MyHusband

MyHusband
Chapter 9



* “Kisah cintaku tak seindah goresan pena di atas kertas, yang menyiptakan**


kisah kisah nan indah yang ingin di susun agar para pembaca menyukainya.


***Aku hanyalah gadis yang belum pernah merasakan cinta di usia yang semakin dewasa ini**.”**


Setelah acara itu di laksanakan, tibalah mereka sekarang


berada di depan mobil dengan anggota keluarga yang mengantar mereka, Padahal


orang tuanya sudah membujuk untuk tinggal di rumah orang tua sang suami tapi


tawaran itu di tolak  oleh ryuu dengan alasan  ingin hidup mandiri sebagai suami istri, sungguh penolakan ryuu membuat syeera keberatan karna ia tak sanggup berpisah dengan sang abi dan ummi dan juga berpisah dengan anggota keluarga yang lain.


Dan di sinilah mereka sekarang, di depan Apartemen yang akan pereka tinggali berdua. Ryuu membuka Apartemen yang akan mereka tinggali, ruangan yang sangat mewah dengan kamar tidur yang ada 2, kamar pribadi dan kamar tamu. Dapur dan juga ruang tamu yang lumayan luas, sungguh apartemen yang


sangat mewah. Dan sekarang di sinilah suami istri itu berada.


Ryuu mendekat kearah syeera dan meminta izin untuk mencium dahi sang istri. Dan ryuu pun melepaskan hijab sang istri dan alangkah


terkejutnya ia melihat rambut sang istri dengan warna pink dengan keriting gantung


serta panjang sepinggang. Manis itulah yang terucap di bibir ryuu saat melihat


wajah sang istri.


Sungguh kau sangat cantik.”kata ryuu dengan kagum dan itu membuat pipi sang istri merona.”


Kakak, bolehkah aku memanggilmu begitu. “mohon syeera”


Yang dibalas dengan anggukan ryuu dan pelukan dari sang suami, sungguh itu membuat pipi syeera merona merah. Setelah sesi peluk dan perkenalan itu merekapun mandi yang di dahului syeera dan di lanjutkan dengan ryuu.


Dan sekarang syeera sedang mengeringkan rambutnya di dalam kamar dan keluarlah ryuu dengan balutan handuk yang melekat di tubunya. Syeera menyiapkan pakaian sang suami yang dibalas ucapan terima kasih olehnya.


Malam pertama ini aku sungguh ingin kita saling membuka kisah kisah yang selama ini kita tutupi dan mulai terbuka dengan pasangan.”kata ryuu dengan serius”


Yang dibalas dengan anggukan syeera. Dan malam itu pun di hiasi dengan kisah kisah mereka. Dan acara bulan madu mereka ke mana, dan tak terasa sekarang sudah selarut ini dan istrinya sudah tertidur lelap di


lupa ia memeluk tubuh sang istri.


Pagi.


Subuhpun tiba dimana sang istri membangunkan suaminya,


“Ka bangun, kita sholat subuh?.


“Ekhhhhh. Ryuu pun bangun dengan sempoyangan.


Pengantin baru itupun bersiap siap untuk sholat subuh, ryuu merasa ini sangat baru dalam hidupnya karna ia sangat jarang sholat subuh. Ohhh ayolah sholat zuhur saja ia jarang. Dan saat menikah dengan syeera ini banyak belajar dari istrinya, ia sungguh beruntung menikahi istri yang faham agama


bahka ia sangat awam tentang ilmu agama.


Mereka selesai sholat dan siap siap untuk berangkat kuliah, Ryuu kuliah dan sambil kerja di karenakan ia sudah ber rumah tangga. Dan di sinilah syeera sekarang berkutik dengan masakan yang akan di sajikan untuknya dan suaminya.


Ryuu keluar dari kamar dengan pakaian yang sangat rapi dengan dasi yang belum terpasang.


Ka makan dulu.”kata syeera dengan halus”


Iya, tomatku tolong de.”ujar ryu dan syeera dengan sigap  memotong tomat dan mensajikan di hadapan ryuu.


Terima kasih istriku yang cantik.”ucap ryuu dengan godaan yang membuat pipi syeera merona”


Afwan kak. “ jawab syeera dengan pelan”


Dan acara sarapan pagi di isi dengan canda tawa pasanga suami istri ini, dan setelah selesai Syeera mencuci piring di bantu dengan ryuu. Dan di sinilah sekarang mereka di dalam mobil menuju kampus.


Ka syeera takut nanti malah syeera di serang dengan fans kakak.”keluh syeera”


Syeera, kakak akan menjagamu, karna kamu adalah tanggung jawab ku. Kejadian kemarin tidak akan terulang kembali aku janji.”jawab ryuu dengan lemah lembut kepada syeera.


“Hidup adalah saat kita menjalaninya dengan suka cita bukan duka cita. Yang menggores dengan tintah hitam bukan merah.”