
~ Benci Jadi cinta ?? ~
Kejadian pagi tadi masih tersimpan di memori ku
Memandang keluar kaca mobil
Perjalanan hari ini begitu terkesan semenjak kejadian tadi aku merasa cukup bahagia...
Hari ini kami berkunjung kerumah orang tua ku jarak dari rumah ke rumah orang tua ku sekitar setengah jam
Sepanjang jalan aku selalu berpikir kenapa jeon begitu perduli padaku tadi, Aku juga ingin tau apa yang sedang di pikirkan nya saat ini juga...
Tiba-tiba mobil berhenti...
"ayo turunn "pungkas jeon"
"Eh kita kenapa turun di sini? "Tanyaku padanya"
"Udah jangan banyak tanya, Kamu yakin berkunjung kerumah orang tua mu tidak membawa apa-apa?"
"kalau kita ke sana dengan tangan kosong apa yang dipikirkan orangtua mu, tapi sebelum turun pakai penutup untuk menghindari perhatian orang-orang "turun dari mobil"
"Oke lah..... "Bersiap-siap turun"
Melihat kael berjalan di depan aku merasa canggung untuk berjalan di sampingnya! Ini kali pertama aku keluar bersama nya....
"Mengikuti dari belakang"
"lambat sekali kamu tidak bisa berjalan cepat ya! "tiba-tiba memegang tangan ku"
"Ah tapi aku merasa canggung "ucapku"
"aku hanya binggung kenapa kamu tiba-tiba begitu peduli padaku, semenjak kejadian tadi malam kamu seakan-akan berubah tidak seperti biasa "bicara perlahan"
"Kalau aku bilang aku menyesal sudah mengatakan itu semalam padamu, apa pendapat mu? "bertanya"
"Aku tidak tau mau bilang apa..."
"aku juga tidak tau kenapa bisa begini ke kamu Jangan pikir aku sudah mencintai mu anggap saja aku berikan kamu kesempatan untuk jadi istri ku "memegang tangan ku sambil berjalan"
"Apa maksud, apa kamu pikir aku cinta sama kamu! kalau kamu berpikir begitu aku juga bisa kasih kamu kesempatan untuk jadi suami ku "ketusku"
"Ya itu terganggu caramu buat aku bisa jadi suami mu! "menyeringai"
.
.
Kira-kira dua puluh menit kami keluar dari pusat perbelanjaan, tidak di sangka ternyata kael membelikan banyak oleh-oleh untuk di bawa kerumah.
"akhirnya aku tiba juga di rumah! Terasa sudah lama tidak kesini "berlari keluar"
"Mama..... Papa..... Lisa pulang"
"Aaaa lisa sayang ''memeluk mama"
"Iya ma lisa kangen banget sama mama"
"mama juga kangen sama lisa"
"Pa, lisa juga kangen sama papa, gimana keadaan mama sama papa? sehat kan"
"Iyaa sayang mama sama papa sehat kamu gak perlu khawatir"
"suami kamu mana"tanya mama"
"Ah iya lisa lupa kael lagi ambil oleh-oleh di bagasi mobil"
Berjalan kedalam rumah....
Ma.. Pa.. "Sapa kael"
"Nak jeon kamu gimana kabar nya"tanya mama"
"aku sehat-sehat aja kok ma, lisa juga sehat-sehat jadi mama sama papa gak perlu khawatir lah "senyum lembut"
"ini oleh-oleh dari kita ma, semoga mama sama papa suka"
"Sudahh-sudah jangan bicara terus mari masuk kita bicara di dalam...."
iyaa paa"bersamaan"
Bik.... bibi... "Panggil mama"
"Iya nyonya...."
"Bik tolong bawa kedalam semua nya ya, terus siap kan minuman....
"Baik nyonya ''bergegas kedalam"
Ruang Tamu
Tiba-tiba papa bertanya ke jeon
"jeon kamu tidak mau meneruskan bisnis perusahaan keluarga?"
"sudah waktunya untuk papa kamu beristirahat "ucap papa"
"Ditambah lagi kan perusahaan keluarga kamu dan Papa sudah bersatu dalam industri saing.."
"Ehmmm sejauh ini saya belum tertarik untuk meneruskan bisnis perusahaan keluarga pa
Karena saya masih nyaman di dunia Entertainment "pungkas kael"
"sebaiknya kamu pikirkan lagi tapi tidak perlu terburu-buru, papa sebagai mertua hanya memberikan masukan buat kamu karena kamu juga gak selama nya di dunia Entertainment ada masa nya kamu harus meneruskan tanggung jawab kedua bisnis keluarga kita "ucap papa sambil menoleh ke lisa"
"bagaimana pendapat kamu lisa sebagi istri kael?"
"Ahh... Kalau lisa ikut kael aja pa, karena kalau bisnis perusahaan keluarga tidak dijalan kan dengan kemauan sendiri akan sulit kedepan nya"
"lisa sebagai istri cuma bisa mendung setiap keputusan suami lisa "melirik kael "
"ya sudah kalau gitu, tidak usah di pikirkan tapi papa harap kalian segera kasih cucu untuk papa mama "tersenyum"
"Ehhh papa itu terlalu cepat "spontan ucapku"
seketika suasana jadi canggung karena mendengar jawaban ku🍂
"Kalian menginap la disini sehari saja, mama sama papa masih kangen sama kalian dan lagi besok adik kamu baru pulang dari asrama bagaimana "tanya mama''
.
.
Aku binggung mau jawab apa, sebenarnya aku juga masih ingin tinggal disini, tapi aku takut kael gak akan setuju "bergumam dihati"
.
.
"yaa ma, aku dan lisa nginap di sini sehari kami harap mama senang "ucap kael"
Sontak aku terkejut....
"Tentu saja mama sama papa senang, kalau begitu kalian tidur di kamar lisa..."
"Bik... Bibi..."
"Iya nyonya ada apa? Tanya bibi"
"Bibi tolong bersihkan kamar lisa ya, malam ini mereka menginap di sini... ucap mama"
"baik nyonya..."
Berbincang-bincang hingga makan malam
.
.
Aku masih belum bisa mengerti pemikiran kael tapi begini saja sudah cukup untuk ku
"Bahagia"