New Marriage

New Marriage
Hari Kedua



"selamat pagi, ada yang bisa saya bantu? sapa resepsionis"


"selamat pagi, kami staff baru di divisi properti dan ini hari pertama kami dan kami tidak tau harus kemana berlebih dahulu. kataku"


"Baik la,silahkan ke ruangan HRD di lantai tiga, nanti selanjut nya akan di beritau oleh staff yang di atas. ucap nya pada kami"


"Terima kasih"


"Masuk lift"


"Gosip para karyawan wanita"


Hei kalian dengar tidak berita terbaru tenyata istri kael bekerja disini kalau tidak salah mereka bilang ada di salah satu divisi ini.


"yang saja, serius gila banget"


"wah sayang sekali ya dihari pernikahan tuan jeon tidak boleh membawa kamera dan handphone saat acara berlangsung!


"Ah iya ya kita satu perusahaan tidak diperboleh kan hadir di acara pernikahan nya, mungkin untuk menutup privasi istrinya ya kan?!


"Betul-betul kamu lihat di media, wajah istrinya di blur jadi tidak tau bagaimana wajahnya!


"Hei hei kita tidak usah ikut campur deh "tertawa".


"Menahan sedih."


Ting...."lantai tiga"


"kurang ajar banget mereka itu! Apa mereka bekerja hanya untuk mengosipkan orang-orang! Biar ku kasih pelajaran "ketus syaira"


"Jangan! Tidak perlu sya, aku lupa bilang ke kamu, kalau aku dan kael harus pura-pura tidak mengenal di publik terlebih lagi kita tidak perlu mencari masalah dengan mereka semua, karena agensi nya disini."


"kamu serius suami mu berkata seperti itu?"


"sya kamu harus tau aku dan kael itu berbeda, kalau aku terkena masalah tidak akan ada yang mengubris kan nah sedang kan kael? Kamu mungkin mengerti, Jadi berjanji la untuk merahasia kan hubungan ini dengan orang-orang "ucapku pada syaira"


"kalau kamu merasa baik dengan keputusan mu, apa boleh buat, tapi ingat kalau suami berani sakiti kamu! bilang padaku


" Oke "


.


.


"Berjalan menuju HRD".


"selamat pagi nona, kami staff baru di divisi properti, ini berkas-berkas kami dan perjanjian kontrak nya"


Oh, jadi kalian staf baru, ruangan kalian berbeda!


syaira di ruangan divisi properti 3 dan lisa di divisi properti 2 kalian bisa bekerja sekarang.


"baik Terima kasih "bersamaan".


**********************************************


Ruangan Dv'2


Permisi, saya lisa staf baru di divisi properti 2


Senang bekerja sama dengan kalian semua "memberi salam dan menunduk sedikit"


Bisik-bisik.....


"Ini anak barunya? tidak seberapa sih, masih oke juga aku..."tertawa".


Melirik kiri dan kanan


"hai lisa, kemari disini meja kamu "sapa dua orang bersamaan"


"Oh hai, iya terima kasih "tersenyum"


"Kamu jangan sungkan begitu , oh iya ucapan riani tadi tidak perlu kamu dengar dia memang suka begitu!


"Nama ku suji dan ini namanya vian!


"Hai aku vian. sapa suji dan vian"


"Hai juga semoga kita berteman dengan baik"


"Oke semoga aja "sahut vian". Oke mari bekerja.


**********************************************


Announcement!


"Hari ini kita akan turun ke lokasi pemotretan dan Dv'2 yang akan menangani properti nya!"


"Itu adalah "Asisten herin" yang mengatur semua divisi properti dan bagian properti lukisan


"saya berikan waktu 2 jam untuk menyelesaikan hasil lukisan nya, lalu segera antar ke lokasi pemotretan!


"siap asisten herin" sahut seluruh karyawan


Aku harus segera menyelesaikan bagian lukisan ini


Vian dan Suji sangat serius jika sedang melukis dan bekerja jadi begini rasanya hari pertama bekerja "Menghela nafas"


.


.


ringan yang hening itu tiba-tiba ribut, karena...


