New Marriage

New Marriage
KHAWATIR



Mendengar perkataan Jessi membuatku merinding...


"aku harus bagaimana "menangis dilantai"


.


.


"lisa, kamu kenapa? "Tanya kael dengan lembut"


"Apa ada yang menyakitimu lagi!


Katakan padaku!


"Aku takut.... Menangis"


"Hei, kamu tenang lha aku disini kamu tidak perlu takut. memeluk tiba-tiba"


"sekarang kamu tenang dulu..."


"Katakan padaku kamu kenapa? apa yang membuat mu takut"


"Barusan Jessi menelfon ku, dia bilang kalau dia menyukai mu dan akan merebut kamu dari aku! sungguh aku... aku benar-benar khawatir "menangis terisak-isak"


"kamu tenang aja aku tidak akan membiarkan dia mengganggu kamu! Apa kamu percaya padaku? "Tanya kael"


"Tapi bagaimana kalau yang dia katakan benar kalau aku tidak pantas untukmu..."


"Tapi bukan hanya dia yang menginginkan kamu! "Ketus kuuu"


"Maksud kamu?"


"iya, tadi pagi saat dikantor riani juga mengatakan hal yang sama! dia bilang kalau dia menyukai kamu dan dia tau kalau aku istri kamu! Aku takut dia akan buat kamu dalam masalah karena aku, bagaimana ini "gugup"


"udah kamu tenang aja, aku tidak akan mudah untuk mereka dan kamu harus tetap tenang jangan sampai terbawa emosi jika mereka menganggu kamu, bisa? "Tanya kael lagi"


"Ya..iyaa, aku bisa...menjawab dengan lesu"


"sekarang kita makan dan soal yang lain serahkan padaku,biar aku yang bereskan"


"Memapah ku dan berjalan ke arah meja makan".


"Sekarang kamu makan dan jangan terlalu dipikirkan "hiburnyaa padakuu"


"Ya....."


Hhmm... kael aku minta maaf


"aku tidak menyalahkan mu dan kamu juga tidak salah.."


"sebagai permintaan maaf, kamu harus makan kemudian istirahat "pungkas nyaa"


Yaa......