
Melahirkan:
“dengan ini rapat di tutup pertemuan selanjutnya akan kami hubungi, terima kasih atas kerjasamanya.” Ucap sekertaris
Merekapun membubarkan diri keluar dari ruang rapat begitu pula dengam ryuu dan sekertarisnya.
“jadwalku sudah selesai bukan jadi tinggal tanda tangani dokumen-dokumen saja?”
“benar pak direktur jadwal anda sudah selesai, saya akan mengerjakan tugas saya.”
Ryuu pun berjalan menuju ruangannya, tapi telpon yang berdering di sakunya menghentikannya.
Ibu???
“Hallo ibu?”
“hallo sayang, nak cepat datang ke rumah sakit istrimu ingin melahirkan!!!” kata ibu dengan nada panic.
“ibu bukannya dia akan melahirkan seminggu lagi kenapa bisa di luar prediksi?” Tanya ryuu dengan panik.
“ibu tidak tau nak cepatlah ibu akan mengirim alamatnya.”
panggilan pun terputus
Ryuu pun bergegas menuju rumah sakit dengan mengendarai seperti kesetanan. Membelah jalan kota Tokyo yang lumayan senggang membuatnya cepat sampai di rumah sakit. Ia pun dengan tergesa-gesa turun dari mobil dan berlari menuju ruang mersalinan.
“sukurlah kau sudah datang, cepat masuk dan temani istrimu!!!” kata ibunya dengan nada yang panik.
Ryuu pun dengan cepat memasuki ruang persalinan dan di ranjang itu ia melihat istrinya kesakitan dengan jejak air mata di pipinya. Sungguh pemandangan itu sangat menyayat hati untuknya, demi menyelamatkan kehidupan lain di perutnya ia rela kesakitan dengan merobek daging untuk mengeluarkan buah cinta mereka. sungguh apabila masih ada yang ingin menyakiti hati seorang wanita demi mencapai ambisi dan menjadikannya sebagai batu loncat sungguh ia adalah lelaki yang tak pantas ada di muka bumi ini, ya, apakah dia tidak sadar bahwa ia di lahirkan dari rahim seorang perempuan yang pasti tidaklah mudah dan ia setelah di rawat dengan baik.Setelah besar malah menyakiti seorang perempuan.
Peralinan itu memakan waktu berjam-jam dan membuat ryuu tak tega melihat istrinya kesakitan lebih dari ini, syeera terus menggenggam tangan sang suami dengan erat yang membuatnya kadang meringis karna genggaman sang istri yang semakin kuat.
Oweeee Oweee ( emang gitu kah suara bayi? Kok kaya suara anak kucing?”
“Selamat anak anda laki-laki dia sangat tampan seperti ayahnya?” kata dokter itu suster-suster itupun membawa anak-anak yang baru lahir itu untuk di bersihkan.”
Ryuu yang melihat istrinya pingsan langsung histeris” dokter kenapa dengan istri saya?”
“dia hanya kelelahan, itu wajar bagi wanita yang baru melahirkan. Kami akan memindahkan ke ruang rawat.” Yang di beri anggukan tanda ia setuju.
Setelah di pindakan keruang rawat keluarganya menunggu syeera sadar dari pingsan, sedangkan anaknya sudah ada di sampingnya tertidur pulas. Ya melahirkan anak kembar tiga sangat menguras tenaga bahkan sakitnya dobel. Kini anak-anak itu sedang di gendong oleh kakek neneknya, anak-anak yang manis dan tampan tentunya Dan tak berapa lama kemudian syeera pun siuman yang langsung di beri air putih oleh ryuu dengan cekatan.
“dimana anak-anakku anata?” tanyanya yang langsung di jawab tunjukan kepada ibu dan ayah mereka.
Mengerti apa yang di maksud dengan anak mereka ia pun memberikan anak-anak yang baru lahir itu untuk dekat dengan ibunya untuk makan. Setelah anak-anak itu di taru di sanping ibunya membuat syeera menangis haru dikarenakan bisa melihat anak-anak mereka yang tampan-tampan ini. Sunguh ia sangat berterima kasih pada tuhan yang telah memberi kepercayaan untuk merawat malaikat-malaikat kecil ini.
“kata dokter besok kamu boleh pulang sayang. Ingat istirahat yang cukup karna si-kembar ini benar-benar akan menguras tenanga ibunya dengan makannya.”
“terima kasih ummi.”
Syeera pun-menyusui anak-anak mereka dengan penuh cinta sungguh perasaan ini bagaikan saat kita mendapatkan kejutan yang sudah lama kita tunggu sangan menggembirakan meski harus ada pengorbanannya. Kini pengorbanannya terbayar sudah dengan lahirnya malaikat kecil mereka di tengah-tengah kehangatan keluarga.
“lihatlah mereka anata, sungguh imut.” Kata syeera dengan senyum yang merekah di bibir pucatnya.
“ benar. Jagoan-jagoan kecil ayah sangat imut dan tampan tentunya, kalian bagaikan anak-anak kucing yang imut.” Ujar ryuu dengan mencium pipi anak-anak mereka yang membuat syeera tersenyum,ayah dan anak ini sungguh lucu berinteraksi dengan nada yang seolah-olah bisa di fahami anak-anak mereka.
Mereka bercerita dan tertawa saat melihat anak-anak mereka saling menggenggam dan menyenggol satu sama lain, anak-anak yang imut dan lucu yang mengundang tawa dan senyum orang tua mereka.
______________________________________________________________
Oke beb maf upnya lama maklumlah sibuk(sok sibuk) ehhh gimana nih sudah ada yang mampir gak ke novel terbaru aku. coba cek deh di profil aku, yang judulnya my memory keren sih menurut aku kan yang buat orang keren( canda gyuss jangan di bawa kejantung.) bay bay bay gyuss sampai ketemu di chapter selanjutnya.