
Lanjut guys.....
"Kamu ternyata susah juga ya membuat pilihan"
"Hei perempuan bodoh kamu itu sudah tidak ada waktu buat memikirkan keselamatan lagi kamu ingat dengan jelas bahwa semua ini terjadi karena kamu sudah menjadi istri dari artis sialan itu"
berjalan mendekattt..........
"ternyata kamu ini barang bagus ya tidak sia-sia aku buang tenaga buat kamu jadi tahanan "menatap tajam"
"aku jadi tidak sabar pepengen dengar suara indah kamu ketika sedang dalam situasi ini cepat bersuara! "teriak nya menarik rambutku"
"Hah! ternyata kamu malu ya Haha haha ...
kalau begitu biar aku bantu kamu mengeluarkan suara indah mu itu "membuka kancing baju perlahan"
"Jangannn! "teriak kuu"
"Lepaskan aku sekarang"menangis"
"Merobek baju" Krekkkk"
"Jangannnn! Jangan sentuh aku! "teriak"
Wah ternyata begitu harum dan mulus "memegang leher"
"ah bagaimana kalau aku coba rasa kan ya "menatap buas"
"cup...cup... mencium leher Lisa"
"tubuh kamu begitu harum dan membuat aku semakin menggila..."
"Lepaskan akuu......teriak dan menangis"
"Begitu aku suka mendengarkan suara teriakan mu itu terus begitu terus! menarik rambutku"
Tiba-tiba........
brakkk....brakkkkk.... "suara tendangan pintu"
brengseknya berani sekali kamu menyentuh istri ku "teriak kael"
Jeon pun berlari dan menendang kuat pria tadi "brukkk"
"Menarik kerah baju"
"berani sekali kamu menyentuh istri ku! cari mati kamu ya brengsek!!! "sangat marah"
dengan meluapkan semua amarahnya memukul hingga pria tersebut terjatuh sampai berdarah!
"siall "ucapnya"
"Suara mobil polisi pun terdengar!" Diam ditempat"
"selamat malam pak maaf kami terlambat "berbicara pada kael"
"Tolong anda urus dia, asisten saya akan datang ke kantor "menutupi tubuh Lisa dengan jaket nya dan berjalan keluar"
.
.
Tapp...tappp.... langkah kaki yang gemetar terus menggedong ku.....
"aku pun yang di gendong olehnya di bawa masuk ke mobil dan berjalan ke rumah di perjalanan aku tidak sadarkan diri itu dikarenakan kondisi ku yang tidak stabil"
.
.
*sesampainya di rumah*
kael membaringkan tubuhku ke atas tempat tidur, kemudian dia juga membersihkan sekujur tubuh ku dan Mengganti pakaian ku dengan yang bersih"
Kemudian...
tidak lama kemudian...
suara bel berbunyi
"ada apa si kamu manggil aku malam-malam begini, aku lagi sibuk tau "pungkas Jeff"
"sudah kamu jangan banyak tanya sekarang ikut ke kamarku "berjalan ke kamar"
Berjalan ke atas....
"what "teriak dan terkejut" Kamu apakan istri mu ini , kamu gila ya parah banget!
"cerita nya panjang nanti aku jelaskan sekarang kamu periksa keadaan nya"
"Oke kamu tunggu sebentar "ucap Jeff"
10 menit kemudian
"Istri kamu ini pingsan karena syok yang berat, kemudian disebabkan karena beberapa tamparan diwajahnya dan coba kamu lihat kemari, di bagian lengan nya belakang terdapat memar walaupun tidak bahaya tapi ini tindakan penganiayaan "ucap Jeff"
"Sial si brengsek itu "teriak dan memukul dinding"
"Jadi gimana keadaan nya?"tanya jeon"
"kamu tenang saja karena tidak berbahaya dia bisa segera sadar, akan tetapi kalau di lihat dari keadaan dia sekarang mungkin bisa saja dia mengalami trauma ringan "pungkas Jeff"
setelah jeon menjelaskan kronologi nya kepada Jeff, kemudian Jeff langsung marah.
"Keterlaluan kamu harus urus masalah ini , aku yakin ada seseorang di balik rencana ini semua "kata Jeff"
"bagaimana apa kamu sudah menghubungi mertua mu dan orang tua mu juga mengenai keadaan istri mu? "tanya Jeff"
belum "berjalan memegang tangan Lisa"
"aku pasti bilang ke mereka tapi aku butuh waktu "kael yang dingin seperti es tiba-tiba redup karena lisa sang istri"
"Maafkan aku lisa seandainya aku lebih cepat mungkin kamu tidak begini "menyalahkan diri sendiri"
"ini bukan seperti dirimu yang ku kenal, kamu juga sudah berusaha keras untuk menyelamatkan dia jadi ini bukan sepenuhnya kesalahan mu, tenangkan diri mu"ucap Jeff"
"Oh iyaa kita harus bawa istri mu ke rumah sakit supaya dapat perawatan yang bagus..."
Tanpa pikir panjang jeon langsung mengangkat Lisa dan membawa nya menuju rumah sakit...
.
.
tidak lama kemudian
Ruang VVIP...
Lisa sedang terpasang alat bantu nafas dan alat-alat bantu medis lain nya.
Jeon yang duduk diluar menunggu Jeff keluar ruangan...
"Menepuk pundak kael" sudah lah sebaiknya kamu ambil keputusan yang tepat, soal istri mu aku pastikan sembuh"ucap Jeff"
"Hmm, aku paham"pungkasnya berjalan masuk ke ruangan dan duduk di samping Lisa berbaring"...
.
.
.
.
Kemudian.......