemobil"


Sepanjang perjalanan


Kringg... Kringg... "Terlfon berdering"


Telfon masuk dari kael


"Hallo, kamu sudah bekerja belum?


"Iya sudah aku sedang mengemudi"Jawabku"


"Kamu butuh sesuatu atau ketinggalan sesuatu? Sampai menelfon ku?"tanyakuu"


"Tidak kok aku hanya merindukan mu "pungkasnya"


"Kamu berhenti membuatku malu"menutup telfon"


Deg... Deg... Deg.. "Berdebar dengan kencang"


Anak ini kenapa selalu mengucapkan kata-kata seperti itu "pipi merona"


.


.


Parkiran mobil karyawan


Teriak dari Jauh....


"Lisa........."


Tunggu dong kamu ini semenjak sudah berbaikan dengan kael udah mulai melupakan ku!


"Stttttttt,berhenti deh mengada-ngada atau kamu akan dipikir ratu gosip....tertawa"


"Kamu ini! Ermm kamu sekarang udah tidak takut bawa mobil ke kantor? tanya suji"


"Ceritanya sih aku takut tapi kael menyuruhku untuk membawa mobil ke kantor untuk bekerja katanya sih dia tidak mau melihatku menaiki bus lagi "menghela nafas panjang"


"Ermm.... aku jadi iri deh sama kamu bisa-bisa nya mendapatkan suami yang sempurna "meledek dengan puas"


"kalau kamu iri secepat nya lah mencari suami kalau tidak kamu akan terus bergosip seperti ini "berjalan meninggalkan"


"Diam, aku tidak mendengar perkataan mu sama sekali..."


Haha haha haha..... "Tertawa"


.


.


Ruangan'Dv 2


Selamat pagi


"Hai vian! Kamu kemana saja kemarin tidak masuk "tanya suji"


"Kemarin aku ada urusan mendadak jadi aku tidak masuk "pungkas vian"


"Kalau gitu hari ini kamu teraktir aku makan sebagai ucapan terima kasih sudah membantu pekerjaan mu kemarin, bagaimana" haha haha...


"Kamu ini selalu berpikir untuk makan , aku traktir kamu sampai kenyang..."


"Haha haha haha"tawa suji"


"Ehmm lisa..."


"Kamu ikut aku sebentar keluar ada yang ingin aku sampai kan "ucap vian"


Menyenggol tangan lisa


"Sudah ku duga kalau vian menyukai mu lisa! Kamu harus mengatakan sejujurnya atau tidak dia akan terus berharap padamu"ucap suji"


"Iyaa iyaa aku keluar bentar, kalau kamu kedapur sekalian deh tolong ambilkan aku kopi ya! "Berjalan keluar"


"Okeyy siap laksanakan"


.


.


Atas balkon


"Vian, apa yang ingin kamu bicarakan? "Tanya ku langsung"


"Ehmm...


"Lis aku lihat kamu tidak memakai hadiah ku kemarin, apa kamu tidak menyukai nya "tanya vian"


"Bukan... Bukan... hadiah dari kamu masih aku simpan, cuma aku belum ada waktu yang pas untuk memakainya "jawab dengan cepat"


"Oh gitu iyaaa"


"Aku udah tau mengenai IDENTITAS kamu sebenarnya dan hubungan Pernikahan kamu dengan kael, awalnya aku tidak percaya tapi sampai aku memastikan dengan sendiri kemarin saat ingin memberikan surat izin untuk ketua Dv'2 dan tidak sengaja aku mendengar kalau Jeon mengatakan kepada ketua bahwa kamu istrinya "ucap vian"


Ehmmmmm......


"ada hal yang memang tidak bisa aku katakan dan butuh waktu yang pas untuk memberitau kan kalian, aku minta maaf vian "ucapku dengan suara pelan"


"Tidak lissss....."


"Kamu tidak perlu minta maaf aku hanya sedikit marah pada diriku sendiri karena tidak bertemu dengan mu diluan..."


Hahaa hahaha.....


"aku memang berharap terlalu padamu lis.... "Aku tidak ingin hubungan pertemanan kita berakhir tapi aku juga tidak ingin pura-pura tidak tau kalau aku menyukai mu dari awal kamu bekerja di sini...."


"Vian akuu......."


"Sudah lah aku tidak apa-apa aku hanya telat satu langkah tapi aku juga tidak ingin egois dan merusak pertemanan kita. Oke! "Ucapnya"


"Terima kasih karena kamu sudah mengerti vian "pungkas kuu"..


"Baik lah, ayo kembali bekerja aku akan traktir kamu dan suji makan siang! "Kata vian dengan senyum"


"Okeeee......."


aku canggung sekali gimana mungkin Vian bilang tidak masalah, ahh gimana ini.....


.


.


.


.


.


.🥀