"Riani... Riani... "Teriak suni dari luar"


"Ada apa sih, jangan teriak-teriak aku lagi kerja!"


"Hei ini lebih penting dari pekerjaan mu itu"


"Memang nya ada apa? Kamu tau kan kita ke lokasi untuk menyiapkan pemotretan! Dan modelnya itu Jeon"


"Ha... Serius? Sahut riani"


"Iya serius, manager nya tadi sedang mengatur jadwal dengan asisten herin"


"Kyaaaaa.......Teriak riani"


"Idola ku yang tampan, aku harus ke lokasi untuk melihat si tampan"


" Iya sudah ayo, tunggu apa lagi"


"Bergegas pergi"


"Dasar perempuan stres. lontar vian menaikan sudut bibirnya"


"Iya tidak tau malu banget, si tampan yang dia bilang kan sudah menikah huuuuu" sahut suji"


"Tapi siapa yang tau kalau istrinya tidak di go publik, kasihan yaa istrinya harus punya suami yang begitu di minati semua wanita, benar gak lisa? tanya suji"


"ah iyaa benar! ucapku dengan nada datar"


"Abaikan saja, cepat selesaikan kerjaan kalian, nanti kita telat "kata vian"


.


.


.


"Dua Jam kemudian lokasi pemotretan"


"CEPAT.... CEPAT... teriak asisten herin


"Jangan diperlambat dan Jangan buang-buang waktu juga"


sementara semuanya sibuk melakukan kerjaan


disisi lain.....


"Lis kamu belum makan kan? Ini aku bawakan makanan udah siang juga.


"saat kita turun kelolasi pemotretan untuk melakukan kerja tim properti kita tidak bisa sekali semua makan harus bergantian, kebetulan aku belum lapar kalau gitu giliran kamu dulu makan "kata vian dengan lembut"


"Iya tidak perlu repot-repot vian, aku juga hanya duduk sebentar karena kelelahan"


"Tidak repot kok, udah kamu sekarang makan, aku mau mengatur lukisan kita tadi "berjalan keluar"


"Hhmm oke deh makasih vian"


-sementara itu-


"ka! Kamu harus minum vitamin ini, jangan membantah, kamu harus melakukan banyak pemotretan hari ini! "ketus manager chandra"


"Ehhh, bukan nya itu Lisa?"


berjalan mendekat ...


"Hai lisa Itu kamu, kenapa kamu disini? Tanya kak chandra"


"iya kak chandra kebetulan aku bekerja di sini, bagian Dv'2 properti lukis"


"wahhh kalau begitu kebetulan kamu disini, kamu bisa jaga kael dia sedikit menyusahkan"


"Tidak! ketus kael"


"Kenapa, hei hei apa kamu lupa lisa ini istri kamu"


"kak chandra.... Aku ingatkan sekali lagi Tidak"


"Apa kamu lupa, untuk perjanjian kemarin? katanya sambil melihat ku"


"Jangan sampai membuat masalah kak"


"Tapi disini tidak ada siapa-siapa kan? Jadi tidak masalah "Menatap lisa yangg menunduk"


"Kak chan yang di katakan dia benar, aku tidak ingin ada masalah untuk nya jadi kak chan tidak perlu repot-repot, aku permisi kembali bekerja dulu permisi "pergi dengan sedih"


"Tapii.... Lisa...."


"situasi macam apa ini, iya sudah lah kali ini terserah kamu saja, aku tidak ingin ada masalah tapi aku sebagai manager kamu mengingat kan cara bicara mu yang kasar bisa membuat dia sedih! Aku tunggu diluar segera ganti pakaian mu "berjalan keluar"


.


.


"Di dalam toilet"


"Hah kenapa hatiku sakit lagi ya" lirih dalam hati


"Diluar toilet"


"kak Jessi kamu sudah cantik tidak perlu berdandan lagi kak kael pasti tertarik pada kakak"


"Kamu asisten yang begitu mengerti situasi, tidak perduli dia sudah mempunyai istri atau belum lagian dia tidak mempublikan wajah istri nya kan! Jangan salahkan wanita lain dong kalau harus M E N G G O D A ckckck "ucap Jessi"


"Ya sudah ayo jangan terlalu lama, hari ini pemotretan ku dengan kael jangan sampai berantakan "berjalan Keluar"


mendengar mereka mengatakan itu membuat pikiran semakin kesal dan Ternyata di abaikan itu sakit juga ya.


