New Marriage

New Marriage
Penjelasan



Sesampainya di rumah


Bip.. Bip.. Bip Ceklek"suara pintu terbuka"


.


.


Berjalan terus menuju kamar


Tiba-tiba


"Lisa......"


Spontan aku terkejut, aku pikir dia sudah tertidur "berbalik badan"


"Hhmm, iyaa?"


"soal kemarin malam, aku mau menjelaskan kembali "ucapnyaa"


"aku pikir kamu tidak terganggu soal kejadian semalam dan kamu tidak perlu merasa bersalah atau semacam nya, karena hubungan kita tidak semacam nya yang harus sampai menjelaskan satu sama lain "ketusku padanya"


.


.


Hening.......


"Apa yang aku katakan tadi benar-benar keterlaluan sampai dia tidak menyangkal perkataan ku "berbisik dalam hati"


"Kalau kamu tidak ada lagi yang ingin di sampaikan aku permisi "berbalik badan"


"Akhhhh... "Suara teriakan ku"


"Kamu Kenapa sih menarik tangan ku? apa perkataan ku tadi kurang jelas" kataku padanya"


"Apa kamu sudah selesai bicara? "Dingin"


tiba-tiba gugup


"Kalau gitu dengarkan penjelasan ku!"


"Yang kamu kata kan benar! Kita tidak punya hubungan yang lebih, dan mengenai kenapa aku harus menjelaskan soal kemarin malam itu karena aku tidak mau kamu mengira hal diluar imajinasi! Jadi kamu dengar kan aku baik-baik"


"Yang pertama alasan kenapa aku ingin pulang dari rumah orangtua mu karena ini, percaya atau tidak Jessi dan aku tidak lebih dari rekan kerja"


"Lebih tepatnya dia meminta ku datang menemui nya karena kamu! "Pungkasnya"


"Apa... Apa yang kamu maksud, kenapa karena aku? "Tanyakuu"


"Setelah kejadian dia kesini dan mengetahui kamu istri ku, jessi mengancamku dengan keberadaan kamu, kejadian kemarin itu diluar dugaan dia terlalu terobsesi dengan ku! "melepaskan genggaman tangan lisa"


"Maaf "tiba-tiba mengucapkan maaf"


"Apa yang kamu katakan barusan? "Binggung"


"aku bilang maaf, aku minta maaf soal kemarin "memeluk secara tiba-tiba"


"Eehh... Mhmm.."


"Jeon, aku rasa kamu terlalu berlebihan aku tidak masalah soal itu "berbicara dengan pelan"


"aku tau dari awal perjodohan ini aku tidak begitu suka atau pun perduli, tapi kamu harus tau seiring berjalan nya waktu aku menyukaimu!"


"Kamu, Apa yang kamu katakan? Aku tidak salah mendengar kan? "Merasa gugup"


"kamu tidak salah dengar! yang aku katakan barusan aku menyukaimu "merasa malu"


"aku harap kamu menerima penjelasanku barusan "melepas pelukan"


"Ini terlalu canggung dan membinggung kan, aku masih tidak mengerti kenapa kamu tiba-tiba menyukaiku?"


"melihat kejadian sebelum nya kamu begitu membenci ku "bertanya pelan''


"Iya, kamu benar di awal aku membencimu bukan karena tidak menyukaimu tapi ada alasan di balik semuanya "menjawab dengan perhatian"


"Jadi lisa, aku bertanya padamu apa kamu mau memulai hubungan ini lebih dari sebelum nya? "Mengulurkan tangan"


Entah aku merasa senang atau binggung, nyata atau tidak tapi mendengar perkataan nya membuat Jantung ku berdebar dengan cepat! Tidak bisa menolak, aku yang sekarang menyukainya "berbicara dalam hati"


Seketika perasaan ku tidak tertahan kan


"Menangis"...


"aku harap ini bukan sekedar sekenario kamu yang pura-pura menyukai ku" memeluk dengan erat


.


.


"Lisa, aku berjanji akan terus menyukaimu, melindungi mu dan menjagamu ini janji ku "lembutt"


"mendengar dia berkata begitu aku sama sekali tidak punya kalimat yang bisa di ucapkan balik untuk nya"


Jelas-jelas aku sangat membencinya, sikap nya yang cuek, tatapan yang dingin masih terekam jelas di memori ku"


"hanya dengan satu kalimat suka yang di lontarkan nya untuk ku, seakan menyihir semua rasa benciku yang sudah tertanam"


"sampai saat itu juga aku sendiri yang tidak paham membalas kalimat suka nya dengan kata menyukai kembali"


Seperti nya Takdir mulai memainkan peran nya di sini


.


.


.


.


.


🥀