
Brummm....brummmm.....
Tinnn...tinnn....."suara klakson mobil"
"Padahal tadi ramalan cuaca cerah kok bisa ya tiba-tiba hujan..."
"Ehmmm sebelum pulang aku singgah dulu deh ke supermarket terdekat"
*Supermarket*
seperti nya ini sudah cukup buat malam ini, kebetulan cuaca dingin enak banget ya makan yang panas-panas "tertawa kecil"
"berjalan keluar"
brukkk.... Ah sakit banget
"Maaf-maaf tidak sengaja, saya buru-buru "menatap dengan aneh"
"ah iya tidak apa-apa saya juga salah jalan tidak lihat-lihat, saya permisi dulu
"Mengangkat Telepon"
"Hallo bos, saya sudah berpapasan dengan orang yang bos cari, bagaimana selanjutnya bos?"
"Jalan kan sesuai perintah saya sekarang!
Siap bos"menutup telepon"
Tringg....tringg
"Hallo Ma ada apa mama telepon Lisa? "tanya ku"
"kamu di mana Nak? Tiba-tiba perasaan mama tidak enak kepikiran kamu terus dari tadi "suara khawatir"
"Lisa lagi dijalan mau pulang ma, mama tidak usah khawatir Lisa baik-baik saja sudah dulu ya ma , Lisa tutup telpon nya, dah mama..."
"tidak biasanya mama begitu khawatir, atau mungkin mama rindu kali ya? "bergumam''
Tringg... tringgg...
Oh tumben banget dia Telpon aku?
"Ya hallo ada apa, tumben kamu telpon aku..."tanyaku"
"Kamu dimana sekarang? Mama barusan hubungi aku tanya kamu, seperti nya mama khawatir sama kamu "pungkas Jeon"
"Hmmm...aku baru dari supermarket ini mau jalan pulang, mama juga baru telpon aku"
"Ya, sudah aku lagi dijalan kalau gitu sampai jumpa di rumah"
"Tunggu!! "Teriak nya"
"kamu ya aku ini suami kamu, suami belum selesai bicara sudah mau di tutup saja! Kamu menyetir saja, aku mau mastiin kamu sampai rumah "ucapnya"
"Kamu ini ya bisa tidak jangan teriak-teriak hufff "kesal"
10 Menit kemudian....
"Kamu sudah dimana belum sampai juga? tanya kael"
"ini sudah mau sampai kok , aku sudah di lorong jalan sepertiga "pungkas ku"
"Tapi kok tumben ya lampu jalanan di lorong mati "gumam ku"
"Jalan ditutup"🚧
"loh kok jalan nya di tutup? apa memang lagi perbaikan jalan, tadi pagi seperti nya masih bagus-bagus saja deh "tanyaku"
"Di tutup? tadi aku lewat tidak ada tuh jalan di tutup kamu tunggu di situ biar aku susul, kamu dengarkan "katanya"
Tok....Tokkk...
Membuka kaca mobil
"Selamat malam, maaf nona Jalan nya ditutup bisa putar jalan saja, sebelum itu tunjukan kartu identitas nona "pungkasnya"
"Oh sebentar ya saya ambil dulu "membalikan badan"
Tiba-tiba Plakk "dipukul dari belakang"
"Hallo Lisa...Lisa kamu dengar aku tidak Lisa
teriak kael cemas"
sial kenapa perasaan ku tidak enak begini "panik"
.
.
"Hallo bos, sesuai perintah saya sudah membawa perempuan itu ke gudang bensin seperti instruksi bos... berbicara di telepon"
"bagus, sekarang tunggu sampai perempuan sialan itu sadar, baru lakukan langkah selanjutnya, ingat jangan sampai ketahuan orang , hmm dan satu lagi buat dia merasakan sensasi NERAKA Hahahaha" tertawa girang
"Baik bos! menutup telepon"
"Ehmmm .... Ehmmmmm...meronta-ronta"
"Menarik rambut" Hei perempuan sialan, seperti nya nasib kamu itu berakhir disini, dilihat-lihat kamu cantik juga ya
Mmmmm....Mmmmmmm"menangis"
"Kenapa, kamu mau bicara ya? cup...cup karena aku baik aku kasih kamu kesempatan untuk bicara sebelum ketemu ajal "membuka perban mulut"
Hah..hah..."Lepaskan aku!!"
"siapa kamu, siapa yang menyuruh mu melakukan ini"
"kamu...iyaaku ingat... kamu kan pria yang menabrak ku tadi di supermarket jawab apa mau mu!"teriak"
Plak...Plakkk"Menampar wajah nya"
"kamu ini berisik sekali ya, kamu itu cukup diam dan menikmati saja pertunjukan aja"
"ah dilihat tubuh kamu lumayan bagus "membuka kancing bajunya"
"singkirkan tangan mu sekarang juga atau kamu akan menyesal sudah berbuat begini "pungkas ku"
Haha haha haha"tertawa keras"
"kamu ini cukup menarik juga, disaat-saat seperti ini masih bisa mengancam "menarik rambut"
"Teriak la sekuat-kuat nya sampai suara kamu hilang, kamu tau karena kamu yang naif ini sampai musuh tidak sabar ingin memusnahkan kamu..."
"katanya kamu sudah menikah, aku penasaran apa tubuh mu ini sudah dinikmati oleh suami kamu atau belum, emmm atau aku yang akan menikmati nya "memegang paha"
"Jangan! kumohon jangan! kamu mau uang berapa pun akan ku berikan, Tolong lepaskan aku sekarang "ucapku"
"Jangan menguji batas kesabaran ku atau kamu akan merasa menyesal telah membuat ku marah dasar Jal*ng brengs*k"
"Plakk....Plakkkk....Plakkkk" menampar dengan keras"
"kenapa tidak bersuara? apa kamu sudah merasakan sakit? Jawab aku Perempuan Sialan! Jawab! "berteriak dengan keras"
brukk....brukk..."menendang dengan keras"
"ah kamu kesakitan yaa "mencium rambutku"
"aku kasih kamu 2 pilihan , naik keranjang ku dengan sukarela atau aku buat kamu sampai harus melakukan nya dengan berteriak-teriak"
"sekarang pilih aku kasih kamu 10 menit untuk menentukan pilihan "berjalan menuju kursi"
"Lepaskan aku"
"Lepaskan aku"
"Lebih baik aku mati dari pada membuat pilihan! "menangis"
"huuu...huuu...mama tolong lisa...."
"kael tolong akuu "menangis tersedu-sedu"
waktunya 5 menit lagii "Tertawa terbahak-bahak"
Ayolah segera buat pilihan mu cantik"tertawa puas"
.
.
.
.
.
.
.
.
Hallo semua Pembaca setia dunia perhaluan gimana nih sehatkan? Lancar gak halunya? Jangan lupa dukungan nya ya supaya halu kita makin lancar.
terimakasih, ini ada bunga dari author-nim🌹