Menggoda apa nya! silahkan aku tidak perduli hubungan kami tidak ada hal semacam cemburu begitu "bergumam sendiri"


~


Disisi lain pemotretan


"Hai senior jeon...''Teriak Jessi"


"sudah lama iya tidak bertemu satu frame"


"Hhmm iya. menjawab Jessi dengan ketus"


Standbye


"Ayo! Mulai pemotretan"


"Jessi kamu tidur di panggkuan kael, dan kamu jeon posisi duduk Kita ambil scane kedua dulu "perintah sutradara"


"Siap pak sutradara "Ucap genit Jessi"


Cekrekk.... Cekrekk.... Cekrekkk.....


Bagus sekali lagi...


.


.


''saat berjalan menuju ruang pemotretan''


Melihat kael dengan wanita lain, membuat perasaan tidak karuan


Jadi begini rasa nya tidak di cintai ''tatap lisa dengan sedih"


"Lisa... Kamu sakit? "tanya vian"


"Iya lisa, kamu begitu pucat apa kamu sakit! Kalau kamu sakit, istirahat dulu diruangan biar aku dan vian yang mengatur disini "kata suji"


"Tidak kok aku hanya kurang sehat tidak sampai separah itu ''senyum pasih''


"Disisi lain kael si suami sialan itu melihat lisa berbicara dengan vian dan suji tapi tidak ada respon"


.


.


Tiga Jam kemudian akhirnya selesai juga pemotretan nya....


"Lisa.... Ayo aku antar pulang "tanya vian"


"Tidak vi aku pulang sendiri saja"


"Tapi kamu masih terlihat pucat bagaimana kalau kamu kenapa-kenapa di jalan? "cemas"


"santai aku baik-baik saja sekarang"


Aku pulang dulu yaa, bus nya sudah datang


daaa vian "pergi"


Disepanjang perjalanan aku hanya memikirkan bagaimana sikap jika bertemu dengan nya, hari kacau sekali.


.


.


.


"Apartment indah"


Kreekkkkk....''membuka pintu"


Aku mandi dulu deh hari ini benar-benar lelah sekali ternyata pura-pura bahagia juga butuh tenaga ya🥀


20 menit kemudian....


Akhirnya selesai mandi badan jadi segar


langsung tidur saja lah lagian sore tadi sudah makan di lokasi syuting


"Mematikan lampu"


"Aku sudah bilang ke kamu!"


"Terkejut"


"sejak kapan dia disini? "Bergumam"


"Lisa aku sudah bilang kan jangan buat masalah Tapi ini kamu masih saja hampir membuat aku dalam masalah tadi aku dengar kalau ada yang bilang istri dari artis kael bekerja di situ! "menarik tangan nya"


"Kamu berani membuat ku dalam masalah! Teriak nya pada ku"


"Tidak... Tidak... Aku tidak berkata apa-apa percaya pada ku! "sontak langsung menangis"


"Tidak ada? Tapi beritanya sudah menyebar luas Kamu pikir aku tidak punya telinga untuk mendengar "mendorong sampai terjatuh kelantai"


"Kamu bisanya menangis menangis dan menangis! Menjijikan sekali sial membuat kesal saja"


"A....Aku... tidak memberitau kan siapa-siapa aku berani bersumpah hiksss...hiksss..."


"ku katakan untuk terakhir kali Jangan pernah buat masalah dengan ku! sekarang kamu keluar dari kamar ini K E L U A R!!! ''Bentak nya''


"berjalan keluar sambil menangis hikss... hiksss.... hiksss"


"Mama lisa capek ''Menangis"


"kenapa lisa harus menikah dengan nya ma"


"Sepanjang malam menangis lagi dan tanpa sadar aku tertidur di sofa kejadian ini sangat deja vu"


.


.


seperti musim semi maka datang la musim gugur begitu juga perasaan manusia kadang senang dan juga sedih🥀